Ridwan Mukti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Dr. Drs. H. Ridwan Mukti, M.H.
Bupati Musi Rawas
Informasi pribadi
Lahir 21 Mei 1963 (umur 51)
Lubuk Linggau, Sumatera Selatan
Partai politik Golongan Karya
Agama Islam
Sosial media
Situs web http://www.ridwanmukti.com

Dr. Drs. H. Ridwan Mukti, M.H. lahir 21 Mei 1963 di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Saat ini Ridwan Mukti adalah Bupati Musi Rawas, Sumatera Selatan, mantan anggota DPR RI dua periode, dan hingga kini juga tercatat sebagai fungsionaris DPP Partai Golkar. Ridwan merupakan salah satu putera daerah Sumatera Selatan yang cukup banyak berkiprah di lingkup nasional. Ketika masih di parlemen, dia selalu dipercaya menjadi Pimpinan Sidang pada Pertemuan Internasional Parlemen Muda Asia Eropa di Portugal, Bali, dan Italia.

Lulusan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Universitas Sriwijaya (Unsri) ini sebelum menjadi politisi di Senayan, memiliki karir profesional yang mantap dengan berbagai jabatan eksekutif. Dia malang-melintang sebagai auditor pada kantor akuntan publik di Yogyakarta maupun Jakarta, kemudian akuntan senior sejumlah perusahaan BUMN dan management senior di BUMN-penanaman modal asing (PMA), dan menjadi advisor di berbagai perusahaan daerah PMDN/PMA bidang jasa keuangan, anggaran, perpajakan, sistem akutansi, dan manajemen.

Ridwan juga sebelumnya pengurus dari berbagai organisasi massa dan profesional, di antaranya Asosiasi AITTI dan APPI, Pengurus Pusat Kadin Indonesia, Sekretaris Dewan Pakar PSSI, GAKPI, AMPG, AMPI, dan masih banyak lagi. Saat ini dia juga dipercaya menjadi Ketua Orwil Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumatera Selatan.

Kemampuan manajemen dan kepemimpinan, didukung pengalaman legislatif dan profesional, serta kemampuan dalam berkomunikasi dan membangun harmoni dengan semua kelompok menciptakan stabilitas politik yang sangat utama dalam pembangunan di Musi Rawas. Kinerja yang penuh dedikasi, kerja keras dan disiplin, membuatnya banyak mendapat pujian atas keberhasilan pembangunan di Musi Rawas. Dia bukan hanya mampu mengejar ketertinggalan daerahnya dari sisi fisik dan ekonomi, tapi juga membangun sebuah budaya kerja di birokrasi, penguatan sumber daya manusia, dan peradaban baru masyarakat yang berkarakter. Langkah-langkah itu telah banyak memberikan inspirasi bagi daerah lain dalam konteks kepemimpinan di daerah. Tak heran jika ada orang yang menyebutnya sebagai "Mutiara dari Musi Rawas".

Sebenarnya dengan kesuksesan yang diraihnya dalam dunia politik di Senayan, dan dunia profesional serta jabatan penting di berbagai perusahaan, Ridwan Mukti seharusnya semakin "naik gunung" atau setidaknya bisa menikmatinya saja sambil memperluas jaringan usahanya. Itu sebabnya banyak pihak heran dan bingung ketika dia justru memilih "turun gunung" ke daerahnya, yang ketika itu memang dikenal sebagai daerah yang tertinggal. "Saya banyak diledek oleh kawan-kawan, tapi tekad saya harus bisa membenahi daerah saya yang sudah jauh tertinggal menjadi lebih baik. Alhamdulillah, Allah memberikan jalanNya dan hidayah, sehingga dapat melangkah sejauh ini," katanya.

Ridwan memang banyak melakukan terobosan penting di Musi Rawas. Dia tak tanggung-tanggung dalam pengembangan infrastruktur dasar seperti jaringan jalan dan jembatan serta listrik, pengembangan pendidikan yang berkarakter, dan bukan hanya sekadar gratis tapi juga berkualitas, pembangunan universitas, rumah sakit, dan sarana/prasarana kesehatan yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, dan pengembangan sektor-sektor lainnya secara progresif.

Sebagai seorang pemimpin, Ridwan Mukti sangat dekat dengan rakyat, seperti rakyat juga mencintainya dengan kinerja yang ditunjukkannya selama ini. Meskipun mampu mewujudkan pengembangan transportasi udara yang menjadikan daerahnya semakin tak berjarak dengan Jakarta, serta pengalaman interaksi dengan banyak kalangan tinggi di dalam maupun di luar negeri, dia juga tak segan-segan untuk mengendarai motor ke kantor maupun dalam kunjungan ke pelosok-pelosok desa di daerahnya. Dia adalah pemimpin sederhana yang tidak suka disekat dengan protokoler saat berhubungan dengan masyarakat.Dia juga dikenal membawa budaya kerja yang cepat dan disiplin di semua lini pemerintahan Musi Rawas.

H Ridwan Mukti terpilih menjadi bupati pada pemilihan kepala daerah (pemilukada) tahun 2005, untuk periode 2005-2010, lalu dipilih kembali untuk kedua kalinya pada pemilukada 2010 untuk periode pemerintahan 2010-2015. Selama itu, dengan speed yang tinggi, dia membangun banyak prestasi yang mendapat berbagai apresiasi secara nasional.Dia ingin mewujudkan daerahnya yang Darussalam, sesuai program Musi Rawas Darussalam yang dibangunnya sejak awal. Sebuah daerah yang aman, damai, maju dan sejahtera, yang menjadi berkah bagi daerah lain.


Data Pribadi

  • Nama Lengkap  : Dr. Drs. H. Ridwan Mukti, M.H.
  • Tempat Tgl Lahir  : Lubuk Linggau, 21 Mei 1963
  • Alamat Rumah  : Jl. Yos Sudarso No. 13
  • Kelurahan Jawa Kiri Lubuk
  • Lubuk Linggau Timur II
  • Kota Lubuk Linggau
  • Pekerjaan/Jabatan : Bupati Musi Rawas
  • Alamat Kantor  : Jl. Yos Sudarso No. 02
  • Taba Pingin Lubuk Linggau

Riwayat Pendidikan

  • SD Xaverius - SDN 6 (1970 s.d. 1975)
  • SMP Negeri Lubuk Linggau (1975 s.d 1979)
  • SMA 17 Yogyakarta (1979 s.d 1982)
  • S1 Ekonomi UII Yogyakarta (1982 s.d. 1986)
  • S2 Ilmu Hukum UNSRI (2008 s.d. 2009)
  • S3 Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya

Pengalaman Organisasi

  • Ketua ICMI Sumsel HMI
  • Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar
  • Ketua Alumni Mahasiswa Islam Indonesia
  • HMI Komisariat UII Yogyakarta
  • Ketua Pengurus Pusat AMPG
  • Bendahara Umum DPP AMPI
  • Bendahara Umum DPP GAPKI
  • Ketua PP IKAL Target Bela Negara
  • Wakil Ketua Komite Tetap KADIN Indonesia
  • Sekretaris Dewan Pakar PSSI
  • Ketua Umum Yayasan Sriwijaya FC

Pengalaman Kerja

  • Bupati Musi Rawas (2005-2010) (2010-2015)
  • Anggota DPR/MPR RI
  • Manager Senior PT. Unindo GEC Alstham
  • Akuntan Senior PT. Krakatau Steel

Prestasi dan Penghargaan

  • Ragam penghargaan Citra Pelayanan Prima dan Kementerian Aparatur Negara RI (2005).
  • Penghargaan Akhlak Mulia Tahun (2007).
  • Penghargaan dan Presiden RI terhadap Peningkatan Produksi Beras Diatas 5% (2008).
  • Satya Lencana Wirakarya Pembangunan Pertanian (2008).
  • Penghargaan Meretas Daerah Tertinggal Award Kabupaten Musi Rawas (2008).
  • Penghargaan Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) dan Ketahanan Pangan (2008).
  • Penghargaan KPPOD Award (Komite Pemantau Pelaksana Otonomi Daerah (2008).
  • Penghargaan Amal Bhakti Pendidikan Agama islam Pada Sekolah (2008).
  • Penghargaan Bhakti Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (2008).
  • Penghargaan DEKOPIN AWARDS dan Dewan Koperasi Indonesia sebagai Tokoh Pembina Koperasi dan UKM(2008).
  • Penghargaan Presiden RI terhadap Peningkatan Beras Diatas 5% (2009).
  • Penghargaan Bhaktì Mina Bahari Tingkat Nasional (2009).
  • Penghargaan Satya Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Madya dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Pusat (2011)
  • Penghargaan berupa Piagam dan Piala Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI)Sumatera Selatan oleh Dewan Pimpinan Pusat LVRI kepada Bupati Musi Rawas sebagai Tokoh Pembangunan Sumatera Selatan atas Sumbangsih terbaik bagi bangsa dan negara (2011).
  • Penghargaan meraih juara II (dua) tingkat nasional pengembangan SRI organik bidang tanaman pangan komoditi padi sawah (2012).
  • Penghargaan pengakuan baik tingkat provinsi maupun nasional menjadi juara Umum Tingkat Provinsi Expo PNPM dan Teknologi Tepat Guna (TTG) (2012),
  • Penghargaan Rekor MURI dengan peserta terbanyak Khatam AI-Qur’an sebanyak 12.587 Santri (2012).
  • Penghargaan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia atas Kebijakan Pemerintah Daerah Penerbitan Akta Kelahiran Bebas Biaya (2012)
  • Penghargaan Sebagai Pembina Terbaik Nasional PNPM Mandiri Perdesaan (2012).
  • Penghargaan Program PNPM Mandiri Pedesaan Katagori Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) terbaik 1 Tìngkat Provinsi (2012).
  • Penghargaan Terbaik 1 Tinggkat Provinsi bidang Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) (2012).
  • Penganugerahan Getar Pgean Adipati di Benteng Kuto Besak Palembang dan diangkat menjadi Ketua Umum Majelis Musyawarah Adat Kesultanan Palembang oleh SMB 3 Prabudiraja Kesultanan Palembang Darussalam (2013).
  • Penghargaan Bidang Lingkungan Bersih tingkat Provinsi menjadi juara 1 (2013).
  • Penghargaan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia atas Kebijakan Pemerintah Daerah menerbitkan Akta Kelahiran Bebas Biaya (2013).
  • Penghargaan terbaik 1 Pangipta Siwijaya bidang Perencanaan Pembangunan (2013).
  • Penghargaan Wahana Tata Nugraha dan Menteri Perhubungan bidang Transportasi Darat (2013).
  • Satya Lencana Wirakarya Bidang Pembangunan dan Keluarga Berencana dan Presiden Rl (2013).
  • Anugerah Raksaniyata bidang Ungkungan Hidup dan Menteri Ungkungan Hidup (2013).
  • Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara bidang Ketahanan Pangan dan Presiden RI (2013).
  • Satya Lencana Wirakarya bidang Kelautan dan Presiden RI (2013) Adhi Bhakti Mina Bahari dan Menteri Kelautan (2013).
  • Penghargaan terbaik III Pangripta Sriwijaya bidang Perencanaan Pembangunan (2014)