Rem tangan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Rem tangan adalah sistem dalam sebuah kendaraan yang umumnya digunakan untuk menghentikan kendaraan, terutamanya pada jalan menanjak ataupun menurun. Tergantung model dan jenis mobil ada yang diletakkan di samping jok kemudi,ada yang diletakkan di bawah dashboard.Dan ada pula yang digunakkan dengan cara dibuka melaui pedal disamping tuas kopling,Di samping Dashboard sebelah kanan,dan menggunakan anak kunci atau sudah diatur secara Elektronik.

Tempat rem tangan menurut mobil[sunting | sunting sumber]

Contoh Mobil dengan tuas rem tangan di samping jok[sunting | sunting sumber]

Tuas rem tangan di samping jok
  1. Toyota Kijang (Model baru)
  2. Holden Gemini
  3. Toyota Avanza
  4. Daihatsu
  5. Suzuki APV, Baleno, Aerio, Vitara,Dan Jimny
  6. BMW jenis sedan
  7. Isuzu Panther Model baru
  8. Holden Commodore,Premier edisi baru,Dan Holden Calais
  9. Semua Mobil Sedan
  10. Nissan Terrano

Contoh Mobil Rem Tangan Di bawah Dashboard (samping kiri)[sunting | sunting sumber]

  1. Isuzu Panther model lama
  2. Holden Premier
  3. Toyota Kijang Edisi ke II
  4. Toyota Land Cruiser
  5. Mitsubishi Colt Diesel
  6. Toyota Dyna
  7. Daihatsu Delta
  8. Chevrolet Luv Diesel
  9. Chevrolet Trooper Diesel
  10. Volkswagen Combi
  11. Truk dan Bus

Contoh Mobil Rem Tangan Menggunakan Tuas Pedal[sunting | sunting sumber]

  1. Semua Mobil Mercedes Benz
  2. Holden Torana edisi I dan II

Untuk sistem ini sedikit sulit karena beberapa mobil Mercedes Benz membukanya dengan cara ditekan kembali Tuas Pedal.Hal itu menyebabkan pengemudi sulit menginjak Kopling .Solusinya adalah Jika ingin Mengopling,Tekan Tuas Secara Bersamaan lalu buka rem Tangan perlahan-lahan.

Untuk mobil dengan sistem Perseneling Otomais, Rem tangan jarang digunakan.Itu dikarenakan Transmisi Otomatis dapat menghentikan mobil bergerak meskipun pedal rem dilepas.

Catatan prosedur penggunaan rem tangan[sunting | sunting sumber]

Harus diingat walaupun Penggunaannya enteng dan mudah,namun bisa mengakibatkan kecelakaan yang sangat fatal.Baik saat dilepas,digunakan ,atau tidak ada rem tangan.Berikut cara menghindari kecelakaan akibat rem tangan

  1. Jangan menarik rem tangan apabila mobil berjalan cepat.Hal itu dapat mengakibatkan mobil terbalik.
  2. Jauhkan rem tangan dari jangkauan anak-anak.Bisa jadi anak-anak dapat menarik/membuka rem tangan.
  3. Bila rem inti tidak berfungsi,gunakan rem tangan,tapi jangan ditarik terlalu cepat.
  4. Ingat,rem tangan bukan untuk dipermainkan,bisa-bisa yang tadinya berguna menjadi malapetaka.
  5. Masukan gigi Transmisi 1 untuk menahan gerak mobil saat mobil mati.

Penggunaan Tepat Saat Menarik Atau Membuka Rem Tangan[sunting | sunting sumber]

  1. Saat Jalan Menanjak/menurun.
  2. Saat Bertanding. Baik itu Rally atau offroad
  3. Saat kondisi Rem Inti tidak berfungsi
  4. Saat memarkirkan mobil

Fungsi Dari Rem Tangan (Tergantung penempatan)[sunting | sunting sumber]

  • Dapat menghentikan mobil meski isi mobil berat (Rem Tangan Bawah Dashboard)
  • Dapat memutar arah dengan waktu kurang dari 1 detik

Kelemahan Pada Saat Membuka Rem Tangan[sunting | sunting sumber]

Mungkin untuk para pengemudi tidak tahu bila rem tangan tidak bisa dilepas kecuali jika menginjak kopling.Hampir semua mobil mempunyai sistem itu baik mobil lama maupun mobil mewah.Jadi jika ingin membuka rem tangan harus menekan kopling.Untuk yang bertransmisi otomatis,jangan sesekali mengoper gigi transmisi 'P' saat mesin hidup.Karena ada beberapa mobil yang mungkin jika dilakukan akan merusak rem tangan.

Ciri-ciri mobil ber-rem tangan dibawah dashboard bagian kiri[sunting | sunting sumber]

  • Transmisi berada di samping stir sebelah kiri atau bertongkat panjang
  • Mobil Bertenaga besar atau mobil komersial (contoh : Toyota Kijang)