Kabupaten Rejang Lebong

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Rejang Lebong)
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Rejang Lebong
Lambang Kabupaten Rejang Lebong.png
Lambang Kabupaten Rejang Lebong
Moto: Pat Sepakat Lemo Seperno ( Empat Sepakat Lima Sempurna)
Semboyan: Maro Ite Samo Bepegong Tangen ( Mari Kita Bersama Berpegang Tangan)


Peta Rejang Lebong.png
Peta lokasi Kabupaten Rejang Lebong
Koordinat: Koordinat: 2°22′7″LU 102°19′57″BT / 2,36861°LS 102,3325°BT / -2.36861; 102.33250
Provinsi Bengkulu
Hari jadi 29 Mei 1880
Dasar hukum UURI No. 28 Tahun 1959
Ibu kota Curup
Pemerintahan
 - Bupati Suherman, S.E., M.M.
 - DAU Rp. 498.073.138.000.-(2013)[1]
Luas 1.639,98 km2
Populasi
 - Total 255.693 jiwa
 - Kepadatan 155,91 jiwa/km2
Demografi
 - Suku bangsa Rejang sebagai penduduk asli
Lembak sebagai penduduk asli
Minang
Jawa
Sunda
lainnya
 - Agama Islam sebagai agama mayoritas
Kristen Protestan
Katolik
Buddha
Hindu
Khonghucu
 - Bahasa Bahasa Rejang
Bahasa Col
Bahasa Jawa
Bahasa Melayu Bengkulu
 - Zona waktu UTS+ 7 (WIB)
 - Bandar udara Lapangan Udara Budiarjo
Pembagian administratif
 - Kecamatan 15
 - Kelurahan 157
 - Flora resmi Bunga Rafflesia Arnoldi
 - Fauna resmi Siamang Hitam
 - Situs web http://www.rejanglebongkab.go.id/

Kabupaten Rejang Lebong adalah sebuah kabupaten di provinsi Bengkulu, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 4.277,16 km² dan populasi sekitar 500.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Curup. Kabupaten ini terletak di lereng pegunungan Bukit Barisan dan berjarak 85 km dari kota Bengkulu yang merupakan ibukota provinsi.

Penduduk asli terdiri dari 2 suku utama yaitu suku Rejang dan suku Lembak. Suku Rejang mendiami tanah atas yaitu kecamatan Curup, Curup Utara, Curup Timur, Curup Selatan, Curup Tengah, Bermani Ulu, Bermani Ulu Raya,dan sebagian Selupu Rejang. Suku Lembak mendiami tanah bawah yaitu kecamatan Kota Padang, Padang Ulak Tanding, Binduriang, Sindang Dataran, Sindang Beliti Ulu, Sindang Beliti Ilir dan Sindang Kelingi.

Daftar isi

Letak Koordinat [sunting]

Kabupaten Rejang Lebong dengan terletak pada posisi 10219’-10257’ Bujur Timur dan 222’07’’- 331’ Lintang Selatan. [2]

Ibukota [sunting]

Ibukota Kabupaten Rejang Lebong terletak di Kota Curup. Jarak Kota Curup dari beberapa kota disekitar antara lain

  • Bengkulu : 85 km
  • Lubuk Linggau : 55 km
  • Palembang : 484 km
  • Tanjung Karang : 774 km
  • Padang : 890 km
  • Jambi : 702 km

Topografi [sunting]

Secara topografi, Kabupaten Rejang Lebong merupakan daerah yang berbukit-bukit, terletak pada dataran tinggi pegunungan Bukit Barisan dengan ketinggian 100 – > 1000 m dpl. Secara umum kondisi fisik Kabupaten Rejang Lebong sebagai berikut: Kelerengan: datar sampai bergelombang, Jenis Tanah: Andosol, Regosol, Podsolik, Latasol dan Alluvial, Tekstur Tanah: sedang, lempung dan sedikit berpasir dengan pH tanah 4,5 –7,5 , Kedalaman efektif Tanah : sebagian besar terdiri atas kedalaman 60 cm hingga lebih dari 90 cm, sebagian terdapat erosi ringan dengan tingkat pengikisan 0 – 10 %. Curah hujan rata-rata 233,75 mm/bulan, dengan jumlah hari hujan rata rata 14,6 hari/bulan pada musim kemarau dan 23,2 hari/bulan pada musim penghujan. Sementara suhu normal rata-rata 17,73 0C – 30,940C dengan kelembaban nisbi rata-rata 85,5 %. Suhu udara maksimum pada tahun 2003 terjadi pada bulan Juni dan Oktober yaitu 32 derajad Celcius dan suhu udara minimum terjadi pada bulan Juli yaitu 16,2 derajat Celcius.

Objek Wisata [sunting]

Kecamatan Curup [sunting]

  • Suban Air Panas
  • Kolam Renang Muna Tirta
  • Danau Talang Kering
  • Air Terjun Talang Rimbo
  • Masjid Agung Curup
  • Rumah Adat Rejang Lebong
  • Bendungan Musi Kejalo
  • Obyek Wisata Alam “DIOBAGITE”

Kecamatan Bermani Ulu

  • Monumen Perjuangan Desa Taba Renah
  • Kebun Teh “Agro Teh”

Kecamatan Selupu Rejang

  • Telaga Tiga Warna
  • Air Terjun Bertingkat
  • Bukit Kaba
  • Danau Mas Harun Bastari
  • Obyek Wisata Agropolitan

Kecamatan Sindang Kelingi

  • Air Panas/Air Terjun/Sarang Walet
  • Air Terjun Desa Cahaya Negeri
  • Air Terjun Desa Beringin Tiga

Padang Ulak Tanding

  • Air Terjun Kepala Curup
  • Cek Dam (Danau Buatan)
  • Peninggalan Benda Sejarah Desa Apur
  • Air Terjun/Gua Curup Beraput Desa Apur
  • Air Terjun Sungai Napal

Kota Padang [sunting]

  • Air Terjun Curup Embun Desa UPT Trans
  • Air Terjun Angin Desa Lubuk Mumpo
  • Air Terjun dan Gua La Desa Suka Merindu

Penduduk [sunting]

Suku bangsa [sunting]

Mayoritas penduduk kabupaten Rejang Lebong merupakan suku Rejang yang jumlahnya mencapai 43%, disusul suku Jawa yang merupakan pendatang dengan jumlah sekitar 35,2%. Suku pribumi selain Rejang adalah suku Lembak yang terkenal berwatak temperamental namun baik dan ramah terhadap para pendatang. Walaupun didominasi oleh suku Rejang dan Jawa, penduduk di Rejang Lebong sangatlah majemuk baik dari segi kesukuan, ras maupun keagamaan. Hal itu terjadi karena sejak zaman Belanda tepatnya pada tahun 1904, Provinsi Bengkulu dibuka bagi daerah transmigrasi. Suku-suku yang ada dan telah menetap secara turun-temurun di Rejang Lebong yaitu sebagai berikut:

  • Kaur

Suku Kaur datang dari sudut tenggara provinsi Bengkulu. Suku Kaur datang ke Rejang Lebong untuk mengadu nasib.

  • Musi

Suku Musi yang datang dari Sumatera Selatan kebanyakan datang atas kemauan menuntut ilmu dan belajar.

  • Palembang

Orang Palembang dikota Curup sudah sangat banyak dan mereka bersama suku Jawa sudah menjadi kaum pendatang terbesar di Rejang Lebong.

Suku Madura datang atas alasan keinginan kuat untuk bertani dan berdagang

banyak mendiami perkotaan dan wilayah transmigrasi Talang Benih. Suku Sunda di Rejang Lebong sudah mapan dan sejahtera

  • Serawai

banyak menjadi petani di dataran tinggi dan pedalaman. Suku Serawai datang dari bagian lain di selatan provinsi Bengkulu

  • Pasemah

Mereka adalah penduduk asli provinsi tetangga, Sumatera Selatan (Sumsel). Saat ini, suku Pasemah kebanyak berdiam di Curup Tengah.

Melayu di Rejang Lebong berasal dari keturunan yang berbeda-beda. Ada yang asalnya dari Bangka, Deli, Kepri, Riau, Jambi bahkan Pontianak, Malaysia dan Sambas.

Suku Minang mayoritas berdagang dan hidup sukses. Banyak rumah makan Padang dibuka oleh suku Minang.

  • Ambon

Ada beberapa keluarga Ambon yang tinggal di Rejang Lebong atas dasar tugas sebagai misionaris ke pedalaman.

Suku Batak yang ada saat ini sudah cukup banyak populasinya dan telah bermukim tiga atau dua generasi. Banyak orang Batak yang menikah dengan suku Rejang dan suku Lembak. Suku Batak juga banyak yang bermukim di pedalaman kabupaten.

  • Lampung

Suku Lampung datang kebanyakan sebagai pengusaha.

banyak mendiami perkotaan dan wilayah Kampung Jawa, Curup. Kebanyakan orang-orang India disini adalah orang-orang generasi ke lima atau ke empat. Orang India Curup memeluk agama Islam Sunni.

ialah pemegang bidang perdagangan dan berdiam wilayah Pasar Tengah. Kebanyakan beragama Katholik, Prtestan dan Buddha.

Sama halnya dengan suku Ambon, orang Minahasa/Manado datang ke Rejang Lebong atas alasan tugas sebagai misionaris ke daerah-daerah.

Orang Bali tinggal di kampung-kampung Bali, mayoritas beragama Hindu namun banyak pula yang beragama Islam. Pura agama Hindu ada dikecamatan Sindang Kelingi.

  • Kerinci

Banyak pejabat di tanah Rejang mewarisi darah campuran Rejang-Kerinci.

Agama [sunting]

Agama utama yang dianut masyarakat di Rejang Lebong adalah agama Islam Sunni dengan persentase 96%. Kemudian agama-agama lain dalam komposisi yang lebih kecil (Islam Syiah, Islam Tradisional, Kristen Protestan, Katolik, Kong Hu Chu, Buddha, dan Hindu). Rumah ibadah yang ada di Rejang Lebong yaitu:

  • Masjid berjumlah 1096 buah
  • Gereja Protestan berjumlah 12 buah (dia antaranya GPdI, HKI, HKBP, Gereja Kristen Rejang, GPIB, GKSBS, GKII, GKI, GBI)
  • Gereja Katholik berjumlah 3 buah
  • Vihara Berjumlah 2 buah dan 1 dalam pembangunan
  • Pura dalam tahap pembangunan
  • Klenteng, baru di bangun didesa Mojorejo, kecamatan Sindang Kelingi
  • Sinagoga, dahulu ada sebuah sinagoga di desa Sindang Jati, Kecamatan Sindang Kelingi

Kecamatan di kabupaten Rejang Lebong [sunting]

Saat ini di Kabupaten Rejang Lebong terdapat 15 kecamatan, yaitu:

Catatan: * ialah kecamatan-kecamatan yang mungkin membentuk kabupaten baru yaitu kabupaten Lembak

Geografis [sunting]

Batas wilayah [sunting]

Utara kabupaten Lebong dan kabupaten Musi Rawas
Selatan kabupaten Kepahiang dan kabupaten Lintang Empat Lawang
Barat kabupaten Bengkulu Tengah dan kabupaten Bengkulu Utara
Timur Kota Madya Lubuk Linggau dan kabupaten Musi Rawas

[3]

Perekonomian [sunting]

Mata pencarian penduduk didominasi oleh bidang pertanian (80%), pedagang, PNS, wiraswasta dan lain-lain. Perkebunan rakyat yang terdapat di kabupaten ini adalah perkebunan kopi dan karet. Produktivitas kebun kopi di Rejang Lebong tergolong tinggi dan merupakan produsen kopi ke-6 terbesar di Sumatera. Palawija banyak ditanam di lereng bukit Kaba, Rejang Lebong terkenal sebagai lumbung padi,sayur dan umbi-umbian di Bengkulu. Sebagian lagi merupakan petani penyadap aren sekaligus pembuat gula aren dan gula semut. Produksi gula aren dan gula semut Rejang Lebong sangat terkenal bahkan sampai ke manca negara. Sedangkan perkebunan perusahaan swasta skala besar yakni kebun teh dilereng bukit daun, kecamatan Bermani Ulu.

Barang tambang atau galian yang ada diwilayah ini didominasi galian C seperti:

  • batu kali
  • batu pasir
  • pasir
  • pasir merah
  • pasir emas
  • kaolin
  • tanah liat
  • lempung
  • pasir besi
  • granit
  • batu gunung

Potensi-potensi tambang yang lain ialah panas bumi bukit Kaba, batubara di Kota Padang, Emas di Bermani Ulu, Biji Besi di Kota Padang dan cadangan minyak (tentatif) di Curup Utara.

Referensi [sunting]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses 2013-02-15. 
  2. ^ (Indonesia) "Sekilas Rejang Lebong" (html). Diakses 2012-12-20. 
  3. ^ (Indonesia) "Batas-Batas Rejang Lebong" (html). Diakses 2012-12-20. 


Pranala Luar [sunting]