Raphael Maitimo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Raphael Maitimo
Raphatimnas178.jpg
Maitimo bermain untuk Indonesia melawan Belanda pada 2013
Informasi pribadi
Nama lengkap Raphael Guillermo Eduardo Maitimo
Tanggal lahir 17 Maret 1984 (umur 31)
Tempat lahir Rotterdam, Belanda
Tinggi 1.80 m (5 ft 11 in)
Posisi bermain Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Sriwijaya F.C.
Nomor 8
Karier junior
1990–1992 VV Nieuwerkerk
1992–2003 Feyenoord Academy
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2004–2005 FC Dordrecht 19 (2)
2006–2008 SC Feyenoord Rotterdam 45 (19)
2008–2010 BIT FC 43 (7)
2010–2011 Bali Devata 16 (3)
2012 Capelle 1 (0)
2013–2014 Mitra Kukar 47 (6)
2015– Sriwijaya F.C. 0 (0)
Tim nasional
1997–1998 Belanda U-15
1998–1999 Belanda U-16
1999–2000 Belanda U-17
2012– Indonesia 16 (3)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 3 November 2012.

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 25 September 2014

Raphael Guillermo Eduardo Maitimo, atau yang lebih dikenal dengan Raphael Maitimo (lahir di Rotterdam, Belanda, 17 Maret 1984; umur 31 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia.

Raphael Maitimo lahir dan besar di negeri Belanda dari orang tua keturunan Minangkabau. Pemain dengan tinggi badan 180 cm dan berat 77 kg itu menempati posisi gelandang dalam timnya.

Pada tahun 2002-2003 dia pernah bermain di klub sepak bola Feyenoord, Rotterdam, Belanda, sebagai pemain yunior dari klub itu. Sebagai atlet sepak bola profesional, dia pernah bermain di FC Dordrecht pada tahun 2004–2005, lalu pada tahun 2005–2009 pindah ke SC Feyenoord AV. Sepanjang tahun 2009–2010 dia bermain di Beijing Institute of Technology FC, China, sebelum pindah ke klub sepak bola dari Bali, Bali De Vata FC sepanjang tahun 2011–2012.

Raphael Maitimo masuk dalam skuat Indonesia pada Piala Suzuki AFF 2012 di bawah asuhan pelatih Nil Maizar. Sempat terjadi kegusaran karena belum siapnya dokumen naturalisasi dirinya disaat-saat terakhir sebelum pertandingan pertama melawan Laos pada turnamen itu. Namun tepat sehari sebelum pertandingan akhirnya semua dokumen yang dinanti itu-pun selesai, sehingga Raphael-pun bisa memperkuat Timnas Indonesia pada laga pertama tersebut dan bahkan dia mencetak 1 gol pada pertandingan itu.

Karier Klub[sunting | sunting sumber]

Maitimo memulai karir sepak bolanya pada usia 6 tahun, untuk klub VV Nieuwerkerk di Belanda. Sudah dua tahun setelah Maitimo dibina dari beberapa klub profesional Belanda, salah satu klub Feyenoord di mana ia mengambil langkah pertama dalam karir profesionalnya. Maitimo menghabiskan seluruh karir masa mudanya di Feyenoord Academy. Dalam Feyenoord pemuda, Maitimo bermain bersama dengan Robin van Persie.[1]

Meskipun memiliki komitmen olahraga profesional Maitimo juga selesai gelar Sarjana Ekonomi Perdagangan dengan Sports Marketing & Manajemen sebagai minor-nya. Maitimo mengikuti program khusus untuk atlet profesional, di Rotterdam University of Applied Sciences, untuk melengkapi Sarjana Ekonomi.

Dia melakukan debut di tingkat senior dengan klub FC Dordrecht di Eerste Divisie yang merupakan divisi tertinggi kedua sepak bola di Belanda. Maitimo melanjutkan karir profesional senior nya di China League One dengan klub BIT FC. Setelah dua musim yang solid di Cina, ia membuat langkah berikutnya ke Indonesia. Pada tahun 2011 Maitimo ditandatangani dengan Liga Primer Indonesia club Bali Devata. Sebuah tugas singkat pada tahun 2012 Maitimo bermain untuk VV Capelle di Topklasse.

Pada Mei 2013 Maitimo ditandatangani untuk Mitra Kukar di Indonesian Super League..[2]Ia bermain 13 pertandingan dan mencetak 1 gol di musim 2013 untuk Mitra Kukar. Dia juga mencetak 3 gol dalam 6 pertandingan bermain di 2014 Inter Island Cup.

Pada bulan Januari 2015, ia menandatangani kontrak dengan Sriwijaya.[3]

Karier internasional[sunting | sunting sumber]

Dia membuat debut internasional untuk tim nasional Indonesia pada 25 November 2012 di Piala AFF 2012 melawan Laos. Dia juga mencetak gol internasional dalam debut pertamanya menyamakan kedudukan 1-1, dan pada akhirnya Indonesia meraih hasil imbang 2-2.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]