Quad band

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

QUAD BAND

Quad Band (bisa juga ditulis Quadband atau Quad-Band) berasal dari Kata “Quad” berarti empat dan “band” yang berarti jarak spesifik untuk frekuensi gelombang radio. Quad Band dapat mencakup frekuensi yang ditangkap oleh single band, dual band dan tri band. Quad Band digunakan untuk mendukung fungsi dari telepon seluler (ponsel) untuk usaha mempertahankan standar global yang disebut GSM(Global System of mobile communication).

Perkembangan Band Di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Sebeum dikenal teknologi Band di Indonesia, teknologi yang dipakai adalah NMT (Nordic mobile Telepon). NMT memiliki frekuensi 450 MHz, memiliki jangkauan yang luas hingga dapat mencapai daerah-daerah terpencil. Namun, ponsel NMT yang terlalu besar menjadi kekurangannya, hingga akhirnya NMT diganti dengan AMPS(“Advance Mobile Phone System”).

AMPS memiliki frekuensi 800 MHz dengan ukuran ponsel yang lebih kecil. Sayangnya, AMPS tidak memiliki jangkauan yang luas. Lalu pada tahun 1994, muncul teknologi yang bernama GSM, karena GSM menggunakan standar digital, GSM dapat menggeser AMPS dan NMT dengan cepat. GSM menggunakan teknologi yang bernama band.

sama seperti perkembangannya di negara-negara lain perkembangan band diindonesia dimulai dari single band, dual band, tri band hingga saat ini quad band.

Single Band[sunting | sunting sumber]

Single band adalah jarak yang spesifik mengenai jangkauan frekuensi gelombang radio. Jangkauan dari single band pada umumnya hanya satu 800 MHz atau 900 MHz, karena jangkauannya yang masih belum luas, single band hanya mampu menjangkau satu kawasan yang masih terbatas. Kemampuan ponsel single band terbatas pada mentransfer data berupa SMS .

Ponsel single band :[sunting | sunting sumber]
  • Nokia : 1315, 1265, 2112. 7088
  • Samsung : SCH-S179, SCH-S219, SCH-S259, SCH-X979
  • LG: 1D3000 dan ID3100
  • Esia Huawei

Dual Band[sunting | sunting sumber]

Dual band memiliki 2 frekuensi gelombang radio, 800 MHz dan 900 MHz.

Kelebihan dual band dibandingkan dengan single band adalah dapat mengurangi drop call dan gangguan network busy. Selain itu, ponsel dual band memiliki kualitas suara yang lebih baik dibandingkan ponsel single band. Karena jangkauannnya yang lebih luas dibanding single band, dengan dual band hubungan international menigkat sebab frekuensi semakin mudah dijangkau.

Dengan kemampuan dual band, ponsel sudah dapat melakukan GPRS (General Packet Radio Service) seperti mentransfer data berupa SMS, EMS, dan MMS, HSCSD (High-Speed Circuit-Switched Data). Selain itu dengan adanya GPRS maka dual band juga dapat mengoprasikan WAP, seperti internet yang dilakukan pada telepon genggam.

Ponsel Dual Band[sunting | sunting sumber]
  • Nokia : 1100,1100i,1200,1209, 1600,1650,2100, 2300,2310,2600,2600 classic,2610,2626,2630,2680,3300,3315,5000,6030,
  • Sony Ericsson : J220i, J300, K220
  • Samsung : SGH-C250, SGH-C300, SGH-C450
  • Motorola : C118, C139, C156
  • LG : C2500, C3300, F7100

Tri Band[sunting | sunting sumber]

Tri Band mampu mengkap 3 frekuensi gelombang radio. Dengan demikian dapat menjangkau lebih jauh lagi frekuensi gelombang radio dibanding dengan jaringan dual band. Frekuensi yang dapat dijangkaunya adalah 800 MHz / 900 MHz / 1800 MHz. Namun ada juga yang dapat menagkap frekuensi gelombang radio yang unik, yaitu pada ponsel Motorola V300 yang menjangkau 800 MHz/ 900 MHz / 1900 MHz.

Ponsel Tri Band memiliki jangkauan frekuensi gelombang radio yang lebih jauh. Oleh sebab itu, jangkauan hubungan negaranyapun menjadi lebih banyak dari dual band. Bahkan jangkauannya hampir sampai ke seluruh dunia. Kualitas suaranya juga lebih baik dibandingkan dengan ponsel single band serta ponsel 2 dual band.

Dengan kemampuan Tri band, ponsel memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mentransfer data melalui 3G, GPRS, EDGE, UMTS, dan mengirim e-mail. Tri band mampu mengirim e-mail sebab sudah dapat melakukan koneksi internet menggunakan format WAP 2.0, HTML (“HyperText Markup Language”) atau NetFront. Dengan kemampuan transfer data 3G yang dapat mentransfer data lebih cepat dibandingkan GPRS, telepon genggam tri band dapat melakukan video telephony atau video call

Ponsel Tri Band[sunting | sunting sumber]
  • Nokia : 7373, 3100, 6600, 6670, E70, N71
  • Sony Ericsson : K310i, K510i, K610, W700i, W800i
  • Samsung : SGH-D150, SGH-D520, SGH-E900, GT-C6625
  • Motorola : C651, E1000,E680, RAZR V3X, V3xx
  • LG : KE770 Shine, KG920, KE850 Prada
  • Siemens : A31, A60, S55, S65

Quad Band[sunting | sunting sumber]

Quad band mampu menangkap 4 frekuensi gelombang radio. frekuensi yang dapat ditangkap adalah 850 MHz/ 900 MHz/ 1800 MHz/ 1900 MHz. Penggunaan quad band pada ponsel mampu mengkap jaringan yang lebih baik dibandingkan dengan tri band. Oleh sebab itu, ponsel ini memiliki jangkauan yang lebih luas lagi, dan mampu menagkap jaringan yang lebih baik. Dengan demikian Quad band dapat digunakan di seluruh penjuru dunia. Ponsel quad band dapat memakai jaringan GSM apa saja dan dimana saja.

Quad Band mampu menlakukan transfer data lebih cepat melalui HSDPA 3,5 G. Ponsel dengan HSDPA 3,5 G tadi dapat melakukan video streaming, video calling serta akses internet berkecepatan tinggi. Dengan 3.5 G memiliki kecepatan hingga 3,6 Mbps, maksudnya dapat mengakses data internet hanya beberapa detik.

Ponsel quad band kebanyakan berupa telepon pintar (“smart phone”). Smart phone merupakan telepon genggam yang memiliki aplikasi-aplikasi simple, yang dapat berfungsi seperti komputer dan sudah dilengkapai dengan fitur-fitur yang update. Misalnya memiliki quick office. Quad band tidak hanya digunakan pada ponsel. Beberapa PDA juga memakai quad band dalam sistemnya.

Sayangnya, penggunaan quad band di Indonesia belum dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Hal ini bisa saja disebabkan oleh telepon genggam yang belum mendukung sistem 3G atau 3,5 G. sehingga fungsi dari dari quad band tidak dapat beroprasi secara optimal. Selain itu penggunaan yang tidak optimal juga disebabkan oleh ketidak mampuan pemilik telpon genggam dalam mengoprasikannya telpon genggamnya Selain itu, di Indonesia, telepon genggam dengan quad band harganya masih sangat tinggi. Sehingga tidak semua orang mampu membelinya.

Ponsel Quad Band :[sunting | sunting sumber]
  • Nokia : E50, N73, N81, N80, N95
  • Sony Ericsson : W508, W910, Z300i, Z710i, W810i
  • Samsung : SGH-G600, SGH-U600, SGH-D900i, Champ C3300K, SGH-B3410
  • Motorola : V3i, ROKR Z6, Moto Q
PDA dengan quad band :[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. Mirabito, M.A.M., & Morgenstern, B.L (2004). New Communication Technology : Application, Policy, and Impact, fifth edition UK : Focal Press
  2. Pulsa edisi 122, tahun ke V/2008/ 3-16 Januari

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

  1. Telepon selular
  2. GSM
  3. GPRS
  4. 3G
  5. Telepon pintar
  6. PDA
  7. HTML
  8. WAP
  9. Nokia
  10. GPRS
  11. Frekuensi
  12. 3,5G