Putri yang Terbuang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Putri yang Terbuang adalah sinetron produksi Sinemart (2006) yang ditayangkan di RCTI hari Kamis jam 19.00 mulai 18 Mei 2006 hingga 12 Juli 2007 dengan jumlah 60 episode (kecuali 28 Desember 2006 karena RCTI pada pukul 19.00 WIB menayangkan Layar Emas Indonesia Spesial Tahun Baru 2007).


Pemain[sunting | sunting sumber]

Cerita[sunting | sunting sumber]

Yuna, sejak kecil selalu ingin membahagiakan ibunya. Ia pun tak menolak saat dijodohkan dengan miliuner bernama Carlos yang mempunyai dua istri. Namun Rima, ibu Yuna tak pernah puas, ia ingin memiliki seluruh kekayaan Carlos.

Yuna mengandung, inilah saat yang ditunggu Rima. Rima tahu bahwa Carlos mendambakan anak laki-laki. Dari dua istrinya, lima anaknya semua perempuan. Andai punya anak laki-laki, Carlos berjanji akan memperlakukannya bagai raja dan mewarisi seluruh kekayaannya. Sumpah ini yang diinginkan ibu Yuna.

Namun takdir berkata lain, Yuna melahirkan anak perempuan. Rima tak hilang akal, ia dapat kabar bahwa sopir Carlos, Yudi, melahirkan bayi laki-laki. Rima meminta Yudi menukar bayinya dengan imbalan sejumlah uang. Ia tak peduli meskipun istrinya, Asti, keberatan.

Karena dendam, Asti membuang bayi tersebut. Tak tanggung-tanggung, ia letakkan sang bayi di tong sampah di kompleks pelacuran. Asti kemudian mengadopsi bayi sepupunya. Bayi yang dibuang itu kemudian ditemukan oleh Susan, pelacur yang baru tobat. Susan memberi nama bayi itu Putri.

Carlos bangga dengan bayi itu, ia namakan Raja sebagai tanda ia akan memperlakukan istimewa anak lelakinya.

Bertahun-tahun rahasia ini hanya menjadi milik keluarga Carlos, Asti dan Susan. Putri tumbuh menjadi gadis pemberani dan cenderung tomboi. Sementara Raja menjadi anak lelaki yang banyak diidolakan cewek-cewek di sekolah. Raja tumbuh menjadi pemuda yang sombong dan keras kepala, ia selalu mendapat apa yang ia inginkan.

Putri harus membantu keuangan ibunya agar terlepas dari jeratan germo di kompleks pelacuran. Ia ingin ibunya berhenti menjadi pelacur. Dan Susan berjanji pada putrinya. Putri akhirnya bekerja sebagai tenaga pembersih di sekolah tempat Raja bersekolah. Di tempat inilah Putri dan Raja bertemu. Awalnya, pertemuan mereka terjadi dalam situasi saling tidak menyukai. Apalagi Putri berani menyiram Raja dengan air bekas mengepel lantai. Raja justru terkesan dengan keberanian Putri.

Tabitha adalah cewek yang berharap cinta Raja. Tabitha cemburu melihat Raja selalu menolong Putri. Itu sebabnya, Tabitha kerap mengganggu Putri.

Raja harus menemui kenyataan pahit saat ia mengikuti Putri. Putri ternyata tinggal di kompleks pelacuran. Lebih menyakitkan lagi ketika Raja tahu, Fabian - teman sekolahnya - memberi uang pada Putri. Raja salah sangka, ia mengira Putri menerima uang untuk kencan.

Yuna akhirnya memutuskan kembali mencari putrinya. Ia temui Yudi dan Asti. Keduanya menolak keinginan Yuna melihat putrinya. Namun Yudi berkeras bahwa mereka harus memperkenalkan Linda kepada Yuna. Linda adalah anak sepupu Asti. Linda bukanlah bayi Yuna. Yudi berharap ia bisa masuk dalam lingkar keluarga Carlos lewat Linda. Yudi dan Asti berharap bisa mendapatkan sebagian harta keluarga Carlos. Selain itu, Asti bisa setiap saat melihat Raja tumbuh.

Dari sinilah konflik menjadi makin pelik. Putri masih terus menghadapi hinaan Tabitha. Putri juga harus menghadapi Raja yang perlahan mulai mencintainya. Namun Raja juga diinginkan Tabitha dan Linda.

Kontroversi menjiplak serial asing[sunting | sunting sumber]

Sinetron ini terbilang mirip dengan serial Mandarin terkenal tahun 90an yang asalnya dari novel rekaan Ciong Yao, Putri Bunga Persik.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]