Pupuh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Pupuh (bahasa Sunda: Pepeuh) adalah bentuk puisi tradisional Sunda yang memiliki jumlah suku kata dan rima tertentu di setiap barisnya. Terdapat 17 jenis pupuh, masing-masing memiliki sifat tersendiri dan digunakan untuk tema cerita yang berbeda.

Jenis[sunting | sunting sumber]

  • Asmarandana, bertemakan birahi, cinta kasih seseorang kepada kekasih, sahabat, maupun keluarga.
  • Balakbak, bertemakan lawak, banyolan tentang kehidupan sehari-hari.
  • Dangdanggula, bertemakan ketenteraman, keagungan, kegembiraan.
  • Durma, bertemakan kemarahan, kesombongan, semangat.
  • Gambuh, bertemakan kesedihan, kesusahan, kesakitan.
  • Gurisa, bertemakan khayalan seseorang.
  • Jurudemung, bertemakan kebingungan, masalah kehidupan.
  • Kinanti, bertemakan penantian seseorang.
  • Lambang, bertemakan lawak dengan aspek renungan.
  • Magatru, bertemakan penyesalan.
  • Maskumambang, bertemakan kesedihan yang mendalam, rasa prihatin.
  • Mijil, bertemakan kesedihan yang menimbulkan harapan.
  • Pangkur, bertemakan perasaan sebelum mengemban sebuah tugas berat.
  • Pucung, bertemakan rasa marah pada diri sendiri.
  • Sinom, bertemakan kegembiraan.
  • Wirangrong, bertemakan rasa malu akan tingkah laku sendiri.
  • Ladrang, bertemakan sindiran.


Biasanya pupuh dinyanyikan dan diiringi dengan Kecapi dan Suling serta alat musik pelengkap lainnya.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]