Pulau Panjang, Banten

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pulau Panjang, Banten
Balaidesa.jpg
Kondisi Rapat Balai Desa di Kampung Pasir Putih
Peta Pulo Panjang
Geografi
Lokasi Asia Tenggara
Koordinat 6°25′LU 106°25′BT / 6,417°LS 106,417°BT / -6.417; 106.417
Kepulauan Teluk Banten
Pulau besar Pulau Panjang, Kepulauan Pamujan, Pulau Kubur Pulau Tarahan.
Luas 8,2 km²
Negara
Indonesia
Provinsi Banten
Demografi
Populasi 3870 (per 2010)
Kepadatan 472/km²
Kelompok etnik Banten 98,70% Sunda 0,50% Jawa 0,50% dan Bugis 0,50% Batak 0,30%

Pulau Panjang, adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Teluk Banten. Secara administratif, Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang, Banten. Kepemerintahan dalam pulau ini berbentuk Desa dengan nama desa adalah PULO PANJANG yang di kepalai oleh seorang Kepala Desa dengan melakukan pemilihan Kepala desa setiap lima tahun sekali oleh Panitia penyelenggara Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) berdasarkan keputusan Badan Permusyawaratan Desa BPD Pulo Panjang, BPD beranggotakan 7 Orang

Geografis[sunting | sunting sumber]

Pulau Panjang terletak di antara 6º25'18"-6º28'12" Lintang Selatan dan 106º22'9"-106º25'36" Bujur Timur

Wilayah Pulau Panjang merupakan salah satu jalur laut potensial dan Strategis, karena terletak dekat Pelabuhan Bojonegara dan merupakan termasuk Wilayah Zona Ekonomi Eklusif Kabupaten Serang

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Laut Jawa
Selatan Teluk Banten
Barat Kecamatan Bojonegara
Timur Pulau Pamunjan Besar dan Pulau Pamujang Kecil

Topografi[sunting | sunting sumber]

Kondisi topografi Pulau Panjang adalah sebagai berikut:

  • Wilayah dataran Rendah 0-2% berbentuk pantai dengan ketingian permukaan laut sebesar 4 meter dengan kemiringan <15 derajat
  • Luas Wilayah Sebesar 820 Ha atau 7,40 Km²[1]
  • Iklim Pulau Panjang adalah Tropika Panas dengan Suhu Maksimum 37ºC, Suhu Minimum 20ºC dengan Kelebaman 60%. Curah hujan terbasah terjadi pada bulan Januari sebesar 100-300mm, dengan curah hujan tahunan sebesar 1.700 mm terjadi pada bulan Nopember sampai Maret.
  • Cuaca Gelombang laut yaitu gelombang utara (merupakan gelombang terbesar) terjadi pada bulan Nopember sampai akhir januari dengan puncak gelombang tertinggi sampai 7 meter dan gelombang barat terjadi pada bulan pebruari[2]

Kebudayaan[sunting | sunting sumber]

Seratus Persen 100% anggota masyarakat memeluk agama Islam dengan semangat religius yang tinggi, sehingga setiap perkampungan mempunyai Masjid dan Musholla.

Potensi dan kekhasan budaya masyarakat Pulo Panjang, antara lain seni bela diri Pencak silat Bandrong, Debus,Umbruk,dan Lojor. Di samping itu juga terdapat peninggalan warisan leluhur antara lain Situs Pagedongan, Situs Buyut Sani dan masih banyak peninggalan lainnya.

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Penduduk asli yang hidup di desa Pulau Panjang berbicara menggunakan dialek yang merupakan perpaduan antara bahasa dari bahasa Sunda Kuno dan bahasa Cirebon. Dialek tersebut memiliki beberapa tingkatan dari tingkat halus sampai tingkat kasar (informal), sehingga menjadi bahasa yang khas dari bahasa Jawa Banten digunakan oleh etnik Jawa bagian barat khususnya Pulau Panjang.

Bandrong[sunting | sunting sumber]

Bandrong adalah Sejenis Pencak Silat yang di kembangkan pada masa Kesultanan Banten, pada dasarnya Gerakan yang terdapat dalam Silat di pulo Panjang dan daerah lain sama akan tetapi Pencak silat Bandrong yang berada di Pulo Panjang memiliki Ke Khasan Khusus.

Senjata tradisional[sunting | sunting sumber]

Golok

umumnya senjata tradisional pulau panjang adalah Golok yang juga merupakan senjata tradisional Banten sama seperti senjata tradisional Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pemerintah dan Badan Permusyawaratan Desa[sunting | sunting sumber]

Desa Pulo panjang dipimpin oleh seorang kepala desa dan dibantu dengan seorang sekretaris serta delapan seksi. terdapat lembaga selain dari pelaksana pemerintah desa yakni Badan Permusyawaratan Desa dengan komposisi Ketua, wakil, sekretaris dan anggota sebanyak 7 orang. Desa Pulo panjang terdiri dari dua lingkungan, link I adalah kampung peres memiliki 2 Rw dan 6 Rt link II terdiri dari Kampung Pasir Putih, Sukadiri, Sukarela, Kebalen dan Kp Baru. memiliki 2 Rw dan 6 Rt. Ibukota Desa Pulo panjang terletak di Kampung Pasir Putih sesuai dengan tempat kedudukan balai desa dan sarana penunjang lainnya yang berada pada daerah tersebut.[3]

Anggota BPD[sunting | sunting sumber]

Pada pemilihan anggota BPD tahun 2008 secara aklamasi yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh ulama, tokoh pemuda dan para politisi yang berada di desa pulo panjang menentukan bahwa nama-nama di bawah ini di lantik oleh Bupati Kabupaten Serang Taufik Nuriman

  • 1. Suhanda
  • 2. Dardiri
  • 3. Ikhwanuddin
  • 4. Dadang
  • 5. Sahlani
  • 6. Misnan Dani
  • 7. Rohimuddin

Kepala Desa[sunting | sunting sumber]

Nama-nama Kepala desa yang pernah menjabat :

Potensi Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Situs Buyut Sani[sunting | sunting sumber]

Buyut sani merupakan salah seorang ulama penyebar Islam di Pulau Panjang. Makam Buyut Sani berukuran 10,5 meter. Terdapat sebuah papan peringatan untuk tidak merusak dan melindungi peningalan purbakala ini yang ketika itu masih memakai memomentum Ordonantie Stbl 1931-238 sebelum diterbitkan UU No. 5 tahun 1992 tentang benda cagar budaya

Pantai Pasir Putih[sunting | sunting sumber]

Pantai Pasir Putih

Pantai Pasir Putih adalah pantai yang terletak di pelabuhan Pulau Panjang bagian Utara mempunyai pantai sepanjang 1 Km, termasuk bibir pantai yang dipakai pemukiman warga setempat, batas pantai ini dari Pagedongan samapai Pantai Muneer.

Situs Pagedongan[sunting | sunting sumber]

Situs ini adalah bukti sejarah peninggalan Kesultanan Banten dan barang-barang peninggalalnya telah di amankan di mesium Banten

Pantai Muneer[sunting | sunting sumber]

Pantai Munir Terletak sekitar 1 km dari Kampung Pasir Putih yang merupakan Pusat kegiatan desa, pantainya memiliki pemandangan ujung dari Pulau jawa bagian barat bentuk pantai yang merupakan daerah sudut lingkaran sehingga terlihat panorama yang indah.

Pantai Segare Lor[sunting | sunting sumber]

Pantai Segare Lor adalah ujung bagian utara dari Pulau Panjang merupakan daerah potensi sebagai tempat rekreasi keluarga, pantai ini apabila pada musim liburan sekolah banyak pelajar dan mahasiswa yang pulang kampung main di pantai ini, bila di ditempu dari pasir putih memerlukan waktu sekurang-kurangnnya 25 menit.

Wisata Agrobisnis[sunting | sunting sumber]

Pemancingan

Wisata Agrobisnis ini merupakan wisata pendidikan penanaman Rumput laut, Pengolahan Ikan Teri Nasi (Chirimen) dan Pengolahan Kelapa Menjadi Minyak, dan yang tidak kalah menariknya adalah Dugan segar yang dipanen langsung dari pohon. Wisata yang terakhir adalah Pemancingan dengan Menggunakan Kapal Perahu, Ketengah Laut hal pertama yang dilakukan adalah hal persiapan Pancing kemudian melakukan perjalanan setidaknya dapat di tempuh sekitar 2-3 Jam Melewati atau sebelum Pulau Tunda

Infrastruktur Desa[sunting | sunting sumber]

Jalan Poros[sunting | sunting sumber]

Dermaga Pelabuhan[sunting | sunting sumber]

Docking Perahu Tradisional[sunting | sunting sumber]

Ketenaga Listrikan[sunting | sunting sumber]

Sumber arus listrik di Pulo Panjang masih menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang beroperasi dari pukul 18.00-06.00. Sementara untuk siang hari, pada tahun 2012 Pulo Panjang mendapatan bantuan Sumber Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Kementrian ESDM RI. Namun belum semua warga yang merasakan. Hanya Kampung Peres yang saat ini masih belum menikmati PLTS tersebut.

Kesediaan Air Bersih[sunting | sunting sumber]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Perhubungan Laut[sunting | sunting sumber]

Perhubungan Darat[sunting | sunting sumber]

Keadaan Demografis[sunting | sunting sumber]

Jumlah Penduduk[sunting | sunting sumber]

Pemerintah Desa Pulo Panjang melaksanakan sensus penduduk pada tahun 2011 diperoleh jumlah penduduk keseluruhan sebanyak 3243 Jiwa yang terdiri dari laki-laki sebanyak 1711 jiwa dan Perempuan 1532 jiwa, sensus ini dipergunakan untuk persiapan dalam rangka update penduduk tahunan dan dipergunakan untuk pemilihan kepala desa pada tahun 2014/2015 mendatang.

Mata Pencaharian[sunting | sunting sumber]

mata pencaharian masyarakat terdiri dari Nelayan, petani, Wirausaha dan lainnya, kelompok-kelompok nelayan yang terdiri dari nelayan Bagan, Nelayan Payang, Nelayan Budidaya sebanyak 24 Kelompok, sementara kelompok-kelompok petani adalah yang mengelolah perkebunan sebanyak 15 kelompok, namun data yang terdapat pada pemerintah kabupaten serang hanya 3 kelompok petani dengan jumlah keseluruhan anggota sebanyak 80 orang. selain itu juga mata pencaharian masyarakat Desa Pulo Panjang adalah Guru, Guru ngaji, wirausaha, kelompok wirausaha yang mengelola pesisir sebanyak 6 kelompok terdiri dari kelompok usaha budidaya dan tangkap serta produksi dan pemasar hasil pengelolaan pesisisr. dan sebagian kecil masyarakat Desa Pulo Panjang keluar desa untuk memperoleh pekerjaan menjadi buruh pabrik, industri maupun melaksanakan tugas pemerintahan.

Sosial Kemasyarakatan[sunting | sunting sumber]

Pernikahan Pesisir

Keamanan Laut[sunting | sunting sumber]

Sarana Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pendidikan di Pulau panjang, Banten, hanya terdapat dua jenjang pendidikan. Tingkat Dasar (SD) dan Menengah Pertama (SMP).

Terdapat dua Sekolah Dasar (SD) yakni, SDN Pulo Panjang di Kampung Peres dan SDN Kebalen di Kampung Kebalen. Adapun tingkat menengah pertama, hanya ada satu sekolah yaitu, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ittihad yang berada di Kampung Sukarela.

Daftar Putra Daerah bergelar[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Badan Pusat Statistik Kabupaten Serang, Pulo Ampel dalam Angka tahun 2012
  2. ^ catatan harian nelayan pulo panjang
  3. ^ Badan Pusat Stastistik Kabupaten Serang, Pulo Ampel dalam Angka tahun 2012

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Badan Pusat Statistik Kabupaten Serang, Pulo Ampel dalam Angka tahun 2012
  2. ^ catatan harian nelayan pulo panjang
  3. ^ Badan Pusat Stastistik Kabupaten Serang, Pulo Ampel dalam Angka tahun 2012