Pondok Pesantren An Nur Sragen Jawa Tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pondok Pesantren An Nur Sragen Jawa Tengah
Pondok Pesantren An Nur
Informasi
Didirikan 1998
Jenis Pesantren
Program/jurusan/
peminatan
Dakwah
Kurikulum tradisional plus
Status Yayasan
Alamat
Lokasi Jl. Raya Karanganyar-Sragen Desa Gudang Kapuk Kecamatan Sragen Wetan, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia
Telp./Faks. 0271-7084094
Afiliasi Islam

Pondok Pesantren An-Nur Sragen adalah pilihan yang tepat. Pondok Pesantren ini memberikan pengajaran Quran Hadist sekaligus memberikan kesempatan bagi para santrinya untuk melanjutkan pendidikan umum di SMP, SMU dan SMK terdekat.

Pondok Pesantren An-Nur Sragen merupakan salah satu lembaga pendidikan Al-Quran dan Al-Hadist di bawah pengelolaan LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia). Lokasinya sangat strategis, yaitu masuk 50 meter dari Jl. Raya Karanganyar-Sragen tepat di sebelah RSUD Sragen Kota. Atau perjalanan 5 (lima) menit (2,6 KM) dari Stasiun Sragen Jalan Salak. Alamat tepatnya Desa Gudang Kapuk Kecamatan Sragen Wetan Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah. Kontak / Telpon 0271-7084094.

Pondok Pesantren yang mulai beroperasi tahun 1998 ini hingga saat ini telah meluluskan 600 (enam ratus) orang mubaligh dan mubalighot. Saat ini Ponpes An Nur menampung sebanyak 150 orang santri yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Ponpes yang dipimpin oleh Drs. H. Mungin MM dan diasuh oleh 15 orang guru ini memiliki fasilitas Masjid, Aula, Kantor Pondok, Ruang tamu, asrama santri putra terdiri 3 kamar dan asrama santri putri terdiri dari 7 kamar. Ketua dewan guru adalah H. Anas Nasrulloh.

Keunikan Pondok Pesantren An-Nur ini antara lain:

  • Lokasinya sangat strategis, hanya 50 meter dari jalan raya provinsi.
  • Biaya sangat murah yaitu hanya Rp 75.000,- (tujuh puluh luma ribu rupiah) per bulan sudah termasuk uang makan dan biaya pemondokan.
  • Berada di lingkungan pendidikan, santri usia sekolah bisa sekaligus melanjutkan pendidikan umum di sekolah-sekolah, SMP atau SMU, terdekat.
  • Transfer ilmu menggunakan Bahasa Jawa.
  • Kegiatan pondok menyatu dengan lingkungan.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]