Politeknik Bengkalis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Politeknik Bengkalis

Competence For Competition

Letak Kabupaten Bengkalis sangat strategis, karena di samping berada di tepi alur pelayaran internasional yang paling sibuk di dunia, yakni Selat Malaka, juga berada pada kawasan segitiga pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Malaysia-Singapura (IMS-GT) dan kawasan segitiga pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT).

Kabupaten Bengkalis memilki luas 11.481,77 km² yang wilayahnya berada pada posisi 0°17'LU-°30'LU dan 100°52'BT - 102°BT, dengan batas-batas sebagai berikut:

  • Sebelah Utara berbatas dengan Selat Malaka
  • Sebelah Selatan berbatas dengan Kabupaten Siak
  • Sebelah Barat dengan Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Rokan Hulu
  • Sebelah Timur dengan Kabupaten Karimun dan Kabupaten Pelalawan

Di samping letaknya yang strategis Kabupaten Bengkalis menyimpan sumberdaya alam yang cukup besar bahkan kekayaan alam bumi Bengkalis, baik sektor migas seperti minyak bumi yang terdapat di Kecamatan Mandau dan Kecamatan Merbau maupun nonmigas, seperti hasil perkebunan, hasil perikanan dan lain-lainnya. Kenyataan ini dapat dipastikan akan berdampak pada perkembangan bisnis yang cepat di daerah Bengkalis baik dalam sektor industri maupun perdagangan, di antaranya dengan masuknya beberapa investor asing untuk mendirikan usaha maupun ekspansi bisnis yang telah ada. Ditambah lagi perdagangan internasional di Selat Malaka sering dilakukan lewat laut sehingga berdampak pada perkembangan industri pelayaran khususnya yang berhubungan dengan pengangkutan laut dan port control. Perkembangan bisnis tersebut akan berakibat pada terbukanya kesempatan kerja di Daerah Kabupaten Bengkalis dan sekitarnya. Akan tetapi hal tersebut juga akan membawa ancaman bagi masyarakat Bengkalis, dengan masuknya tenaga asing yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang lebih tinggi dari tenaga kerja Indonesia, khususnya untuk tingkat manajer menengah ke atas. Untuk mengantisipasi ancaman di atas, Kabupaten Bengkalis harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam rangka membangun sumber daya manusia di Kabupaten Bengkalis, maka salah satunya adalah dengan membekali masyarakat ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2000 mendirikan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program vokasi dengan jenjang Diploma III.

Dalam rangka merintis terselenggaranya program diploma yang berorientasi kepada kebutuhan masyarakat tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Yayasan Bangun Insani membuka program pendidikan diploma bidang teknik dalam bentuk Politeknik yang sudah mendapatkan izin penyelenggaraan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas, dengan rincian Program Studi sebagai berikut

No Program Studi Ijin Penyelenggaraan Perpanjangan Ijin
1 Teknik Perkapalan 45/D/O/2002 699/D/T/2008
2 Teknik Mesin 2094/D/T/2002 697/D/T/2008
3 Teknik Elektronika 45/D/O/2002 696/D/T/2008
4 Teknik Sipil 45/D/O/2002 698/D/T/2008
5 Administrasi Bisnis 45/D/O/2002 700/D/T/2008


Dalam rangka membekali mahasiswa dengan kompetensi global, yaitu kemampuan TIK dan penguasaan bahasa asing terutama bahasa Inggris, maka pada tahun 2006 Politeknik Bengkalis menambah 2 (dua) program studi baru yaitu :

No Program Studi Ijin Penyelenggaraan
1 Bhs. Inggris Bisnis 2420/D/T/K-X/2009
2 Teknologi Informasi 2365/D/T/2008

Pada tahun 2006 Politeknik Bengkalis mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk lima program studi yaitu :

No Program Studi Nomor SK BAN-PT Tanggal SK
1 Teknik Perkapalan 011/BAN-PT/Ak-VI/Dpl-III/IX/2006 07-09-2006
2 Teknik Mesin 005/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/VI/2010 18-06-2010
3 Teknik Elektronika 013/BAN-PT/Ak-VI/Dpl-III/X/2006 05-10-2006
4 Teknik Sipil 029/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/III/2010 05-03-2010
5 Administrasi Bisnis 010/BAN-PT/Ak-VI/Dpl-III/IX/2006 01-09-2006
5 Bahasa Inggris Bisnis 004/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/VI/2010 11-06-2010

Sedangkan untuk program studi Teknologi Informasi, proses akreditasinya sedang dalam proses pengusulan ke BAN-PT.

Pendidikan politeknik diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional pada level supervisi di industri. Pendidikan politeknik adalah pendidikan tinggi vokasi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu, maksimal jenjang pendidikannya setara dengan program sarjana.

Kualitas perguruan tinggi dinilai oleh masyarakat atas terpenuhinya societal, industrial, and professional needs, kepuasan layanan pendidikan, dan kepuasaan pengguna lulusannya. Untuk mendapatkan kualitas yang baik, maka pembangunan dan pengelolaan perguruan tinggi harus selalu berdasarkan pada perencanaan yang baik. Pendekatan ini merupakan kunci dalam pengelolaan sebuah institusi perguruan tinggi.

Untuk itu, maka disusun Rencana Strategis Politeknik Bengkalis. Renstra Politeknik Bengkalis merupakan rencana atau pedoman pengembangan Politeknik Bengkalis ke depan. Renstra Politeknik Bengkalis untuk periode 2009-2014 telah disusun dengan mempertimbangkan perubahan kebijakan pemerintah khususnya di bidang pengembangan dan manajemen pendidikan.

Perubahan kebijakan tentang pendidikan secara nasional terjadi cukup signifikan sejak diperkenalkannya Higher Education Long Term Strategy (HELTS) 2003–2010 dalam tiga kebijakan dan program pendidikan tinggi, yaitu: (1) pemerataan dan perluasan akses; (2) peningkatan mutu, relevansi dan daya saing; (3) penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik. Kemudian disusul dengan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pedidikan Nasional, UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, RUU Badan Hukum Pendidikan (BHP) dan aturan lainnya. Munculnya berbagai kebijakan baru tersebut berdampak pula pada penentuan strategi pendanaan, yaitu adanya penggunaan skema pendanaan berbasis kompetisi yang diluncurkan oleh pemerintah seperti PHK Institusi, IMHERE, dan hibah-hibah lainnya.

Sesuai dengan perubahan dalam paradigma tersebut, dan dalam rangka mencapai visi dan misi Politeknik Bengkalis maka disusunlah Rencana Strategis Politeknik Bengkalis 2008 – 2014, yang diharapkan dapat digunakan sebagai pedoman untuk menentukan arah pengembangan Politeknik Bengkalis. Setelah Renstra ini tersusun, selanjutnya akan disusun Rencana Operasional (Renop) yang merupakan penjabaran secara teknis dan terukur dari renstra ini. Renop disusun dengan pendekatan bottom up berdasarkan usulan dari tiap unit di lingkungan Politeknik Bengkalis.

Kompetensi Program Studi[sunting | sunting sumber]

  1. Teknik Perkapalan : Membekali mahasiswa dengan pengetahuan perkapalan sehingga menghasilkan lulusan yang siap pakai di dunia industry perkapalan
  2. Teknik Mesin : Membekali mahasiswa dengan keahlian perancangan & pembuatan Jig & Fiktur, Press Tool, dan pekerjaan perawatan & perbaikan mesin-mesin pendukung produksi di industry.
  3. Teknik Elektronika : Membekali mahasiswa dengan teknologi control daya di sektor manufaktur dan industry
  4. Teknik Sipil : Membekali mahasiswa dengan kemampuan perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi
  5. Administrasi Bisnis : Membekali mahasiswa dengan keahlian keterampilan profesional dalam bidang administrasi bisnis yang mampu mengisi berbagai posisi kerja nasional dan internasional yang memiliki jiwa dan kemampuan berwirausaha
  6. Bhs. Inggris Bisnis : Membekali mahasiswa dengan bahasa Inggris bisnis sehingga mampu bersaing di dunia industry
  7. Teknologi Informasi : Membekali mahasiswa dengan bidang teknologi informasi khususnya pemrograman, database, jaringan dan multimedia serta mampu merencanakan serta mengembangkan teknologi informasi yang siap bersaing di dunia industry

Pranala luar[sunting | sunting sumber]