Pocong Ngesot

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pocong Ngesot
Pocong Ngesot.jpg
poster film
Sutradara Nayato Fio Nuala
Produser Gope T. Samtani
Subagio S.
Penulis Ery Sofid
Pemeran Fero Walandouw
Aziz Gagap
Rozie Mahally
Keira Shabira
Leylarey Lesesne
Dhana Gadree
Venilia Agi K
Distributor Rapi Films
Tanggal rilis 21 Februari 2011
Durasi ... menit
Negara Indonesia

Pocong Ngesot adalah film horor/komedi Indonesia yang dirilis pada 21 Februari 2011 dengan disutradarai oleh Nayato Fio Nuala yang dibintangi oleh Fero Walandouw dan Aziz Gagap.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Asep (23), pemuda desa yang lugu namun over pede, tertantang untuk mencari pekerjaan layak, demi menikahi kekasih tercintanya, Lilis (22). Sebab, abahnya Lilis, Abah Dading (50), tak pernah setuju putri semata wayangnya berhubungan dengan Asep lantaran Asep kerjanya cuman nggembalain kebo sama ngebajak sawah orang. Abah Dading pengennya Lilis menikah dengan anak kuliahan yang diyakini bermasa depan cerah.

Demi membuktikan dirinya mampu menjadi orang sukses dan kaya raya, Asep memutuskan pergi ke kota besar. Setiba di kota, Asep tinggal di rumah kontrakan bersama Kubil, Bonar, dan Wanda. Asep melakukan gerak cepat dengan mengajukan lamaran kerja ke berbagai perusahaan berbekal ijazah SMA-nya. Bingung dan putus asa mulai melanda Asep. Apalagi Asep mendapat kabar bahwa abahnya Lilis sudah menemukan cowok kaya raya buat pendamping hidupnya. Lilis mendesak Asep cepat mendapatkan pekerjaan yang layak. Karena, Lilis telah buat kesepakatan dengan abah bahwa jika dalam jangka 3 bulan Asep belum juga mendapat pekerjaan, Lilis bersedia melepaskan Asep.

Bonar dan Kubil menyuruh Asep konsultasi sama dukun. Dukun pun menyarankan Asep nyepi di sebuah pohon trembesi (pohon beringin) yang diyakini keramat. Dukun juga memberikan catatan mantra yang musti dibaca selama nyepi di pohon trembesi keramat itu. Dukun juga mengingatkan agar sesajen yang dibawa musti lengkap tanpa kurang satu apapun.

Setelah melakukan nyepi di pohon trembesi keramat, kejadian-kejadian aneh dan konyol pun mengganggu Asep. Entah mengapa, Asep kerap disantroni penampakkan berupa pocong ngesot. Dan bukan cuman Asep, Kubil, Bonar, Wanda, Devina dan Pretty juga diganggu penampakkan pocong ngesot. Kekacauan pun tak terelakkan. Pekerjaan yang diharapkan Asep segera diperolehnya setelah menjalani tapa sepi di pohon trembesi, juga tak kunjung ada. Malah, Asep kini ketiban sial melulu. Lalu, tiap dateng mau ngelamar ke perusahaan, Asep diusir tanpa sebab jelas.

Asep nyesel nyepi di pohon trembesi keramat. Seandainya Asep berpikir dulu sebelum bertindak. Yah, seandainya. Wajah Lilis pun seakan memudar dari bayangannya. Semua karena Asep takut kehilangan cintanya, Lilis. Berniat mendapatkan nasib baik, malah musibah yang datang. Asep dan teman-temannya pun memikirkan cara agar terbebas dari gangguan pocong ngesot, tuyul, dan wewe gombel. Berhasilkah mereka?[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Laman Pocong Ngesot, diakses pada 6 Februari 2011

Pranala luar[sunting | sunting sumber]