Pierluigi Collina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pierluigi Collina

Pierluigi Collina
Nama lengkap Pierluigi Collina
Lahir 13 Februari 1960 (umur 54)
Bologna, Italia
Pekerjaan lain Ketua Wasit UEFA dan Penasihat Keuangan
Domestik
Tahun Liga Peranan
1988–1991 Serie C2/Serie C1 Wasit
1991–2005 Serie B/Serie A Wasit
Internasional
Tahun Liga Peranan
1995–2005 berlisensi FIFA Wasit

Pierluigi Collina (lahir di Bologna, Italia, 13 Februari 1960; umur 54 tahun) adalah seorang penasehat keuangan dan secara umum dianggap sebagai salah satu wasit sepak bola terbaik di dunia sebelum mengundurkan diri pada bulan Agustus 2005. Ia pernah terpilih sebagai Wasit Terbaik Dunia versi IFFHS enam tahun berturut-turut dari tahun 1998 hingga 2003.[1]

Karier[sunting | sunting sumber]

Ia kuliah di Universitas Bologna, dan lulus dengan mengantongi gelar pada bidang Ekonomi pada tahun 1984. Selama masa remajanya, ia bermain sebagai bek tengah untuk sebuah tim lokal, namun pada tahun 1977 ia menerima tawaran untuk menjadi wasit ketika kelihatannya ia berbakat untuk melakukan pekerjaan ini.

Dalam kurun waktu tiga tahun ia berhasil mencapai jenjang tertinggi pertandingan regional, sementara pada waktu yang sama ia melakukan wajib militernya. Pada tahun 1988, ia berkembang secara pesat, bahkan lebih pesat daripada lazimnya seorang wasit, sehingga ia dipromosikan sampai divisi nasional tingkat tiga, Serie C1 dan Serie C2. Setelah tiga musim, ia dipromosikan untuk memimpin pertandingan Serie B dan Serie A.

Pada saat itu ia secara parah menderita penyakit alopecia, sehingga semua rambut dan bulu di kepalanya rontok dan memberinya wajah yang khas dan nama julukan Kojak.

Pada tahun 1995, setelah ia mewasiti 43 pertandingan Serie A, namanya masuk dalam daftar wasit FIFA. Pada Olimpiade 1996, ia mewasiti lima pertandingan, termasuk pertandingan final antara Nigeria dan Argentina. Dan pada tahun 1999 ia memimpin pertandingan final Liga Champions UEFA antara Bayern München dan Manchester United. Ia menyebutkan pertandingan ini sebagai pertandingan yang paling berkesan karena kontrasnya reaksi berbagai pihak, seperti sorak-sorai pendukung Manchester United di akhir pertandingan seperti raungan singa, kontras dengan mata sedih Lothar Matthäus saat melihat pialanya.[2]

Pada tahun 2002, ia mencapai puncak kariernya dengan memimpin pertandingan final Piala Dunia antara Brasil dan Jerman.

Pada tahun 2003, ia menerbitkan otobiografinya, My Rules of the Game (Le Mie Regole del Gioco).

Ia juga merupakan wasit pada pertandingan final Piala UEFA pada tahun 2004 antara Valencia dan Olympique Marseille.

Tahun 2004 adalah tahun terakhirnya sebagai wasit turnamen internasional karena usianya telah mencapai 45 tahun. Ia pensiun pada Agustus 2005. Federasi Sepak Bola Italia menaikkan usia pensiun wasit menjadi 46 untuk mengakomodasi Collina sehingga ia bisa berkarya satu tahun lagi. Namun sebuah sengketa muncul antara federasi ini dan Collina pada awal musim 2005/2006 ketika Collina memutuskan untuk menandatangani sebuah persetujuan sponsor dengan Opel. Karena Opel juga merupakan sponsor A.C. Milan, maka persetujuan ini dianggap merupakan sebuah kasus kolusi besar dan Collina tidak diperbolehkan untuk mewasiti pertandingan top di Italia lagi. Collina di sisi lain menanggapinya dengan mengundurkan diri dan secara efektif pensiun sebagai seorang wasit.

Meski Collina secara umum dihubungkan dengan sepak bola, klub olahraga favoritnya adalah sebuah klub bola basket. Ia merupakan seorang pendukung berat Fortitudo Bologna, salah satu klub utama Eropa. Setelah mengundurkan diri dari profesi sebagai wasit, ia mengaku bahwa ia merupakan seorang pendukung S.S. Lazio.

Pada Desember 2006, ia ditunjuk sebagai konsultan Asosiasi Wasit Liga Italia. Ia membantu Ketua Wasit Liga Italia Cesare Gussoni. Sejak pensiun, ia bekerja sebagai penasihat keuangan.

Honours[sunting | sunting sumber]

  • Wasit Terbaik Dunia versi IFFHS: 1998, 1999, 2000, 2001, 2002, 2003[1]
Didahului oleh:
Final Piala Dunia 1998
Bendera Maroko Said Belqola
Wasit Piala Dunia FIFA
Final 2002
Bendera Italia Pierluigi Collina
Diteruskan oleh:
Final Piala Dunia 2006
Bendera Argentina Horacio Elizondo
Didahului oleh:
Final Liga Champions UEFA 1998
Bendera Jerman Hellmut Krug
Wasit Liga Champions UEFA
Final 1999
Bendera Italia Pierluigi Collina
Diteruskan oleh:
Final Liga Champions UEFA 2000
Bendera Italia Stefano Braschi
Didahului oleh:
Final Piala UEFA 2003
Bendera Slowakia Ľuboš Micheľ
Wasit Piala UEFA
Final 2004
Bendera Italia Pierluigi Collina
Diteruskan oleh:
Final Piala UEFA 2005
Bendera Inggris Graham Poll

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Former Results: The World's Best Referee". IFFHS. 2014. Diakses 17-02-2014. 
  2. ^ "Referee Profile". 7M.CN. Diakses 17-04-2014. "I will always remember it for different reasons - first of all, the reaction of the United supporters when they scored their second goal, it was an incredible noise, like a lion's roar,” he remembers “Then, there was the reaction of the Bayern players - their disappointment as they fell down on the pitch after conceding that goal. The contrasting reactions of happiness and sadness, and the sad eyes of Lothar Matthäus when he looked at the trophy - all very unforgettable." 
  3. ^ "The referee's a...doctor?". BBC News. 14-07-2004. Diakses 17-02-2014. 
  4. ^ "Calcio Hall of Fame unveiled". Football Italia. 25-11-2011. Diakses 17-02-2014. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • Profil pada situs WorldReferee.com

|}