Pertempuran Rio Salado

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Pertempuran Río Salado (30 Oktober 1340), adalah pertempuran antara gabungan pasukan Portugal pimpinan Afonso IV dan pasukan Kastilia pimpinan Alfonso XI melawan pasukan Banu Marin pimpinan Abul Hasan Ali serta pasukan Banu Nasri pimpinan Yusuf I.

Latar belakang dan pertempuran[sunting | sunting sumber]

Setelah kekalahannya dalam Pertempuran Teba di 1330, sultan Banu Nasri di Granada Muhammad IV meminta pertolongan kepada Abul Hasan dari Banu Marin yang berkuasa di Maroko. Abul Hasan mengirim sepasukan armada dan tentara yang mendarat di Algeciras tahun 1333. Pasukan ini diutus untuk menolong Muhammad merebut Gibraltar dari tangan Kastilia, yang akhirnya berhasil direbut setelah 2 bulan. Mereka kemudian melanjutkan peperangan untuk mengembalikan wilayah-wilayah Granada. Sementara itu di Maroko, Abul Hasan mengumpulkan sepasukan tentara yang besar untuk menyerang Kastilia, dengan tujuan merebut kembali daerah yang direbut orang-orang Kristen dalam abad sebelumnya.

Serangan ini merupakan upaya terakhir dari Banu Marin untuk mendirikan pusat kekuatan di Semenanjung Iberia. Pasukan Banu Marin mengalahkan armada Kristen dalam Pertempuran Gibraltar, mendarat di Iberia dan maju ke Sungai Salado dekat Tarifa. Disini mereka bertemu dengan pasukan Kristen, dan mengalami kekalahan besar, terutama disebabkan oleh bantuan Raja Afonso IV dari Portugis kepada kerajaan Kastilia.

Akibat[sunting | sunting sumber]

Setelah pertempuran ini, tak ada lagi serangan besar-besaran pasukan Islam ke Iberia. Perang dengan Banu Nasri di Granada berlanjut hingga 10 tahun selanjutnya, dimana Alfonso XI hanya merebut sedikit wilayah di bagian barat Granada. Namun yang terpenting, kota Algeciras, pangkalan Banu Marin di Iberia akhirnya direbut oleh Alfonso XI pada tahun 1344 setelah dua tahun pengepungan. Pengepungan Algeciras sendiri dibantu oleh banyak sukarelawan dari seluruh Eropa, dikarenakan publikasi luas dari Alfonso. Sekalipun begitu Gibraltar tidak berhasil direbut oleh Alfonso XI. Perjanjian perdamaian akhirnya dicapai pada 1350.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • MacKay, A. Macmillan. Spain in the Middle Ages. Basingstoke. 1977