Perbandingan antara hukum makan agama Islam dan Yahudi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Hukum makan dalam Islam (Halal) dan hukum makan dalam Yahudi (Kashrut, dalam bahasa Inggris, Kosher) keduanya cukup rinci, dan mengandung titik kesamaan dan perbedaan. Keduanya hukum makanan dari agama-agama Ibrahim dan budaya Semit, tetapi mereka dijelaskan dalam teks-teks agama yang berbeda: penjelasan kode Islam hukum yang ditemukan dalam Quran dan kode hukum Yahudi yang ditemukan di dalam Taurat dan dijelaskan dalam Talmud.

Bagi kebanyakan sekte Muslim, Kosher adalah bagian dari Halal, artinya umat Islam pada umumnya bisa makan makanan Koshe; tapi orang-orang Yahudi tidak bisa makan semua makanan halal, karena peraturan hukum kosher lebih ketat dan detail.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]