Perang saudara Islam kedua
| Fitnah Kedua | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Perang saudara islam | |||||||
|
|||||||
| Pihak yang terlibat | |||||||
| Kekhalifahan Umayyah | Orang2 Kufa Orang2 Basra Orang2 Mekah Orang2 Medinah Pendukung Ali lain |
||||||
| Komandan | |||||||
| Yazid I Umar ibn Sa'ad Muawiya II Marwan I Abd al-Malik Al-Hajjaj ibn Yusuf |
Abd-Allah ibn al-Zubayr Husayn ibn Ali Abbas ibn Ali Zayd ibn Ali Hujr ibn Adi |
||||||
|
|
|||||
|
|||||
Fitnah kedua, atau Perang saudara islam yang kedua, adalah suatu kekacauan politik dan militer yang melanda kekhalifahan islam pada masa awal Dinasti Umayyah memerintah setelah kematian khalifah pertama dari Dinasti Umayyah yaitu Muawwiyah. Keadaan ini terjadi disekitar tahun 680-an.
Latar belakang [sunting]
Setelah khalifah Muawiyah meninggal pada tahun 680, dia digantikan oleh putranya yaitu Yazid I. Pengangkatan Yazid menjadi khalifah ini ditentang oleh Husain bin Ali. Husain adalah cucu Muhammad S A W , putra dari khalifah Ali ibn Abi Thalib dan juga adik dari khalifah sebelum Muawiyah yaitu Hasan bin Ali. Husain beserta keluarga dan para pendukungnya dibunuh oleh pasukan Yazid di daerah karbala. Peristiwa Pertempuran Karbala ini menjadi awal dari perpecahan yang lebih sengit antara sekte sunni dan syiah dalam agama islam. Sampai saat ini , peristiwa di karbala ini masih diperingati oleh sekte Syiah sebagai Hari Asyura.
Kemudian setelah itu, Yazid menghadapi pemberontakan yang kedua dari Abd Allah ibn al-Zubayr, yang merupakan putra dari Sahabat nabi al-Zubayr ibn al-Awwam, yang sebelumnya susah memberontak terhadap khalifah Ali di Pertempuran Basra.
Lihat Juga [sunting]
Referensi [sunting]
- Karen Armstrong: Islam: A Short History. New York, NY, USA: The Modern Library, 2002, 2004 ISBN 0-8129-6618-X
