Penjajahan Jepang di Korea

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Penjajahan Jepang atas Korea
조선 (朝鮮)
日本领朝鮮 (ちょうせん)
Wilayah yang ditaklukkan Kekaisaran Jepang

1910–1945
 

Bendera Lambang
Lagu kebangsaan
Kimi ga Yoa
Korea di bawah kekuasaan Jepang
Ibu kota Seoul
Bahasa Bahasa Korea, Jepang
Agama Shintoa
Pemerintahan Monarki konstitusionala
Kaisar
 -  1910–1912 Meiji
 -  1912–1925 Taisho
 -  1925–1945 Showa
Gubernur Jenderal Korea
 -  1910–1916 Masatake Terauchi
 -  1916–1919 Yoshimichi Hasegawa
 -  1936–1942 Jiro Minami
 -  1942–1944 Kuniaki Koiso
 -  1944–1945 Abe Nobuyuki
Badan legislatif Majelis Penasihat
 -  Perhimpunan Anggota Majelis Chūsūin
(Jungchuwon)
Era sejarah Penjajahan Jepang atas Korea
 -  Perjanjian Eulsa 18 November 1905
 -  Aneksasi Jepang-Korea 22 Agustus 1910 1910
 -  Gerakan 1 Maret 1 Maret 1919
 -  Pertempuran Chingshanli 11 September 1920
 -  Serangan pengeboman Shanghai 29 April 1932
 -  Sōshi-kaimei 1940–1945
 -  Tamatnya Perang Dunia II 15 Agustus 1945 1945
 -  Pembagian Korea 1945
Mata uang Yen Korea
amerujuk kepada Kekaisaran Jepang
Goguryeo tomb mural.jpgSejarah Korea

Prasejarah
 Zaman Jeulmun
 Zaman Mumun
Gojoseon
 Jin
Proto Tiga Kerajaan:
 Buyeo, Okjeo, Dongye
 Samhan: Ma, Byeon, Jin
Tiga Kerajaan:
 Goguryeo
 Baekje
 Silla
 Gaya
Zaman Negara Utara-Selatan:
 Silla Bersatu
 Balhae
 Tiga Kerajaan Akhir:
 Taebong, Hubaekje
Goryeo
Joseon
Kekaisaran Han
Penjajahan Jepang
 Pemerintahan Sementara
Pembagian Korea
Korea Utara, Korea Selatan
 Perang Korea

Portal Korea

Korea pernah menjadi sebagian wilayah Kekaisaran Jepang mulai tahun 1910 hingga tahun 1945. Keterlibatan Jepang bermula dengan Perjanjian Ganghwa tahun 1876 ketika Dinasti Joseon Korea dan meningkatnya serentetan pembunuhan Ratu Myeongseong di tangan agen-agen Jepang pada tahun 1895, lalu berpuncak dengan Perjanjian Eulsa tahun 1905 dan Perjanjian Aneksasi tahun 1910, yang kedua-duanya akhirnya dinyatakan "batal dan tidak sah" oleh kedua belah pihak (Jepang dan Korea Selatan) pada tahun 1965. Sepanjang tempo ini, meskipun Jepang membangun jaringan jalan raya dan komunikasi modern, kehidupan rakyat biasa Korea amat keras.[1]

Penjajahan Jepang terhadap Korea berakhir dengan penyerahan Jepang kepada Blok Sekutu pada tahun 1945 pada akhir Perang Dunia II. Semenanjung Korea kemudian dibagi atas Korea Utara dan Selatan. Zaman pendudukan ini meninggalkan pertentangan yang terus-menerus antara Jepang dan kedua pihak Korea.

Di Korea, zaman ini disebut Zaman Pendudukan Jepang (일제 강점기; Ilje gangjeomgi) atau Zaman Kekaisaran Jepang (일제시대, Ilje sidae), kadang-kadang juga Wae jeong (Hangul: 왜정, Hanja: 倭政), atau "administrasi Jepang". Di Jepang, zaman ini dipanggil Korea di bawah pemerintahan Jepang (日本統治時代の朝鮮).

Catatan dan rujukan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]