Pengepungan Yerusalem (1099)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pengepungan Yerusalem
Bagian dari Perang Salib Pertama
1099jerusalem.jpg
Penaklukan Yerusalem 1099
Tanggal 7 Juni-15 Juli 1099
Lokasi Yerusalem
Hasil Kemenangan Tentara Salib
Pihak yang terlibat
Tentara Salib Fatimiyah
Komandan
Raymond dari Tolosa
Godfrey dari Bouillon
Iftikhar ad-Dawla
Kekuatan
12,000 infantri
1.500 ksatria
1.000 garnisun
Korban
11.000 tentara semua tentara dan 40.000 penduduk tewas

Pengepungan Yerusalem berlangsung dari 7 Juni hingga 15 Juli 1099 semasa Perang Salib Pertama. Tentara Salib berhasil mengepung dan menaklukan kota ini dari Kekhalifahan Fatimiyah Mesir. Setelah pengepungan ini, terjadi pembantaian penduduk Yerusalem.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Setelah keberhasilan Pengepungan Antiokhia pada Juni 1098, Tentara Salib tetap berada di tempat tersebut sampai akhir tahun. Wali Paus Adhemar dari Le Puy telah meninggal dunia, dan Bohemund dari Taranto telah menuntut Antiokhia untuk dirinya sendiri. Baldwin dari Boulogne tinggal di Edessa, yang telah ditaklukan sebelumnya pada tahun 1098. Timbul perselisihan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya; Raymond dari Tolosa, dengan kecewa kemudian meninggalkan Antiokhia untuk menaklukan benteng di Ma'arrat al-Numan dalam Pengepungan Maarat. Sampai akhir tahun, sejumlah kecil ksatria dan infantri mengancam untuk maju ke Yerusalem tanpa mereka. Akhirnya, pada 13 Januari 1099, Raymond memulai pergerakan ke selatan, di sepanjang pantai Laut Tengah, yang diikuti oleh Robert dari Normandia dan keponakan Bohemond Tancred, yang sepakat untuk menjadi vassalnya.

Dalam perjalanannya, Tentara Salib mengepung Arqa, namun mereka tak mampu merebutnya, dan menghentikan pengepungan pada 13 Mei. Fatimiyyah mencoba berdamai, namun ajakan ini diabaikan. Iftikhar ad-Daula, gubernur Yerusalem, paham akan tujuan Tentara Salib, sehingga ia mengusir semua penduduk Kristen Yerusalem.[1] Ia juga meracuni sebagian besar sumur di wilayah tersebut.[2] Sementara itu, pergerakan Tentara Salib ke Yerusalem sudah tak terhalang lagi.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Thomas F. Madden, The New Concise History of the Crusades at 33 (Rowman & Littlefield Pub., Inc., 2005). The Syriac Chronicle to 1234 is one source claiming that Christians were expelled from Jerusalem before the crusaders' arrival. "The First and Second Crusades from an Anonymous Syriac Chronicle." Trans. A.S. Tritton. Journal of the Royal Asiatic Society, 1933, p. 73. Presumabaly this was done to prevent their collusion with the crusaders.
  2. ^ Ibid.

Referensi[sunting | sunting sumber]