Pengasinan (pengawetan makanan)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
ProsciuttoSeaSalt.JPG

Pengasinan merupakan salah salah satu cara pengawetan dengan melakukan pemberian bahan-bahan preservatif seperti garam, nitrat, dan bahan lain yang dapat menambah cita rasa, yang biasanya dilakukan untuk mengawetkan serta memberikan rasa dan warna pada makanan, khususnya daging atau ikan.

Pengasinan daging membutuhkan garam yang merupakan bahan pengawet pangan pertama yang digunakan manusia. Garam telah menjadi bahan penting dalam pengawetan produk-produk peternakan dan perikanan. Pada tingkat tertentu, garam mencegah pertumbuhan beberapa tipe bakteri yang bertanggung jawab dalam pembusukan daging. Garam dapat mencegah pertumbuhan bakteri, baik yang disebabkan oleh efek penghambat langsung dari bakteri maupun oleh efek pengeringan yang dimiliki bakteri dalam daging.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]