Pendapatan kotor
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Akuntansi | |
|---|---|
| Konsep dasar | |
| Akuntan · Pembukuan · Neraca percobaan · Buku besar · Debit dan kredit · Harga pokok · Pembukuan berpasangan · Standar praktik · Basis kas dan akrual · PABU / IFRS | |
| Bidang akuntansi | |
| Biaya · Dana · Forensik · Keuangan · Manajemen · Pajak | |
| Laporan keuangan | |
| Neraca · Laba rugi · Perubahan ekuitas · Arus kas · Catatan | |
| Audit | |
| Audit keuangan · GAAS · Audit internal · Sarbanes-Oxley · Empat Besar | |
Pendapatan kotor umumnya didefinisikan sebagai suatu jumlah yang diterima oleh perusahaan atau orang pribadi sebelum dikurangi pajak dan pengurangannya. Untuk bisnis, jumlah ini merupakan biaya perolehan dikurangi penjualan bersih sebelum pajak dari penjualan.
Metode Akuntansi [sunting]
Ada tiga metode akuntansi untuk menentukan ketika suatu aliran termasuk dalam penghasilan bruto: metode kas, metode akrual, dan metode hibrida.