Pelataran parkir
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pelataran parkir adalah daerah, kawasan terbuka yang digunakan untuk memarkir kendaraan, disebut juga taman parkir.
Pelataran parkir merupakan yang sangat penting dipusat perdagangan, perkantoran, stadion olah raga, pasar, sekolah untuk memarkir kendaraan, sementara pemiliknya melakukan kegiatan belanja, bekerja ataupun kegiatan lainnya.
Daftar isi |
[sunting] Pertimbangan desain pelataran parkir
Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan pelataran parkir:
- Besarnya satuan ruang parkir, yang dipengaruhi oleh jenis kendaraan yang akan diparkir, sepeda, sepeda motor, mobil penumpang, truk, truk gandeng/tempelan ataupun bus
- Sudut parkir, pilihan yang biasanya digunakan 300 , 450, 600
- Lebar gang
- Jalur pejalan kaki
- Sirkulasi arus kendaraan, satu arah atau dua arah
- Penahan roda
- Arah parkir, kepala masuk atau kepala di luar
- Tanaman
[sunting] Sirkulasi di pelataran parkir
[sunting] Sistem sirkulasi
Ada beberapa bentuk sistem sirkulasi diruang parkir:
- Sirkulasi dua arah yang mempunyai keunggulan kemudahan manuver dipelataran parkir, termasuk untuk keluar masuk keruang parkir tetapi kelemahannya jumlah ruang parkir yang dapat disediakan per satuan luas lahan pelataran parkir lebih kecil.
- Sirkulasi satu arah yang mempunyai keunggulan penggunaan ruang yang lebih efisien dari pada sirkulasi dua arah, tetapi waktu yang dibutuhkan khususnya pada saat padat lebih lama.
[sunting] Perambuan pelataran parkir
Untuk mengatur sirkulasi pelataran parkir perlu dilengkapi dengan rambu lalu lintas dan marka jalan yang jelas.
- Rambu, berupa rambu dilarang masuk, rambu arah lalu lintas, rambu dilarang membelok
- Marka, berupa marka simbol panah, pemisah lajur, marka ruang parkir.
[sunting] Pranala luar
| Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai: |
