Kabupaten Pelalawan
![]() Lambang Kabupaten Pelalawan Moto: Tuah Negeri seiya sekata |
|
Peta lokasi Kabupaten Pelalawan Koordinat: 00°46'24" LU - 00°24'34" LS dan 101°30'37" BT - 103°21'36" BT |
|
| Provinsi | Riau |
| Dasar hukum | UU RI Nomor 53 Tahun 1999 |
| Tanggal | 12 oktober 1999 |
| Ibu kota | Pangkalan Kerinci |
| Pemerintahan | |
| - Bupati | H. M. Harris |
| - Wakil Bupati | Drs. H. Marwan Ibrahim |
| - APBD | Rp.715.454.350.521,00 (2008) |
| - DAU | Rp. 491.287.503.000.-(2013)[1] |
| Luas | 13.924,94 km2 [2] |
| Populasi | |
| - Total | 301.829 jiwa (2010) |
| - Kepadatan | 21,68 jiwa/km2 |
| Demografi | |
| - Kode area telepon | 0761 |
| Pembagian administratif | |
| - Kecamatan | 12 |
| - Kelurahan | 110 |
| - Situs web | http://www.pelalawankab.go.id/ |
Kabupaten Pelalawan adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia, dengan ibu kota Pangkalan Kerinci. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kampar.
Daftar isi |
Geografi[sunting]
Kabupaten Pelalawan dengan luas 13.924,94 km², dibelah oleh aliran Sungai Kampar, serta pada kawasan ini menjadi pertemuan dari Sungai Kampar Kanan dan Sungai Kampar Kiri. Kabupaten Pelalawan memilik beberapa pulau yang relatif besar yaitu: Pulau Mendol, Pulau Serapung dan Pulau Muda serta pulau-pulau yang tergolong kecil seperti: Pulau Tugau, Pulau Labuh, pulau Baru Pulau Ketam dan Pulau Untut.
Struktur wilayah merupakan daratan rendah dan bukit-bukit, dataran rendah membentang ke arah timur dengan luas wilayah mencapai 93 % dari total keseluruhan. Secara fisik sebagian wilayah ini merupakan daerah konservasi dengan karakteristik tanah pada bagian tertentu bersifat asam dan merupakan tanah organik, air tanahnya payau, kelembaban dan temperatur udara agak tinggi.
Pemerintahan[sunting]
Kabupaten Pelalawan merupakan pemekaran Kabupaten Kampar, yang dibentuk berdasarkan Undang-undang RI Nomor 53 Tahun 1999. Pada awalnya terdiri atas 4 wilayah kecamatan, yakni: Langgam, Pangkalan Kuras, Bunut dan Kuala Kampar. Kemudian setelah terbit Surat Dirjen PUOD No.138/1775/PUOD Tanggal 21 Juni 1999 tentang pembentukan 9 (sembilan) Kecamatan Pembantu di Provinsi Riau, maka Kabupaten Pelalawan dimekarkan menjadi 9 (sembilan), yakni terdiri atas 4 kecamatan induk dan 5 kecamatan pembantu, tetapi berdasarkan SK Gubernur Provinsi Riau No. 136/TP/1443, Kabupaten Pelalawan dimekarkan kembali menjadi 10 (sepuluh) kecamatan. Namun setelah terbitnya Peraturan daerah Kabupaten Pelalawan Nomor 06 tahun 2005, maka Kabupaten Pelalawan terdiri dari 12 kecamatan.
Daftar Kecamatan[sunting]
- Kecamatan Bunut, dengan ibukota Pangkalan Bunut = 11.754 jiwa.
- Kecamatan Langgam, dengan ibukota Langgam = 21.968 jiwa.
- Kecamatan Pangkalan Kerinci, dengan ibukota Pangkalan Kerinci = 69.444 jiwa.
- Kecamatan Pangkalan Kuras, dengan ibukota Sorek Satu = 45.072 jiwa.
- Kecamatan Pangkalan Lesung, dengan ibukota Pangkalan Lesung = 25.251 jiwa.
- Kecamatan Ukui, dengan ibukota, dengan ibukota Ukui Satu = 32.293 jiwa.
- Kecamatan Kuala Kampar, dengan ibukota Teluk Dalam = 17.622 jiwa.
- Kecamatan Kerumutan, dengan ibukota Kerumutan = 19.115 jiwa.
- Kecamatan Teluk Meranti, dengan ibukota Teluk Meranti = 14.112 jiwa.
- Kecamatan Pelalawan, dengan ibukota Pelalawan = 15.388 jiwa.
- Kecamatan Bandar Sekijang, dengan ibukota Sekijang = 17.175 jiwa.
- Kecamatan Bandar Petalangan, dengan ibukota Rawang Empat = 12.635 jiwa.
Demografi Jumlah Penduduk[sunting]
Jumlah penduduk Kabupaten Pelalawan hasil proyeksi yang dilakukan oleh BPS Pelalawan tahun 2010 adalah 303.021 jiwa. Mayoritas penduduk memeluk agama Islam yakni 301.828 jiwa dan lainnya beragama Protestan, Katolik, Hindu dan Budha.
| Tahun | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jumlah penduduk | ||||||||||||
| Penduduk Kabupaten Pelalawan dari Tahun ke Tahun Sumber:[3] |
||||||||||||
Perekonomian[sunting]
Pada kabupaten ini terletak Kawasan Industri Kampar yang didalamnya berdiri Perusahaan Bubur Kertas dan produk Kertas yaitu PT Riau Andalan Pulp and Paper.
Pariwisata[sunting]
Wisata Alam[sunting]
- Taman Nasional Tesso Nilo
- Bono Sungai Kampar
- Sungai Kampar
- Danau Tajwid
- Hutan Rindang
Wisata Budaya[sunting]
- Upacara Potang Balimau
Wisata Sejarah[sunting]
- Makam Mahmud Syah dari Malaka
- Komplek Makam Raja-raja Pelalawan
- Istana Kesultanan Pelalawan
- Balai Adat Pelalawan
- Makam Panglima Kudin
Wisata Minat Khusus[sunting]
- Tugu Selamat datang Kota Pangkalan Kerinci
- Pemandangan Kota Pangkalan Kerinci
Referensi[sunting]
- ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses 2013-02-15.
- ^ Profil Wilayah Kabupaten Pelalawan (Pemerintah Kabupaten Pelalawan)
- ^ "Penduduk menurut Kabupaten/Kota 2007-2010". BPS Riau. Diakses 1 October 2010.
Pranala luar[sunting]
|
|||||||
|
||||||||||||||||||

