Patokpicis, Wajak, Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Patokpicis
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Malang
Kecamatan Wajak
Kodepos 65173
Luas -
Jumlah penduduk -
Kepadatan -

Patokpicis adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur sebagian penduduknya lebih banyak agama islam, sehingga sangat banyak pondok pesantren di wilayah itu, terutama di dusun klakah atau di seblah barat desa patokpicis yang berbatasan dengan desa blayu.

Adapun penghasilan penduduknya lebih banyak dari sektor pertanian, pertambangan pasir, kerajinan tangan dan perdagangan. Di desa ini terdapat juga panti asuhan Al-huda, ponpes (pondok pesantren) Al -huda, ponpes al-azhar, Al-fatah II, di dusun klakah,dan masih ada juga ponpes lainya yang tersebar di desa ini. Di desa ini terdapat dusun yang cukup banyak, tapi yang paling menonjol adalah dusun klakah, karena selain lokasi yang cukup strategis di tempat ini juga menjadi tempat untuk berwisata religi, ilmu, sport, dan juga untuk rehabilitasi narkoba. Tempat rehabilitasi narkoba yang cukup terkenal adalah PADEPOKAN SAWUNG NALAR, yang di asuh oleh ustadz Zubaidah atau yang lebih di kenal dengan panggilan CAK IDAH. Namun di padepokan ini tidak hanya menampung para penderita narkoba, tp juga tempat berkumpul para seniman lukis,sastra, dan seni bela diri. Bahkan di tempat ini cukup mencolok dengan pembelajaran kepada para dosen dari universitas di wilayah malang, surabaya, bahkan sampai jember. Di klakah ini juga terdapat bengkel modifikasi mobil off road yang cukup kenamaan BENGKEL SATRIO, juga bengkel untuk motor drag bike yang cukup banyak di daerah ini.bengkel satrio sendiri di gawang oleh sentot adik dari ZAINAL ABIDIN, YANG LEBIH POPULER dengan panggilan CAK BIDIN, ZAINAL ABIDIN/cak bidin ini lebih banyak berperan di belakang layar dalam mendorong dan mempengaruhi pola berfikir anak-anak muda di sekitar desa ini,sehingga keterbelakangan budaya dan pola pikir masyarakat ber angsur ansur menuju perbaikan yang lebih rasional dan berwawasan lebih moderen.