| Passendale |
|
|
| Negara asal |
Belgia |
| Wilayah |
Flanders |
| Sumber susu |
Sapi |
| Dipasteurisasi |
Ya |
| Tekstur |
Semi-keras |
| Kadar lemak |
50% |
| Waktu pematangan |
Minimal 45 hari |
| Sertifikasi |
Tidak[1] |
Pencipta
keju Passendale yaitu Romain Donck (1898-1984) dan Germaine Spruytte (1896-1985).
Passendale adalah keju dari Belgia yang dibuat dengan menggunakan susu sapi yang dipasteurisasi.[1] Keju ini berasal dari daerah Flanders dan dinamakan berdasarkan desa Passchendaele.[2] Ukuran dan bentuk dari keju Passendale memiliki kemiripan dengan roti lokal.[1] [2] Berat dari keju ini sekitar 3 kilogram dan kulitnya berwarna kuning tua serta dipenuhi dengan jamur putih.[1] Bagian dalam keju ini berwarna kuning telur dan berlubang.[1] Keju ini cocok dimakan bersama dengan roti ataupun dipanggang dengan sayuran seperti asparagus dan brokoli.[1] Keju Passendale diproduksi dengan mengasamkan susu sapi menggunakan rennet.[1] Setelah itu, dadih dipotong-potong dan dibentuk kemudian garam ditambahkan pada dadih tersebut.[1] Keju tersebut pun dimatangkan selama 45 hari di udara yang lembap.[1] Passendale dibuat pertama kali oleh Romain Donck beserta istrinya Germaine Spruytte pada tahun 1932.[3]
Pranala luar [sunting]