Pariwisata di Perancis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Chateau Josselin, di Brittany, Perancis.

Perancis menarik lebih dari 60 juta wisatawan setiap tahun (sama banyak dengan populasinya), membuatnya sebuah tempat tujuan wisata paling populer di dunia. Namun belakangan ini kepopulerannya mulai berkurang dengan meningkatnya kepraktisan negara-negara di Eropa Timur yang lebih murah.

Perancis merupakan negara wisata klasik. Tempat ini menawarkan barisan gunung, pesisir seperti Brittany atau sepanjang Laut Mediterania, kota-kota yang kaya akan warisan budaya, château (kastil) seperti Versailles, pedesaan, "vineyard" di Burgundy, dan kota Paris dengan Louvre, boulevard, menara Eiffel, Arc de Triomphe dan katedral Notre-Dame.

Perancis juga terkenal dengan minuman anggur (Wine) nya yang berkualitas tinggi serta seni memasak/ kuliner nya.Salah satu makanan populer dari perancis adalah Escargot.

Di bagian timurnya ada beberapa tempat resort ski di Alps. Kota terkenal lainnya adalah Avignon dengan istana Paus, Arles, Aix-en-Provence, Bordeaux, Marseille, Nice, Orléans di Sungai Loire, Toulouse di Garonne, Strasbourg di perbatasan dengan Jerman, and Lyon.

Wisatawan dari Inggris banyak menghabiskan musim panas mereka di Lembah Dordogne, orang Spanyol berwisata di Biarritz dan St Jean de Luz di pesisir Basque, dan orang Irlandia sering mengunjungi Lourdes.

Perancis juga memiliki kereta kecepatan tinggi yang disebut TGV (train à grande vitesse) dan juga pelayanan kereta untuk regional yang dioperasikan oleh SNCF (jawatan kereta api Perancis).

Banyak yang berspekulasi bahwa bila wisata sampai berhenti ekonomi akan menderita besar dengan kemungkinan kehancuran ekonomi. Hal yang sama juga mungkin dialami Spanyol dan Italia di mana ekonomi mereka banyak tergantung pada wisata dan jumlah uang yang dibawa per tahunnya.