Paranoid

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Paranoid
Klasifikasi dan rujukan eksternal
Ekspresi ketakutan pada penderita paranoid
ICD-10 F20.0, F22.0, F22.8
ICD-9 295.3, 297.1, 297.2
MeSH D010259

Paranoid (bahasa Yunani Kuno: παράνοια, paranoia) adalah gangguan mental yang diderita seseorang yang meyakini bahwa orang lain ingin membahayakan dirinya.[1] Dikatakan sebagai bentuk gangguan bila perilaku tersebut sifatnya irasional, menetap, mengganggu, dan membuat stres. Akan tetapi, perilaku ini tidak disebut paranoid bila kemunculan perilaku tersebut disebabkan oleh skizofrenia, gangguan bipolar, atau gangguan psikotik lainnya (faktor neurologi), atau sebab-sebab yang diakibatkan oleh kondisi medis.

Penyebab[sunting | sunting sumber]

Gangguan mental ini disebabkan oleh tanggapan terhadap pertahanan psikologis (mekanisme pertahanan diri) yang berlebihan terhadap berbagai stres atau konflik terhadap egonya dan biasanya sudah terbentuk sejak usia muda.

Gejala[sunting | sunting sumber]

Paranoid ditandai proses pikiran yang terganggu yang cirinya berupa kecemasan atau ketakutan yang berlebihan secara tidak rasional dan timbul delusi. Pemikiran paranoid biasanya disertai anggapan akan dianiaya oleh sesuatu yang mengancamnya. Dalam bahasa Yunani Kuno, παράνοια (paranoia, para: di luar; nous: pikiran), dalam sejarahnya, karakteristik ini digunakan untuk menggambarkan semua keadaan delusi.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • Farrell, John. Paranoia and Modernity: Cervantes to Rousseau (Cornell University Press, 2006).
  • Freeman, D. & Garety, P.A. (2004) Paranoia: The Psychology of Persecutory Delusions. Hove: Psychology Press. ISBN 1-84169-522-X
  • Harper, David J. (1999) Deconstructing Paranoia:An Analysis of the Discourses Associated with the Concept of Paranoid Delusion.
  • Igmade (Stephan Trüby et al, eds.), 5 Codes: Architecture, Paranoia and Risk in Times of Terror", Birkhäuser 2006. ISBN 3-7643-7598-1
  • Kantor, Martin. (2004) Understanding Paranoia: A Guide for Professionals, Families, and Sufferers. Westport: Praeger Press. ISBN 0-275-98152-5
  • Munro, A. (1999) Delusional disorder. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 0-521-58180-X
  • Sims, A. (2002) Symptoms in the mind: An introduction to descriptive psychopathology (3rd edition). Edinburgh: Elsevier Science Ltd. ISBN 0-7020-2627-1
  • Siegel, Ronald K. (1994) Whispers: The Voices of Paranoia. New York: Crown.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]