Papan ketik proyektor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Papan ketik proyektor adalah sebuah papan ketik virtual yang bisa diproyeksikan dan disentuh pada permukaan apapun. Papan ketik ini menyaksikan pergerakan jari pada hasil proyeksi papan ketik dan mengartikanya sebagai ketikan yang menimbulkan karakter yang diinginkan. Kebanyakan sistem serupa juga dapat berfungsi sebagai tetikus virtual atau bahkan piano virtual, bahkan telah diusulkan suatu sistem yang dinamakan P-ISM akan mengkombinasikan teknologi ini dengan proyektor video berukuran kecil yang berfungsi menjadi sebuah layar yang terintegrasi dengan papan ketik proyektor sehingga dapat tercipta sebuah komputer portable yang seukuran pulpen.

Papan ketik virtual pada papan ketik proyektor memiliki perbedaan dengan papan ketik virtual biasa, walaupun memiliki konsep yang sama, yaitu sebagai tiruan dari fisik papan ketik yang asli. Papan ketik virtual biasa masih memerlukan layar elektronik sebagai medianya, sehingga masih menggunakan layar sentuh. Sedangkan papan ketik virtual pada papan ketik proyektor tidak terbatas pada media elektronik apapun, papan ketik virtual ini dapat diproyeksikan di permukaan apapun yang bersifat rata. Papan ketik proyektor memiliki tiga cara dalam proses kerjanya. Cara pertama melalui sinar laser yang memproyeksikan papan ketik virtual pada permukaan tertentu. Kedua, sensor kamera pada proyektor menerjemahkan pergerakan tangan dan jari pengguna pada permukaan tempat diproyeksikanya papan ketik virtual. Ketiga, posisi jari yang terdeteksi pada koordinat tertentu di papan ketik virtual menentukan karakter apa yang akan muncul sesuai dengan koordinat tersebut.

Teknologi optik yang dapat memproyeksikan papan ketik virtual ditemukan dan dipatenkan oleh teknisi IBM pada tahun 1992. Optik ini mendeteksi dan menganalisa pergerakan tangan dan jari manusia yang kemudian ditafsirkan sebagai suatu operasi pada alat input yang tidak benar-benar ada, yaitu sebuah papan ketik virtual pada permukaan tertentu. Melalui cara tersebut, berbagai alat input seperti papan ketik, tetikus, dan lain sebagainya dapat ditiru dan dioperasikan dengan sempurna. Hal ini memungkinkan tergantinya peran alat input mekanis yang telah ada sebelumnya oleh satu alat virtual yang dapat melakukan fungsi alat mekanis tersebut sekaligus, sehingga dapat tercapai optimalisasi dan efisiensi kerja para penggunanya.

Pada tahun 2002, Canesta merupakan perusahaan pertama yang mengembangkan papan ketik proyektor menggunakan teknologi miliknya. Perusahaan ini kemudian memberikan lisensi papan ketik proyektor miliknya kepada sebuah perusahaan elektronik di Korea Selatan bernama Celluon. Sejak papan ketik proyektor akhirnya dimiliki hak izin lisensinya oleh Celluon, papan ketik proyektor telah terjual lebih dari 2975 unit di seluruh dunia.

Konektivitas Papan ketik proyektor[sunting | sunting sumber]

Papan ketik proyektor dapat terkoneksi kepada peranti yang memiliki koneksi Bluetooth ataupun USB. Papan ketik proyektor dengan koneksi USB merupakan papan ketik virtual nirkabel yang memiliki dimensi seukuran saku pakaian, dan dapat memproyeksikan papan ketik virtual yang memiliki ukuran skala 1:1 dengan papan ketik sebenarnya pada berbagai permukaan rata. Selain itu, koneksi Bluetooth ini memungkinkan papan ketik proyektor dapat tersambung dengan berbagai peranti yang memiliki koneksi Bluetooth secara bersamaan, seperti PC, PDA dan telepon selular. Hal ini dapat tercapai karena kemampuan Bluetooth dalam mentransmisikan data secara nirkabel melalui frekuensi radio yang bernilai 2.4 Ghz.

Bagaimana cara papan ketik proyektor dengan koneksi Bluetooth-nya dapat tersambung dengan berbagai peranti, tergantung dari spesifikasi laptop, telepon selular,komputer, ataupun peranti lainnya yang akan digunakan oleh para pengguna. Berbagai instruksi mengenai konektivitas papan ketik proyektor umumnya terdapat bersama produk, dan biasanya instruksi ini menjelaskan untuk mengaktifkan Bluetooth pada peranti yang dituju terlebih dahulu, dan kemudian mengaktifkan Bluetooth pada papan ketik proyektor.

Prinsip kerja koneksi USB pada papan ketik proyektor serupa dengan koneksi USB papan ketik konvensional pada umumnya. Hubungan antara papan ketik virtual dengan peranti yang dituju tersambung melalui port USB yang biasa terdapat pada setiap komputer, laptop, dan peranti lainnya yang kompatibel dengan papan ketik proyektor. Instruksi mengenai koneksi ini biasanya disertakan bersama produk, dilengkapi dengan spesifikasi dari produsen ataupun perusahaan peranti yang bersangkutan. Instruksi ini umumnya terdiri dari cara menghubungkan dan mengaktifkan papan ketik proyektor dengan peranti yang dituju.

Bagaimana Cara Laser pada Papan Ketik Proyektor Bekerja[sunting | sunting sumber]

Laser pada papan ketik proyektor menggunakan teknologi sinar laser dan infra red untuk menciptakan papan ketik virtual dan memproyeksikan tampilan papan ketik berupa hologram pada permukaan yang rata. Proyeksi ini dapat terealisasikan melalui tiga modul yaitu modul proyeksi, modul sensor, dan modul penyinaran. Sedangkan empat teknologi utama untuk menghasilkan proyeksi hologram terdiri dari optik pengurai sinar, diode laser merah, kamera CMOS, sensor chip, dan sebuah diode laser infra-red

Proyeksi template (modul proyeksi)[sunting | sunting sumber]

Template dari papan ketik virtual pada papan ketik proyektor adalah hasil proyeksi dari desain khusus dan elemen holografik dengan efisien tinggi yang dihasilkan oleh sebuah diode laser merah yang diproyeksikan kepada permukaan yang dituju. Template ini dimaksudkan sebagai referensi kepada para pengguna agar dapat mengetik di atas hasil proyeksi tersebut, sebagaimana aktivitas pengetikan pada papan ketik sebenarnya.

Petunjuk penyinaran permukaan (modul penyinaran)[sunting | sunting sumber]

Sebuah perangkat pemancar sinar infra-merah menghasilkan pola di atas permukaan antarmuka. Perangkat ini terletak secara paralel, di atas permukaan yang ingin diproyeksikan. Cahaya ini tidak terlihat oleh pengguna dan mengambang beberapa milimeter di atas permukaan. Ketika salah satu tombol pada virtual keyboard di permukaan tempat proyeksi ditekan oleh pengguna, cahaya direfleksikan dari perangkat pemancar sinar infra-merah di sekitar tombol tersebut dan diarahkan menuju modul sensor.

Koordinat hasil refleksi (modul sensor)[sunting | sunting sumber]

Cahaya hasil refleksi dari interaksi gerakan tangan dan jari pengguna dengan permukaan tempat proyeksi dihantarkan melewati filter infra-merah dan divisualisasikan kepada alat sensor gambar bernama CMOS. Chip dari alat sensor ini memiliki perangkat keras buatan khusus seperti Virtual Interface Processing CoreTM. Perangkat keras ini mampu menghitung jarak dari tempat cahaya direfleksikan. Prosesor ini tidak hanya dapat mendeteksi satu refleksi cahaya, namun berbagai refleksi cahaya dalam waktu yang sama. Selain itu, prosesor juga mendukung penekanan banyak tombol bersamaan dan input kontrol kursor yang saling tumpang tindih.

Interpretasi dan Komunikasi (modul sensor)[sunting | sunting sumber]

Pengontrol mikro dalam modul sensor, menerima informasi akan posisi yang berkaitan dengan kilatan cahaya dari inti prosesor yang dimiliki alat sensor. Kemudian, pengontrol mikro ini menerjemahkan informasi tersebut sebagai suatu kejadian berupa karakter tertentu yang diketikkan pengguna pada papan ketik virtual dan mengomunikasikanya kepada peranti lain yang terhubung dengan papan ketik proyektor, misalnya monitor komputer. Kebanyakan papan ketik proyektor menggunakan cahaya laser diode merah sebagai sumber cahaya dan dapat memproyeksikan keseluruhan papan ketik QWERTY. Papan ketik hasil proyeksi ini biasanya berukuran 295 mm x 95 mm dan diproyeksikan pada jarak 60 mm dari perangkat keras papan ketik virtual. Papan ketik hasil proyeksi ini dapat mendeteksi 400 karakter setiap menit dan dapat terhubung menggunakan USB port atau Bluetooth. Papan ketik hasil proyeksi ini menggunakan baterai lithium-ion dan mempunyai kapasitas sekitar 120 menit pengetikan secara kontinu. Ukuran perangkat proyeksi bervariasi tergantung pabrik pembuatannya, namun secara normal perangkat tersebut tidak lebih besar dari 35 mm x 92 mm x 25 mm.

Referensi[sunting | sunting sumber]