Paningkaban, Gumelar, Banyumas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Paningkaban
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Banyumas
Kecamatan Gumelar
Kodepos 53165
Luas -
Kepadatan -

Paningkaban adalah desa di kecamatan Gumelar, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Paningkaban Menurut cerita, dahulu kala di daerah itu terdapat orang meninggal yang tidak dikenal. Karena tidak dikenal maka setiap orang yang menjumpai manyat tersebut penasaran dan selalu membuka penutup ( Nyingkab) mayat. Karena kejadian tersebut orang menyebutnya daerah Penyingkaban yang sekarang kemudian menjadi Paningkaban. Desa ini banyak mempunyai potensi seperti : Perkebunan Getah Pinus dan Tambang Emas.


Sejarah Desa Sebelum Kemerdekaan : Pada masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1800 Masehi didesa paningkaban yang konon kabarnya telah terjadi penambangan hasil bumi oleh Penjajah Belanda berupa hasil pertambangan yaitu bijih logam yang terletak di bawah ruas jalan menuju kecamatan Gumelar lokasi igir cihonje. Mengenai nama; istilah PANINGKABAN pada awalnya berasal dari kata PENYINGKABAN (bahasa Jawa) yang berarti MEMBUKA. Membuka dalam hal ini dalam sebuah cerita dari TURKI (tuture si Kaki); istilah lainnya tutur tinular . bahwa dahulu kala ada dua orang Pengembara dari daerah Gumelem menimba Ilmu kebathinan di daerah Jawa Barat sekitar tahun 1850M, namun dengan tujuan yang suci pada saat itu secara kebetulan salah satu dari Pengembara itu dicintai oleh putri dari Guru Padepokan kedua Pengembara tersebut. Karena pada awalnya kedua pengembara bertujuan untuk menimba ilmu sehingga dengan berjalannya waktu kedua pengembara itu selesai menempuh ilmu dan mohon pamit untuk kembali ke kampung halaman di wilayah Timur Banyumas yang konon kabarnya dari daerah GUMELEM. Dengan kepulangan dari kedua Pengembara itu menanamkan rasa sakit hati terhadap putri Guru Padepokan yang mencintai salah satu pengembara tersebut sehingga yang terjadi didalam perjalanan pulang pada malam hari tepatnya di sebuah desa (Desa Paningkaban yang kita kenal sekarang) salah satu Pengembara yang dicintai Putri dari Guru Kebathinan di kirimi SANTET/JAIL/TELUH oleh Guru Kebatinan sehingga dengan paket tersebut salah satu dari Pengembara yang dicintai oleh Putri Guru Padepokan tersebut menghembuskan nafas terakhir dimalam itu juga. Dengan meninggalnya salah satu orang dari pengembara tersebut sebelum dikebumikan ditutup dengan daun Talas. Sehingga pada siang harinya setiap warga datang dan penasaran terhadap mayat tersebut, sehingga setiap orang yang datang melayat pada saat itu merasa penasaran dan melihat (MENYINGKAB bahasa Jawa) dengan cara membuka daun penutup mayat tersebut. Pasca Pemakaman Pengembara tersebut warga sekitar memberinama tempat tersebut dengan istilah PENYINGKABAN dengan berjalanya waktu warga menamai PENINGKABAN yang saat ini dikenal dengan Desa PANINGKABAN. ……………..mengenai SURA MENGGALA …………………!!!!! (akan segera di upload) Setelah Kemerdekaan : 1945 Kemerdekaan NKRI dan terpilihnya Kepala Desa Pertama Sdr. REJA SUKARTA 1948 Pakuasih (Pengungsian Masyarakat terhadap Serangan DI/TII ) 1953 Terbunuhnya Sdr. REJA SUKARTA Kepala Desa Paningkaban oleh DI/TII 1954 Pemilihan Kepala Desa, Bp.Asmaredja (Kepala Desa terilih). 1955 Pemilu Pertama (I),Berdirinya SR (Sekolah Rakyat) 1962 Pemberantasan Buta Huruf , SR menjadi SD Gotong Royong 1963 Pergolakan Politik 1964 Tejadi Hama Tikus dan Angin Lisus 1965 Sebagian Warga terpengaruh Partai Komunis Indonesia 1971 Pemilu Ke dua (II) 1975 Berdirimya SD N 2 Paningkaban (Inpres) 1977 Pemilu ke tiga (III) dan Terjadi hama Wereng pada Tanaman Padi 1978 Kejayaan Rempah-rempah Cengkih dan Transmigrasi 1979 Banjir Besar mengakibatkan 1 orang hanyut di sungai Penaruban (Sdr.SATUM Alm) 1981 Berdirinya SD N 3 Paningkaban 1982 Pemilu ke IV Berdirinya Organisasi AMPI ,Kemarau Panjang 1983 Hujan Abu. Karena Meletusnya Gunung Galunggung 1984 Hujan Abu Gunung Galunggung menyebkan tanaman cengkih banyak yang mati. 1985 Suprainsus (Kursus Pertanian) 1986 Pekan Penghijauan Nasional 1988 Pemilihan Kepala Desa terpilih Bp. SUTARDJO 1991 PengaspalanJalan Raya Paningkaban-Darmaji / Keracunan Tempe Bongkrek di Grumbul Cimande, 4 Orang tewas dalam satu keluarga 1992 Berdirinya SMP N 2 Gumelar/ Harga Cengkeh Menurun Pembangunan Jembatan Sawangan- Cibedil . P3DT 1995 Pembangunan Sarana Air Bersih Bantuan Bank Dunia dan Swadaya. 1996 Berdirinya Lembaga UPS1999Pemilihan Kepala Desa terpilih Bp. DARYONO 2003 Penjaringan Perangkat Desa, Sekdes dan Kadus I. 2004 Berdirinya LMDH Wana Mugi Lestari. 2005 Re-gruping SD N 3 gabung ke SD N 2 Paningkaban 2007 Pemilihan Kepala Desa terpilih Bp. SUTARDJO 2008 Pembanguanan Balai Desa Paningkaban (Baru) Penambangan Emas Rakyat Berdirinnya Pos Paud Jati Waloeyo, Penjaringan Perangkat : Bendahara, Staf Kasi Pemerintahan, Staf Kasi Kesda, Staf Bendahara 2009 Pengerasan Jalan Tanah Deandles Karangalang – Wiluar dengan dana PNPM-MD Terjadinya Wabah Cikunguya yang disebabkan Nyamuk Aides Agepty 2010 Pengerasan Jalan Tembus Teflort Cibedil- Sawangan dan Rabat Beton Karangmiri Wetan dengan dana PNPM-MP