Pangradin, Jasinga, Bogor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pangradin
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Bogor
Kecamatan Jasinga
Luas -
Jumlah penduduk -
Kepadatan -

Pangradin adalah desa di kecamatan Jasinga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia. terbagi menjadi beberapa kampung antara lain: Pangrain I, Pangradin II dan Lebak Uni, sebelumnya termasuk desa tertinggal, rata-rata penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, petani penggarap dan buruh tani. Namun dalam beberapa tahun belakangan telah terjadi perubahan yang cukup signifikan dengan mulai dikembangkannya sektor pertanian yang berbeda dari sebelumnya, yakni dengan menggalakkan tanaman sayur-mayur, sehingga sekarang menjadi salah satu sentra penghasil sayuran organik seperti: Cabe, kangkung, kacang panjang, bayam dan sebagainya. Hal tersebut terjadi karena peran seorang pemuda yang mau mengabdikan dirinya menjadi petani membangun desa Pangradin sehingga diangkat menjadi pemuda pelopor. Berkat kerja keras Surya Widya Saputra dan dukungan penuh dari kepala desa, masyarakat desa pengradin, mulai membudidayakan tanaman sayur-mayur dengan omset hingga mencapai jutaan rupiah per hari. Sebenarnya, Desa pengradin termasuk desa yang subur, baik untuk pertanian maupun sebagai perkebunan. Tanaman yang banyak dikembangkan oleh penduduk adalah padi, palawija, Manggis, Durian dan Cengkeh. Selain sektor pertanian, warga pangradin juga kini tengah melangkah menapaki usaha jasa, kerajinan,dan peternakan. Di sektor jasa contohnya kini telah banyak konveksi rumahan yg menerima pesanan jahitan seragam lengkap dgn sablon nya. Di sektor peternakan juga telah menjadi penghasilan tetap warganya dgn di budidayakan nya ternak ayam, lele, dan kambing. Warga Desa pengardin berharap, agar pada tahun 2015 nanti bisa mendapatkan limpahan berkah dari pemekaran wilayah dengan rencana di bentuknya Kabupaten Bogor Barat dengan calon ibukota di Desa Bunar Kec. Cigudeg (kurang lebih 3 km dari Desa Pangradin. Desa yang saat ini dipimpin oleh Mad Soleh (solar) ini juga mempunyai potensi sebagai desa wisata dengan adanya Taman Wisata Curug Bandung yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Halimun-Salak yang segera akan dibuka. Walaupun hingga sekarang obyek wisata alam tersebut belum ditata dan belum resmi penggunaannya, tapi sampai saat ini sudah banyak para wisatawan yang berasal dari daerah lain seperti dari Tangerang dan Jakarta.