PPI Taiwan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

PPI Taiwan merupakan singkatan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan atau dalam Bahasa Mandarin 台灣印尼學生聯合會 (táiwān yìnní xuéshēng liánhéhuì) dan dalam Bahasa Inggris "Indonesian Student Association in Taiwan". PPI ini dideklarasikan pada tanggal 2 Mei 2010 atau bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2010 di Holistic Buliding CYCU, Chungli, Taiwan. Piagam deklarasi pada acara tersebut di tanda tangani oleh kepala KDEI (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia) di Taiwan Bpk. Suhartono dan ketua tim deklarasi sdr. Hadi Kuntjara sebagai perwakilan dari 12 orang yang tergabung dalam tim deklarasi.

Sejarah Berdirinya PPI Taiwan[sunting | sunting sumber]

Periode 2005-2008[sunting | sunting sumber]

Ide pembentukan PPI Taiwan diawali dari pembicaraan Sdr. Hendro Nurhadi, Sdr. Saiful Arifin, dan Sdr. Agus Muntohar dengan Kepala KDEI Bpk. Feri Yahya pada saat Ramadhan tahun 2005. Dalam pembicaraan itu dijelaskan oleh Kepala KDEI tentang perlunya mahasiswa Indonesia untuk membentuk asosiasi mahasiswa mengingat sudah semakin banyaknya mahasiswa Indonesia di Taiwan.

Selanjutnya ide tersebut kembali muncul saat kedatangan Menteri Pendidikan Nasional Bpk. Bambang Sudibyo beserta rombongan ke Taiwan pada tanggal 17-19 Februari 2006. Dalam dialog antara mahasiswa dengan Bpk. Satrio Sumantri (Dirjen Dikti) dan Bpk Gatot (Kepala Bidang Luar Negeri Mendiknas) disampaikan adanya keinginan untuk memiliki perhimpunan mahasiswa Indonesia di Taiwan. Rencana ini mendapatkan dukungan dari beliau berdua bahkan ada komitmen dari mereka untuk menempatkan staf bidang Pendidikan dari Mendiknas di KDEI.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan itu, pada tgl 19 Juni 2007 milis PPI Taiwan dibentuk sebagai sarana komunikasi antar sesama mahasiswa Indonesia se-Taiwan. Pada bulan Februari 2008, usaha-usaha pendirian PPI Taiwan dimulai lagi dengan diadakannya diskusi tentang persiapan dan sharing ide melalui 「cyber meeting」 yang dimoderatori oleh Bpk. Setyabudi Indartono. Diskusi bersama yang melibatkan rekan-rekan di utara, selatan, dan tengah, serta representatif universitas yang ada berlangsung menarik. Inti diskusi adalah sharing terkait dengan PPI, baik dari perspektif bisnis, etnis, perluasan pergaulan, dll sehingga akhirnya didapatkan perspektif yang lebih luas.

Berbagai persiapan yang dilakukan mahasiswa Indonesia saat itu belum menghasilkan kesepakatan pembentukan PPI Taiwan. Berbagai persiapan yang dilakukan mahasiswa Indonesia saat itu menghasilkan kesepakatan bahwa pembentukan PPI Taiwan akan dilanjutkan dengan berusaha meningkatkan jumlah mahasiswa untuk persiapan pendirian PPI yang membutuhkan usaha yang besar, menguatkan kesamaan pandangan tentang visi-misi yang akan dipakai untuk PPI-Taiwan, dan mencari dukungan yang lebih luas dari seluruh mahasiswa dan masyarakat Indonesia di taiwan, KDEI dan Diknas.

Periode 2009-2010[sunting | sunting sumber]

Menjelang peringatan hari Sumpah Pemuda ke-81, 27 Oktober 2009, PPI NCU (diwakili Sdr. Hadi Kuntjara) melakukan komunikasi dengan NTUST ISA/ PPI NTUST (diwakili Sdr. Ivan Arista) dan PPI Tainan (diwakili Sdr. Vincentius Surya Kurnia Adi dan Sdri Galuh Sudarawerti) tentang pembentukan PPI-Taiwan. Komunikasi itu menghasilkan kesepakatan untuk mewujudkan terbentuknya PPI Taiwan.

Kemudian kesepakatan itu disusul dengan proses sosialisasi ke 3 wilayah, meliputi: Utara (oleh NTUST ISA/ PPI NTUST), Tengah (oleh perwakilan mahasiswa dari Chungli, Taichung, Hsinchu, Wufeng, dan Taouyuan), dan Selatan (oleh PPI Tainan). Pada tahap ini seluruh perwakilan wilayah melakukan sosialisasi mengenai rencana dan perkembangan pembentukan PPI Taiwan di wilayah masing-masing.Target sosialisasi adalah seluruh organisasi kemahasiswaan dan juga mahasiswa di seluruh universitas yang ada di Taiwan mendengar dan mengetahui bahwa ada rencana pembentukan PPI Taiwan dalam waktu dekat.

NTUST-ISA sebagai perwakilan dari wilayah Taiwan Utara melakukan sosialisasi setelah mendapat kesepakatan dari badan pengurus NTUST-ISA periode 2009-2010, kemudian mengumpulkan kontak mahasiswa dari berbagai kampus di Taiwan Utara (Ming Chuan Univ., NTU, NTUST, NTUT, Yang Ming Culture Univ., Tamkang Univ., NTNU, Fu Ren Univ., NCCU, NTUA). Berikutnya dalam rapat online pembahasan pembentukan PPI Taiwan, NTUST-ISA diwakili oleh beberapa pengurus hingga diperoleh kesepakatan 4 orang yang menjadi bagian dari tim deklarasi PPI Taiwan.

Proses sosialisasi di Taiwan wilayah tengah mulai dilakukan secara cyber menggunakan skype, kemudian didukung dengan pembuatan milist PPI Taiwan Tengah dan Facebook PPI Taiwan Tengah. Rencana awalnya adalah pembentukan PPI Taiwan tengah, namun pada perjalanannya hanya menghasilkan tim sosialisasi yang berasal dari 4 daerah yang diwakili oleh : Alvian Bayu (Taoyuan), Sutrisno Hadi (Chungli), Agus Andria (Hsinchu) dan Ajeng Aditi (Taichung).

Proses sosialisasi di Taiwan selatan dilakukan oleh PPI Tainan dengan mencari kontak di beberapa daerah di Chiayi, Kaohsiung, Douliu, dan Pingtung, serta memperluas jaringan di Tainan pada khususnya. Milis PPI Taiwan Selatan dan Facebook PPI Taiwan Selatan juga dibuat untuk mendukung proses sosialisasi PPI Taiwan. Setelah proses sosialisasi dilakukan, beberapa universitas telah dijaring (NCKU, STUT, NUTN, TIT, NCCU, NCYU, Wenzao University, dan NSYSU).

Pada tanggal 23 Maret 2010 dibentuklah Tim 9 untuk mempersiapkan deklarasi/pendirian PPI Taiwan, dimana 9 orang anggotanya merupakan perwakilan mahasiswa yang diusulkan dari wilayah Utara, Tengah dan Selatan (masing-masing dengan 3 orang perwakilan). Pada tanggal 30 Maret 2010, Tim 9 memutuskan untuk manambahkan lagi 3 orang mahasiswa yang berasal dari PPI daerah yang sudah berdiri, sehingga menjadi total 12 orang perwakilan mahasiswa, yang selanjutnya dinamakan Tim Deklarasi PPI Taiwan. Tim Deklarasi pada tanggal 6 April 2010 memastikan bahwa deklarasi PPI Taiwan akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2010. Maka proses sosialisasi pendirian PPI Taiwan dilanjutkan dengan perencanaan pengiriman undangan untuk menghadiri Deklarasi PPI Taiwan pada tanggal 2 Mei 2010 kepada seluruh perwakilan mahasiswa Indonesia di Taiwan.

Deklarasi PPI Taiwan[sunting | sunting sumber]

Pelajar Indonesia di Taiwan mendeklarasikan berdirinya Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan (PPI Taiwan) pada tanggal 2 Mei 2010, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Deklarasi ini dilaksanakan di Holistic Education Village Building, Chung Yuan Christian University (CYCU), Chungli, Taiwan dan ditandatangani oleh Tim Deklarasi PPI Taiwan serta disaksikan oleh Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei.

Lambang PPI Taiwan[sunting | sunting sumber]

Lambang PPI Taiwan meliputi tulisan PPI Taiwan, gambar pulau Taiwan, gambar sepasang pelajar bertopi toga, dan gambar segitiga; dengan kombinasi warna yang terdiri dari hijau, merah, putih, dan biru dengan makna sebagai berikut:

  1. tulisan PPI Taiwan dengan huruf Calibri berwarna putih merupakan singkatan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan;
  2. gambar pulau Taiwan berwarna hijau, bermakna PPI yang berada di Taiwan merupakan agen pembaharuan;
  3. gambar sepasang pelajar bertopi toga sambil berjabat tangan, berwarna merah dan putih, bermakna persahabatan, kesetiakawanan, gotong-royong, dan toleransi yang menjiwai kegiatan PPI Taiwan dengan dilandasi oleh rasa cinta kepada tanah air Indonesia; dan
  4. gambar segitiga berbentuk ujung anak panah berwarna biru, bermakna PPI Taiwan siap melesat ke atas dalam prestasi di bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni, dan Budaya.

Moto PPI Taiwan[sunting | sunting sumber]

Sebagaimana tercantum dalam AD/ART PPI Taiwan, moto PPI Taiwan adalah: 「Berbakti untuk Ibu Pertiwi melalui Persatuan dan Prestasi.」

Kepengurusan PPI Taiwan Periode I (2010/2011)[sunting | sunting sumber]

Struktur Organisasi[sunting | sunting sumber]

Struktur Organisasi PPI Taiwan

Kepengurusan PPI Taiwan terdiri dari beberapa unsur. Unsur Pengurus, terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, serta tujuh Bidang Program Kerja. Selanjutnya terdapat Kepanitiaan, yang secara khusus mengurusi kegiatan tertentu yang menjadi program kerja PPI Taiwan.

Dalam badan kepengurusan PPI Taiwan terdapat pula Pokja (Kelompok Kerja) Kajian, misalnya Pokja Kajian Mitigasi Bencana, Tenaga Kerja Indonesia dll. Sebuah Badan Otonom yang mengurusi pendirian Universitas Terbuka (UT) untuk para Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan melengkapi kepengurusan PPI Taiwan Periode I ini.

Susunan Kepengurusan[sunting | sunting sumber]

Kepengurusan PPI Taiwan Periode II (2011/2012)[sunting | sunting sumber]

Struktur Organisasi[sunting | sunting sumber]

Kepengurusan PPI Taiwan untuk periode II terdiri unsur Pengurus, yaitu Ketua dan Wakil Ketua, dan empat koordinator bidang dimana setiap bidang menaungi dua bidang program kerja dibawahnya. Selain itu, saat ini terdapat dua lembaga otonom dalam struktur kepengurusan PPI Taiwan yaitu Lentera ide dan Universitas terbuka.

Susunan Kepengurusan[sunting | sunting sumber]

Struktur Organisasi Pengurus PPI Taiwan Periode 2011-2012

1. Ketua: Ramzi Adriman(ASIAU)

2. Wakil Ketua: Ami Amrullah (NCYU)

3. Korbid Pendidikan dan Kemahasiswaan: Alfi Syahril (YZU)

4. Korbid Budaya, Pariwisata, Minat dan Kreativitas: Martin Flemming Panggabean (ASIAU)

5. Korbid Sosial, Advokasi hukum dan Hubungan lembaga: Canggih Setya Budi (NCU)

6. Korbid Kesekretariatan: Meilinda Fitriani Nur Maghfiroh (NTUST)

Program Kerja[sunting | sunting sumber]

Ruh PPI Taiwan adalah penjelmaan dari kegiatan dan cita-cita Pelajar Indonesia di Taiwan yang memiliki tekad membesarkan nama negara tercinta walaupun berada di negeri orang. Keinginan menjadi duta bangsa yang paripurna yaitu yang memiliki prestasi dengan mengedepankan sikap dan tingkah laku etika dan moral serta keragaman budaya bangsa menjadikan kepengurusan PPI Taiwan tahun 2011-2012 menitikberatkan pada tiga fokus utama yaitu :

1. Pendidikan dan Kemahasiswaan
Sebagai pelajar dan mahasiswa tugas utama belajar yaitu menuntut ilmu adalah hal utama yang wajib dimiliki oleh seluruh mahasiswa, tentunya dalam menimba ilmu tidak sedikit masalah yang muncul baik yang berkaitan dengan akademik dan kehidupan pribadi serta sosialnya. Meningkatnya keinginan besar masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studinya ke Taiwan menjadikan PPI Taiwan harus memberikan informasi kepada calon mahasiswa mengenai persiapan pra sekolah (Informasi Universitas, beasiswa, visa, dan suasana kehidupan di Taiwan)

2. Pariwisata, budaya dan minat bakat
Peningkatan jumlah pengunjung luar negeri haruslah didorong setiap tahunnya, baik dalam rangka investasi bisnis dan kunjungan turis. Maka PPI Taiwan dan mahasiswa Indonesia memiliki tanggungjawab bersama dalam memperkenalkan kekayaan alam, dan ragam budaya serta adat istiadatnya. Sisi lainnya sebagai pemuda yang enerjik dan memiliki motivasi dan minat terhadap bidang tertentu selain bidang keilmuan yang ditekuninya berupa bidang olahraga, seni, dan keterampilan.

3. Sosial, advokasi hukum dan hubungan lembaga
Fokus ini adalah wujud dari tanggungjawab mahasiswa sebagai masyarakat yang hidup berdampingan dengan masyarakat lainnya baik masyarakat Indonesia di Taiwan, masyarakat Taiwan dan masyarakat internasional di Taiwan. Dalam hal kepedulian terhadap masalah masyarakat Indonesia yang hidup di Taiwan yaitu membantu menemukan jalan keluarnya, sedangkan terhadap masyarakat internasional berperan aktif dalam kegiatan-kegiatannya.

Fokus PPI Taiwan ini didukung oleh badan otonom untuk memperkuat cita-cita dan menjaga sustainibilitynya. Badan otonom yang sudah ada adalah warisan dari kepengurusan sebelumnya yaitu Universitas Terbuka dan Lentera Ide. Tidak tertutup kemungkinan seiring dengan kebutuhannya maka akan dibentuk badan otonom PPI lainnya. Dalam geraknya demi keselarasan ide dan cita-cita pelajar maka PPI Taiwan memiliki lembaga legislatif 'Badan Musyawarah' PPI Taiwan yang merupakan perwakilan dari PPI Universitas dan PPI Wilayah yang ada di Taiwan. Lembaga ini adalah lembaga pengontrol dan pengawas PPI Taiwan sehingga program yang dijalankan sesuai dengan aturan (AD/ART) lembaga.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]