Owa kelempiau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Owa-owa)
Lompat ke: navigasi, cari
?Owa Kelempiau
MuellersGibbon.jpg
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primates
Famili: Hylobatidae
Genus: Hylobates
Spesies: H. muelleri
Nama binomial
Hylobates muelleri
Martin, 1841[2]
Agihan owa kelempiau
Agihan owa kelempiau
Sinonim
  • Hylobates funereus É. Geoffroy, 1850
  • Hylobates cinereus abbotti Kloss, 1829


Owa kelempiau atau owa kalawat[3] (Hylobates muelleri), adalah sejenis kera arboreal yang termasuk ke dalam suku Hylobatidae. Nama-nama lokalnya di antaranya adalah owa-owa (Mly.), kalawet (Day.)[2], dan juga klampiau[3] atau kelempiau. Dalam bahasa Inggris ia disebut Mueller's Gibbon, Grey Gibbon atau Borneo Gibbon[4].

Owa kelempiau menyebar terbatas (endemik) di Pulau Kalimantan (seluruh pulau, kecuali bagian barat dayanya, yang dihuni owa kalimantan).

Pengenalan, anak jenis dan agihan[sunting | sunting sumber]

Owa yang bertubuh kecil, kepala dan tubuh antara 420-470 mm; kaki belakang 128-150 mm; dan beratnya 5,0-6,4 kg.[3]

Tidak seperti jenis ungko lainnya, owa kelempiau tidak menunjukkan dimorfisme dalam warna rambutnya. Warna umum owa kelempiau adalah abu-abu, cokelat abu-abu atau kehitaman, dengan alis berwarna terang keputihan dan warna gelap di atas kepala seperti topi. Namun sedikit banyak warna ini bervariasi pada ketiga anak jenisnya.[5]

  • Hylobates m. muelleri berwarna cokelat abu-abu hingga abu-abu pucat, dengan alis putih tebal dan topi hitam yang terkadang memanjang ke arah tengkuk[5]. Tangan dan kaki umumnya kehitaman, kontras dengan lengan dan tungkai bawah yang keabu-abuan[4]. Anak jenis ini menyebar di bagian tenggara dan timur pulau: sebelah timur Sungai Barito di Kalimantan Selatan hingga sekitar Sungai Karangan di utara Kalimantan Timur[3].
  • H.m. funereus cenderung lebih kehitaman: abu-abu gelap, abu-abu cokelat, dengan warna kehitaman atau cokelat kehitaman pada topi, tenggorokan, dada, perut hingga anus, dan bagian dalam lengan dan kaki. Bagian-bagian lainnya lebih pucat, dan alis berwarna putih, tebal.[5] Ujung tangan dan kaki tak begitu kontras kehitaman, bahkan pada hewan dari bagian utara pulau agak keputihan[4]. Anak jenis funereus terutama menyebar di Kalimantan bagian utara: sebelah utara S. Karangan, Sabah, ke barat ke Sarawak hingga wilayah Saribas[3].
  • H.m. abbotti seluruhnya pucat keabu-abuan[3] (abu-abu tikus), dengan warna gelap (di sekitar kemaluan) dan terang keputihan (pada alis) yang tidak seberapa kontras[5]. Ia menyebar di sebelah barat wilayah Saribas di Sarawak, ke selatan hingga aliran Sungai Kapuas di Kalimantan Barat[3].

Habitat dan ekologi[sunting | sunting sumber]

Di Kebun Binatang Cincinnati

Owa-owa adalah hewan yang beraktivitas pada siang hari dengan habitat pada hutan hujan. Karakteristik Owa-owa adalah memiliki lengan yang panjang untuk berayun dari pohon ke pohon. Owa-owa hidup dengan pasangan monogami dan melindungi keluarga dari serangan dengan suara keras dan panjang. Makanan dari Owa-owa adalah buah. Belum diketahui secara pasti bagaimana Owa-owa bereproduksi, tapi diperkirakan sama dengan spesies Ungko lainnya.

Konservasi[sunting | sunting sumber]

Owa-owa dilindungi dalam wilayah taman nasional, yaitu Taman Nasional Betung Kerihun, Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya, Taman Nasional Kayan Mentarang, Taman Nasional Kutai, dan Hutan Lindung Sungai Wain di Indonesia. Serta Cagar Alam Lanjak Entimau dan Hutan Lindung Semengok di Malaysia.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Geissmann, T. & Nijman, V. (2008). Hylobates muelleri. Daftar Merah Spesies Terancam IUCN 2008. IUCN 2008. Diakses pada 4 January 2009.
  2. ^ a b Martin, W.C. 1841. A Natural History of Quadrupeds and Other Mammiferous Animals: Comprising a Description of the Class Mammalia: 444. London :Whitehead & C.
  3. ^ a b c d e f g Payne, J., C.M. Francis, K. Phillipps, S.N. Kartikasari. 2000. Panduan Lapangan Mamalia di Kalimantan, Sabah, Sarawak & Brunei Darussalam: 251, LG. 22. Bogor: WCS-IP, The Sabah Society & WWF Malaysia.
  4. ^ a b c Geissmann, T. "Gibbon Systematics and Species Identification": Mueller's gibbon, Grey gibbon, Borneo gibbon (Hylobates muelleri)
  5. ^ a b c d Mootnick, A.R. 2006. Gibbon (Hylobatidae) Species Identification Recommended for Rescue or Breeding Centers. Primate Conservation 2006 (21): 103–138.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]