Otto Warburg

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Otto Heinrich Warburg

Otto Heinrich Warburg
Lahir 8 Oktober 1883
Freiburg, Baden, Germany
Meninggal 1 Agustus 1970 (umur 86)
Berlin, West Germany
Kebangsaan German
Bidang Cell biology
Institusi Kaiser Wilhelm Institute for Biology
Alma mater University of Berlin
University of Heidelberg
Pembimbing
akademik
Emil Fischer
Ludolf von Krehl
Dikenal atas Pathogenesis of cancer
Penghargaan Iron Cross 1st class (1918)
Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran (1931)
Pour le Mérite (Civil Class) (1952)
Otto Warburg

Otto Heinrich Warburg (lahir di Freiburg im Breisgau, 8 Oktober 1883 – meninggal di Berlin, 1 Agustus 1970 pada umur 86 tahun) ialah seorang biokimiawan Jerman yang memenangkan Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran 1931 untuk penelitiannya pada pernapasan sel.

Setelah mendapatkan gelar doktor dalam ilmu kimia di Universitas Berlin (1906) dan dalam ilmu kedokteran di Heidelberg (1911), Warburg menjadi tokoh menonjol dalam institut Berlin-Dahlem. Ia pertama kali menjadi terkenal karena karyanya tentang metabolisme berbagai jenis ova di Stasiun Biologi Laut di Napoli.

Penelitian Warburg dimulai di awal 1920-an. Ketika mengamati proses konsumsi oksigen oleh sel-sel dari organisme hidup, ia memperkenalkan penggunaan manometri (pengukuran perubahan tekanan gas) untuk mempelajari tingkat di mana bagian-bagian jaringan hidup mengonsumsi oksigen. Pencariannya akan unsur pokok sel yang terlibat dalam konsumsi oksigen menyebabkan ia mengidentifikasikan peranan sitokrom, sekelompok enzim di mana kelompok heme yang bermuatan besi mengikat oksigen molekuler, seperti yang terjadi dalam hemoglobin pigmen darah.

Pada tahun 1932 Warburg telah berhasil mengisolasi yang pertama dari apa yang disebut enzim-enzim kuning, atau flavoprotein, yang berperan serta dalam reaksi -reaksi dehidrogenasi dalam sel. Ia menemukan bahwa enzim-enzim ini bertindak dalam kaitan dengan komponen nonprotein (kini disebut koenzim), flavin adenin dinukleotida. Pada 1935 ia menemukan bahwa nikotinamid membentuk bagian koenzim lainnya, yang kini disebut nikotinamida adenin dinukleotida, yang juga terlibat dalam dehidrogenasi biologis.

Warburg juga meneliti fotosintesis dan merupakan orang pertama yang mengamati bahwa perkembangan sel-sel yang ganas memerlukan jumlah oksigen yang jauh lebih kecil daripada sel normal.

Hadiah Nobel 1931 yang diterimanya ialah pengakuan untuk penelitiannya dalam enzim pernapasan. Dari 1931 ia menjabat sebagai kepala Institut Max Planck untuk Fisiologi Sel di Berlin (Barat).

Pada 1944 ia ditawari Hadiah Nobel kedua, namun karena ia seorang Yahudi, dicegah menerima hadiah itu oleh rezim Hitler. Namun rezim ini pun tidak berani menahannya karena prestise internasionalnya.


Pranala luar[sunting | sunting sumber]