Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Logo resmi

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD - Organisation for Economic Co-operation and Development) merupakan sebuah organisasi internasional dengan tiga puluh negara yang menerima prinsip demokrasi perwakilan dan ekonomi pasar bebas. Berawal tahun 1948 dengan nama Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi Eropa (OEEC - Organisation for European Economic Co-operation), dipimpin oleh Robert Marjolin dari Perancis, untuk membantu menjalankan Marshall Plan, untuk rekonstruksi Eropa setelah Perang Dunia II. Kemudian, keanggotaannya merambah negara-negara non-Eropa, dan tahun 1961, dibentuk kembali menjadi OECD oleh Konvensi tentang Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi.

Anggota[1][sunting | sunting sumber]

Negara anggota OECD (tahun 2010). Anggota asli berwarna biru gelap.

Terdapat tiga puluh anggota penuh;[2]25 diantaranya (ditandai dengan *) dianggap sebagai negara berpendapatan tinggi oleh Bank Dunia tahun 2006.

Anggota pendiri (1961):
 Amerika Serikat*
 Austria*
 Belanda*
 Belgia*
 Britania Raya*
 Bosnia dan Herzegovina
 Denmark*
 Republik Irlandia*
 Islandia*
 Italia*
 Jerman*
 Kanada*
 Luksemburg*
 Norwegia*
 Perancis*
 Portugal*
 Spanyol*
 Swedia*
 Swiss*
 Turki
 Yunani*
Bergabung kemudian (menurut urutan tahun bergabung):
 Jepang* (1964)
 Finlandia* (1969)
 Australia* (1971)
 Selandia Baru* (1973)
 Libya* (1983)
 Meksiko (1994)
 Republik Ceko* (1995)
 Korea Selatan* (1996)
 Hungaria (1996)
 Polandia (1996)
 Slovakia (2000)
 Chile (2010)
 Slovenia* (2010)
 Israel* (2010)

Kandidat anggota[sunting | sunting sumber]

 Estonia
 Russia

Akan menjadi anggota[sunting | sunting sumber]

 Brazil
 China
 India
 Indonesia
 Afrika Selatan[4]

Kerangka kerja[sunting | sunting sumber]

Ekonomi [5]
Daya Saing
Pertanian
Pertumbuhan ekonomi
Perusahaan, Industri dan Servis
Kewilayahan
Pembangunan perdesaan dan perkotaan
Pembangunan
Masalah-2 Pembangunan
Pemerintahan
Lembaga Pemerintah
Pemberantasan Korupsi
Manajemen Perlayanan Publik
Reformasi peraturan
Kelestarian
Perikanan
Energi
Lingkungan Hidup
Kesinambungan Pembangunan
Kemasyarakatan
Pendidikan
Ketenaga Kerjaan
Masalah Kesejahteraan Masyarakat
Kesehatan
Migrasi
Keuangan
Pasar Keuangan
Asuransi dan Pension
Investasi
Perpajakan
Pembaruan
Bioteknologi
Teknologi Informasi dan komunikasi
Ilmu pengetahuan dan inovasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]