Transplantasi organ

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Transplantasi organ adalah transplantasi/cangkok atau pemindahan seluruh atau sebagian organ dari satu tubuh ke tubuh yang lain, atau dari suatu tempat ke tempat yang lain pada tubuh yang sama. Transplantasi ini ditujukan untuk menggantikan organ yang rusak atau tak befungsi pada penerima dengan organ lain yang masih berfungsi dari donor. Donor organ dapat merupakan orang yang masih hidup ataupun telah meninggal.

Pada abad ke-16 dokter telah berhasil mencangkokkan kaki orang hitam pada kaki orang kulit putih

Organ-organ yang dapat ditransplantasikan adalah transplantasi jantung, transplantasi ginjal, transplantasi hati, transplantasi paru-paru, transplantasi pankreas, transplantasi organ pencernaan, dan transplantasi thymus. Tissues, termasuk Bone grafting, tendons (both referred to as musculoskeletal grafts), cangkok kornea, skin grafting, penanaman Katup jantung buatan, syaraf dan pembuluh darah. Di dunia, cangkok ginjal adalah yang terbanyak di antara cangkok organ, diikuti oleh hati dan jantung. Kornea dan musculoskeletal grafts adalah yang paling banyak ditransplantasikan dari tissue; jumlahnya 10x lebih besar dari transplantasi organ.

Saat ini di Indonesia, telah dilakukan transplantasi seperti yang telah dilakukan di negara-negara maju. Transplantasi yang terakhir dinyatakan berhasil di dunia adalah transplantasi penis manusia, ditransplantasikan pada bulan Desember 2014 dan dinyatakan berhasil 4 bulan kemudian, dalam arti tidak ada penolakan dan yang terpenting mungkin adalah bisa berfungsi normal secara seksual.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Adi Kurniawan (15 Maret 2015). "Inilah Opersi Cangkok Penis Pertama di Dunia". 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]