Kabupaten Ogan Ilir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Ogan Ilir)
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Ogan Ilir
Lambang Kabupaten Ogan Ilir.gif
Lambang Kabupaten Ogan Ilir


Peta Kecamatan Kabupaten Ogan Ilir.png
Peta lokasi Kabupaten Ogan Ilir
Koordinat: S 03° 13.874', E 104° 39.986'
Provinsi Sumatera Selatan
Dasar hukum UU No.37 Tahun 2003
Tanggal 18 Desember 2003
Ibu kota Indralaya
Pemerintahan
 - Bupati Mawardi Yahya
 - Wakil Bupati Daud Hasyim
 - DAU Rp. 520.287.726.000.-(2013)[1]
Luas 2.382,48 km²
Populasi
 - Total 380.904 jiwa (2010)
 - Kepadatan 160 jiwa/km²
Demografi
 - Kode area telepon 0711
Pembagian administratif
 - Kecamatan 16
 - Kelurahan 241
 - Situs web http://www.oganilirkab.go.id

Kabupaten Ogan Ilir adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Ogan Ilir berada di jalur lintas timur Sumatera dan pusat pemerintahannya terletak sekitar 35 km dari Kota Palembang.

Di kabupaten ini berlokasi kampus Universitas Sriwijaya / UNSRI, SMA Negeri 1 Indralaya, SMAN 1 Unggulan Indralaya Utara. Selain itu terdapat pula Pondok Pesantren Al Ittifaqiah yang didirikan pada tanggal 10 Juli 1967 serta Pondok Pesantren Raudhatul Ulum yang terletak di Desa Sakatiga serta Pondok Pesantren Nurul Islam (PPNI) yang berlokasi di Desa Seri Bandung, Kec. Tanjung Batu. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.

Jumlah Penduduk 356,034 jiwa. Populasi penduduk di Kabupaten Ogan Ilir berasal dari Suku Ogan dengan 3 (tiga) sub-suku, yakni: Suku Pegagan Ulu, Suku Penesak dan Suku Pegagan Ilir. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Ogan Komering Ilir dangan disetujuinya UUD No. 37 tahun 2003.

Keistimewaannya[sunting | sunting sumber]

  • Kampus UNSRI (Universitas Sriwijaya) berada dalam kawasan Kabupaten Ogan Ilir.
  • Sumber penghasil karet terbaik di Sumatera Selatan.
  • Wilayahnya berbatasan langsung dengan Kota Palembang.
  • Memiliki stasiun kereta api Indralaya. Stasiun kereta api ini dibuat untuk mahasiswa Universitas Sriwijaya dan masyarakat umum.
  • Masakan khas masyarakat Kabupaten Ogan Ilir adalah Pindang Meranjat dan Pindang Pegagan, berupa masakan yg berbahan utama ikan patin.
  • Kerajinan yang dimiliki, membuat alat-alat dapur mengunakan almunium yaitu di desa Tanjung batu, membuat songket di desa tanjung pinang dan kampung songket di desa muara peninbung, keranjinan hiasan alat pengantin, pembuatan rumah knock down di desa tanjung batu, kerajinan anyam tikar dari purun didesa tanjung atap Tanjung Atap.
  • Daerah penghasil gula terbesar di Sumater Selatan dengan adanya Perkebunan PTPN VII Cinta Manis di kecamatan Lubuk Keliat.
  • Penduduk Ogan Ilir di Kecamatan Muara Kuang, Tanjung Batu saat ini mengembangkan perkebunan kelapa sawit dan karet.
  • Adanya Kota Transmigrasi Terpadu di desa Rambutan Kecamatan Pemulutan yang mayoritas penduduknya berasal dari desa pacitan.
  • SMA dan SMP yag sebagian besar letaknya di jantung kota Indralaya
  • Desa Lorok Juara Lomba Desa Tinggkat Provinsi Thn.2013 mewakili sumatra selatan di tingkat nasional

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kota Palembang
Selatan Kabupaten Ogan Komering Ilir
Barat Kabupaten Muara Enim
Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir

Objek Wisata[sunting | sunting sumber]

  • Tanjung Putus
  • Lebung Karangan
  • Teluk Putih
  • Wisata Religi:

Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga Pondok Pesantren Al Iltifaqiah indralaya

Mulai Pemekaran Daerah tanggal 4 Oktober 2014[sunting | sunting sumber]

Kota Indralaya[sunting | sunting sumber]

Indralaya merupakan ibukota Kabupaten Indralaya akan dinaikkan menjadi kotamadya ada 8 Distrik

Transportasi[sunting | sunting sumber]

  • Angdes (Angkutan Desa)
  • Bentor (Becak Motor)

Media swasta[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • Universitas Sriwijaya
  • SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara
  • SMA Negeri 1 Indralaya
  • SMP Negeri 1 indralaya
  • SDN Negeri 14 Indralaya Utara
  • SMK Negeri 1 Indralaya Selatan
  • SMK 1 Gelumbang
  • PP Raudhatul Ulum Sakatiga
  • PP Al- Ittifaqiah

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses 2013-02-15. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]