Ningrat (album)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ningrat
Album studio oleh Jamrud
Dirilis 20 Juni 2000
Genre Rock, Country
Durasi 51:52
Label Logiss Record
Produser Log Zhelebour
Kronologi Jamrud
The Best Collection of Jamrud
(1999)
Ningrat
(2000)
Sydney 090102
(2002)


Ningrat adalah album studio keempat karya grup musik cadas asal Indonesia Jamrud. Album ini dirilis pada 20 Juni 2000. Album ini merupakan album kelima dengan hits "Ningrat", "Kabari Aku", "Asal British", "Surti-Tejo", "Pelangi di Matamu", "Jauh (Andaikan...)". Album ini adalah album tersukses Jamrud secara komersial, yang mencatat angka penjualan dua juta kopi. Menjelang persiapan album keempat, Ningrat, Jamrud dilanda musibah dengan kehilangan dua personelnya, Fitrah dan Shandy, meninggal dunia akibat pengaruh ketergantungan narkoba. Berikutnya posisi Shandy digantikan oleh Herman. Lewat album Ningrat, Jamrud kembali mencetak sukses besar dengan angka penjualan yang sangat fantasik 2 juta keping kaset. Album ini termasuk album rock terlaris sepanjang sejarah rock Indonesia. Lewat album ini pula, dinobatkan sebagai album rock terlaris versi AMI-Sharp 2001. Yang kemudian disusul oleh penghargaan dari Gen-B Extra Joss Awards 2002 sebagai biang musik tahun 2002. Dengan segudang prestasi yang diraih, tak heran bila kemudian menempatkan Jamrud sebagai salah satu grup band termahal.

Kalau ada album rock terlaris di Indonesia, itu adalah album “Ningrat” milik Jamrud. Album ini terjual mencapai 2 juta keping. Pencapaian yang sangat luar biasa bagi industri musik rock di Indonesia. Keberhasilan ini tentu saja berkat kejelian mereka dalam mengemas nada-nada ringan dalam balutan musik rock yang enak didengar. Juga karena lirik lagu yang lugas, gampang diingat, dan yang pastinya nakal. Berkat album ini Jamrud berhasil meraih penghargaan sebagai group rock terbaik, lagu rock terbaik dan album rock terbaik dalam gelaran AMI Sharp Award 2001. Semua lagu di album ini berhasil menjadi hits dan terdengar dimana-mana, bahkan anak-anak kecil pun hapal lagu-lagu mereka meski lirik lagunya “sangat dewasa “. Siapa yang tidak kenal lagu Surti Tejo , asal british, ningrat, kabari aku, dan Pelangi di matamu. Bahkan lagu Pelangi di matamu di jadikan soundtrack sinetron dengan judul yang sama. Ningrat merupakan album keempat dari group asal Bandung ini. Mereka merilis debut album pertama “Nekad” pada tahun 1996 yang terjual 200 ribu keping. Pada tahun 1997 mereka merilis album kedua “Putri” yang terjual 300 ribu keping. Selanjutnya pada tahun 1999 mereka mengeluarkan album ketiga yang bertajuk “Terima kasih”. Ternyata pasar makin menyukai karya anak emas Log Zhelebor ini. Terbukti album ini terjual hingga 900 ribu keping. Hingga puncaknya pada tahun 2000 mereka mengeluarkan album Ningrat yang menjadi masterpiece dari band yang digawangi Azis M.S ini.

Daftar Lagu[sunting | sunting sumber]

  • "Ningrat" (Azis M.S.) – 4:39
  • "Kabari Aku" (Azis M.S.) – 5:14
  • "Asal British" (Azis M.S.) – 4:19
  • "Surti-Tejo" (Azis M.S.) – 2:50
  • "Gaya" (Azis M.S.) – 3:32
  • "Jauh (Andaikan...)" (Azis M.S.) – 5:26
  • "Fuck Off" (Azis M.S.) – 5:23
  • "Ingin Jadi Koboi" (Ricky Teddy.) – 3:41
  • "Bay Watch" (Azis M.S.) – 4:27
  • "Jalang" (Ricky Teddy) – 4:06
  • "Pelangi di Matamu" (Azis M.S.) – 5:25
  • "Surti-Tejo (karaoke)" (Azis M.S.) – 2:50

Personel[sunting | sunting sumber]

  • Krisyanto - Lead Vocal
  • Aziz M S - Lead & Rhythm Guitar,Keyboard,Piano & Backing Vocal
  • Ricky Teddy - Bass & Backing Vocal
  • Suherman Husin - Drum (Semua lagu) (Additional Player)
  • Sandy Handoko - Drum (pada lagu Surti-Tejo)

Gaya Bermusik[sunting | sunting sumber]

Dalam album ini mereka meneruskan tradisi dengan memasukkan unsur musik ska, punk, ballad, heavy metal, dan grunge.

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

  • Lagu Surti-Tejo dilarang beredar di Indonesia pada Juli 2000, karena isi dari lirik yang tidak baik, agresif dan memberikan referensi yang tidak terlalu halus berbagai seksualitas yang berlirik seperti masang alat kontrasepsi dan diacungkan jari tengah ke arah surti. Penuh dendam dia bilang "Fuck You". Surti Fuck You. Reaksi ini tak terduga oleh produsen album dan banyak membingungkan.
  • Lagu Fuck Off juga dilarang beredar di Indonesia, dikarenakan ada isi lirik yang memakai kata Fuck.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]