Nikita (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Nikita
Format Drama
Penulis Ina Rosamaya
Sutradara Maruli Ara
Gita Asmara
Pemeran Nikita Willy
Dude Harlino
Jonas Rivanno Wattimena
Cathy Sharon
Raya Kohandi
Dirly
Lydia Kandou
Jessica Mila
Komposer lagu tema Purwacaraka
Lagu tema Saat Terakhir, ST 12
Lagu pembuka Saat Terakhir, ST 12
Lagu penutup Saat Terakhir, ST 12
Negara Bendera Indonesia Indonesia]
Bahasa Bahasa Indonesia
Jumlah episode 126
Produksi
Produser Leo Sutanto
Lokasi Jakarta
Rumah produksi Sinemart
Siaran
Saluran asli RCTI
Astro Aruna (Segera)
Siaran perdana Senin, 9 Maret 2009
Periode siaran Senin, 9 Maret 2009–Jumat, 17 Juli 2009

Nikita merupakan Sinetron drama yang ditayangkan oleh RCTI dan diproduksi oleh Sinemart pada tahun 2009. Sinetron ini mulai tayang pada tanggal 9 Maret 2009 dan tamat tanggal 17 Juli 2009 dengan jumlah 126 episode. Sinetron ini adaptasi dari salah satu televisi serial terkenal di Jepang yaitu Tokyo Love Story (東京愛情故事) dan Tokyo University Story (東京大學物語) dengan lagu tema soundtrack yang diambil berjudul Saat Terakhir yang penyanyikan oleh ST 12. Sinetron ini dibintangi antara lain oleh Dude Harlino, Nikita Willy, Jonas Rivanno Wattimena, Dirly Idol, Cathy Sharon dan Asmirandah, dan tayang setiap hari pukul 18.00 WIB.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Plot[sunting | sunting sumber]

Nikita (Nikita Willy) adalah seorang gadis yatim piatu yang tegar dan pantang menyerah. Malang bagi Nikita, sebuah kecelakaan menimpanya beberapa tahun yang lalu, sehingga matanya buta. Nikita berkali-kali ke rumah sakit, mencari donor kornea. Namun 7 tahun berlalu, ia belum mendapatkannya. Ia selalu ditemani sahabatnya Lani (Jessica Mila) yang bahkan tidak pernah dilihatnya. Akhirnya Nikita mendapatkan donor mata dari Dokter Prita (Cathy Sharon), setelah ia meninggal akibat kecelakan bersama Arven (Dirly Idol).

Di satu sisi Nikita bahagia karena akhirnya telah mendaptkan donor mata, tapi di sisi lain keluarga Prita merasa sangat menderita atas kehilangan tersebut. Padahal beberapa tahun silam, anak bungsu mereka dinyatakan meninggal karena terbawa arus sungai. Sekarang mereka harus menerima sebuah kenyataan yang pahit sekali lagi. Kini, hanya tinggal Vano (Jonas Rivanno) anak mereka yang tersisa. Ibu Prita, Diana (Lydia Kandou) mengigau terus memanggil-manggil nama Prita. Sedangkan ayahnya, Tegar (Anwar Fuady) hanya dapat memandang istrinya dengan sedih.

Donny (Dude Harlino) baru saja kembali dari New York City, setelah menyelesaikan studi S2-nya. Tujuan lain ia balik ke Menteng, Jakarta Pusat adalah karena ia ingin menyatakan cintanya pada Dokter Prita. Padahal orang tuanya yang merupakan pengusaha kaya raya telah menjodohkan Donny dengan Belinda (Raya Kohandi), yang merupakan anak seorang wali kota. Tapi Donny menolaknya, tanpa ia tahu bahwa Prita telah meninggal.

Nikita yang sudah bisa melihat, berusaha keras mencari tahu siapa orang yang sudah mendonorkan mata padanya. Setelah tahu, Nikita pun datang ke rumah keluarga Prita, tepat pada 40 hari meninggalnya Prita. Tetapi sesampainya di sana, Arven pun tiba-tiba mengatakan ke semua orang yang hadir kalau Nikita lah yang menyebabkan Prita meninggal. Nikita pun dimaki-maki oleh seluruh keluarga Prita, tanpa mereka pernah tahu kalau Nikita adalah anak mereka yang hilang terbawa arus sungai. Nikita sangat shock mendengarnya, ia tidak menyangka kalau dirinya penyebab kecelakaan yang menimpa Prita.

Sampai suatu hari Nikita harus menggantikan Belinda menemui seseorang untuk menebus kesalahan. Betapa kagetnya Nikita ternyata pria tersebut adalah Donny. Donny pun tak kalah kaget, karena ia tak menyangka kalau gadis yang beberapa kali bertemu dengannya tanpa sengaja itu adalah anak wali kota. Nikita dan Donny pun menjadi dekat. Tapi kedekatan itu membuat Nikita tidak tahan hidup dalam kebohongan. Sebelum Nikita memberitahukan kebenaran pada Donny, Donny terlanjur mengetahuinya dari Belinda. Donny pun marah pada Nikita dan meninggalkannya karena kecewa.

Di lain pihak, Nikita pun mulai sering bertemu dengan Vano. Awalnya Vano sangat membenci Nikita karena kematian Prita, namun lambat laun kebencian itu berubah menjadi cinta. Vano pun berusaha mendapatkan Nikita, tanpa tahu kalau Nikita adalah adik kandungnya. Setelah tahu Nikita adalah adik kandungnya, Vanno pun menjadi pasrah dan marah setiap kali melihat Nikita dan Doni jalan berdua. Namun kemarahannya terhenti saat ia dan Dokter April (Asmirandah) berpacaran setelah sebelumnya hanya menjadi musuh yang selalu saling mengejek.

Lalu masalah lainnya datang, karena Diana yang merupakan ibu kandung dari Nikita pun terkena penyakit Alzheimer, sebuah penyakit lupa ingatan, dan Diana pun jadi melupakan Nikita yang anaknya, dan karena ingatannya tidak pernah pasti, Diana selalu saja memaki-maki atau memarahi Nikita karena dia penyebab kematian Prita. Masalah lain kembali datang, saat Arven dan Lani yang sejatinya akan menikah 3 hari lagi, terpaksa dibatalkan karena Lani kecelakaan dan meninggal. Arven pun kembali marah kepada Nikita karena Lani kecelakaan karena pergi untuk menemui Nikita. Arven menuduh Nikita telah membunuh dua orang calon pengantinnya (Prita dan Lani).

Tak tahan karena di Jakarta terlalu banyak masalah, Nikita pun akhirnya memilih pergi ke Bogor, dan menetap di sebuah perkampungan pesantren milik teman lama Tegar. Nikita kembali mendapatkan sahabat baru bernama Latifah yang ternyata adalah penggemar Vano. di kampung itu juga, Nikita bertemu dengan Ridho yang ternyata menyukai Nikita. Namun mereka sempat pecah karena Ridho tersandung kasus pemerkosaan dirinya atas Fatimah, gadis yang akan menikah dengan Argo, kakak Ridho. Karena cintanya pada Ridho, keyakinan Nikita pada Donny pun mulai goyah, dan membuat Nikita sering memikirkan Ridho dibanding Donny. Kejadian pun berlanjut karena Ridho melamar Nikita, tanpa sepengetahuan Donny. Pada akhir cerita, Ridho dan Nikita pergi ke rumah Donny untuk menjelaskan semuanya, bahwa Ridho tidak jadi melamar Nikita. Pada awalnya Donny menolak permintaan maaf Nikita, namun setelah Nikita bersungguh-sungguh menjelaskan, Donny pun mau mengerti, akhirnya Donny belutut di kaki Evita (Debbie Cynthia Dewi), ibu Donny sambil meminta restu. Evita pun akhirnya merestui Donny, dan Nikita dan Donny akhirnya menikah.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Award Kategori Nominasi Hasil
2010 Panasonic Gobel Awards 2010 Aktris Terfavorit Nikita Willy Menang
2010 Panasonic Gobel Awards 2010 Aktor Terfavorit Dude Herlino Menang
2010 Panasonic Gobel Awards 2010 Drama Seri Terfavorit Nikita Nominasi

Pranala luar[sunting | sunting sumber]