Nădlac

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Nădlac
Nadlak
—  Kota  —

Lambang
Nădlac is located in Rumania
Nădlac
Lokasi Nădlac
Koordinat: 46°10′0″LU 20°45′2″BT / 46,16667°LU 20,75056°BT / 46.16667; 20.75056Koordinat: 46°10′0″LU 20°45′2″BT / 46,16667°LU 20,75056°BT / 46.16667; 20.75056
Negara  Rumania
Provinsi Provinsi Arad
Status Kota
Pemerintahan
 • Wali kota Vasile Ciceac (Partai Demokrat)
Luas
 • Total 133 km2 (51 mil²)
Populasi (2002)
 • Total 8.422
Zona waktu EET (UTC+2)
 • Musim panas (DST) EEST (UTC+3)
Situs web http://www.primaria-nadlac.ro/

Nădlac (bahasa Slowakia: Nadlak) merupakan sebuah kota di bagian barat Rumania, tepatnya di provinsi Arad. Bagian barat dari kota ini berbatasan langsung dengan Hongaria; penduduk Hongaria lebih mengenal kota ini dengan nama Nagylak. Kota ini merupakan kota perbatasan internasional langsung dengan Hongaria di bagian barat negara Rumania. Kota ini juga merupakan pusat komunitas Lutheran bangsa Slowakia di Rumania. Berjarak 50 km ke arah barat dari ibukota provinsi Arad, Arad. Nădlac merupakan pintu masuk utama Rumania dari kawasan Eropa Barat. Luas wilayah administratif kota ini adalah 132,5 km2, dengan jumlah penduduk berdasarkan sensus tahun 2002 sebanyak 8.144 jiwa.

Sejarah tertulis pertama kota Nădlac terdapat dalam senuah dokumen dengan tahun 1313 ketika kota ini terkenal dengan nama Noglog. Tidak terdapat rincian kota lebih lanjut mengenai sejarah Noglog ini.

Kota ini dalam bahasa Hongaria berarti "tempat yang besar". Penamaan dengan bahasa Rumania dan Slowakia berasal dari kata tersebut.

Populasi[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan sensus tahun 2002 kota ini dihuni sebanyak 8.144 jiwa. Dengan komposisi Bangsa Slowakia 47,64 %, bangsa Rumania 44,50 %, Bangsa Hongaria 3,55 %, Orang Rom 2,53 %, lainnya sebanyak 1,75 %.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Penelusuran ahli Arkeologi menunjukan bahwa di kota ini terdapat sisa-sisa peninggalan bangsa Romawi dan Dacia. Dari waktu ke waktu kota yang dibentengi dengan kayu ini diinvasi oleh Bangsa Tartar, yang pada saat itu dikuasai oleh Hunyadi János, kemudian diberikan kepada Gyorgy Istvan dan Jaksics Domotor, kedua orang ini merupakan perintis pembuatan sebuah benteng baru. Benteng ini beberapa kali diinvasi oleh bangsa Turki, dan roboh oleh serangan pemberontak pimpinan Dózsa György, tetapi saat itu juga benteng ini dibangun kembali. Pada tahun 1685 kota ini dikuasai oleh tentara Austria dan kemudian disatukan dengan perbatasan di wilayah lembah Mureș.

Salah satu sejarah penting kota ini terjadi pada awal abad ke-19, ketika banyak dari bangsa Slowakia berdatangan dan membuat koloni di kota ini. Bangsa ini merupakan mayoritas dan banyak memberikan andil pada perkembangan kemajuan kota.

Kota ini merayakan hari jadinya yang ke 40 sebagai kota pada tahun 2004.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Dari banyak atraksi wisata di kota ini diantaranya adalah gereja Saint Nicholas dan gereja Lutheran Slowakia. Ada juga sebuah taman bernama "Lunca Mureşului" yang dapat dijadikan objek tujuan wisata apabila anda pergi ke kota ini.