Mukjizat Yesus Kristus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Mukjizat Yesus)
Langsung ke: navigasi, cari

Bagian dari seri tentang
Yesus Kristus

Title jesus.jpg

Nama dan julukan
YesusKristusMesiasIsa AlmasihJuruselamat

Yesus Kristus dan Kekristenan
KronologiKelahiranSilsilah
PembaptisanPelayananMukjizat
PerumpamaanPerjamuan TerakhirPenangkapan
PengadilanPenyalibanKematian
PenguburanKebangkitanKenaikan
Kedatangan keduaPenghakiman

Ajaran utama Yesus Kristus
MesiasKotbah di Bukit
Doa Bapa KamiHukum Kasih
Perjamuan MalamAmanat Agung

Pandangan terhadap Yesus
Pandangan Kristen
Pandangan Islam
Pandangan Yahudi
Yesus dalam sejarah
Yesus dalam karya seni

Menurut Injil kanonikal, Yesus melakukan banyak mukjizat dalam masa pelayanannya, yang dapat dikategorikan ke menyembuhkan orang sakit, mengusir orang yang kerasukan setan, mengendalikan alam, membangkitkan orang mati, dan Yesus sendiri bangkit dari kematian. Bagi orang Kristen, mukjizat ini diakui sebagai kejadian nyata, meskipun ada yang menganggap sebagai penambahan saja karena dianggap tidak rasional.

Jenis Mukjizat[sunting | sunting sumber]

Penyembuhan[sunting | sunting sumber]

Kebanyakan keajaiban yang tertulis dalam Perjanjian Baru adalah yang menyangkut penyakit dan cacat. Injil memberikan gambaran yang bervariasi dalam tiap episode, kadangkala Yesus menyembuhkan hanya dengan mengatakan beberapa kata, atau dengan meletakkan tanganNya, dan lainnya menggunakan benda lainnya (seperti ludah atau lumpur).[1] Mukjizat-mukjizat itu umumnya dicatat dalam ketiga Injil Sinoptik, dan beberapa juga di Injil Yohanes.

Pengusiran setan[sunting | sunting sumber]

Menurut Injil Sinoptik, Yesus melakukan banyak pengusiran setan dari orang-orang yang kerasukan setan. Mereka dicatat dalam ketiga Injil Sinoptik, tetapi tidak di Injil Yohanes.

Mengendalikan alam[sunting | sunting sumber]

Injil mencatat beberapa kisah tentang kuasa Yesus terhadap alam, seperti memberi makan 5000 orang, menghentikan badai dan berjalan di atas air.

Kuasa atas kematian[sunting | sunting sumber]

Keempat kitab Injil dalam bagian Perjanjian Baru Alkitab Kristen melaporkan tiga kejadian di mana Yesus membangkitkan orang mati

  1. anak perempuan Yairus,
  2. anak laki-laki janda di Nain
  3. Lazarus

Selain itu, Yesus sendiri bangkit dari kematian, yang merupakan mukjizat terbesar, karena jika ketiga orang yang dibangkitkan itu kemudian mati lagi, kebangkitan Yesus tidak berakhir sampai selama-lamanya. Tidak ada lagi kematian kedua.

Mujizat yang dicatat[sunting | sunting sumber]

dalam Injil Matius[sunting | sunting sumber]

dalam Injil Markus[sunting | sunting sumber]

dalam Injil Lukas[sunting | sunting sumber]

dalam Injil Yohanes[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Yohanes 9:6: Setelah Ia (Yesus) mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Mendukung[sunting | sunting sumber]

Kritik[sunting | sunting sumber]