Muhammad bin Jamil Zainu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Muhammad bin Jamil Zainu atau Jameel Zeno (1925 - 2010)[1] [2] adalah seorang Ulama Sunni dan penulis produktif yang sangat disegani di negara-negara Barat terutama yang berbahasa Inggris.

Riwayat Hidup[sunting | sunting sumber]

Muhammad bin Jamil Zainu lahir di Aleppo, Suriah pada 1925 (1344 H). Awalnya dia mengikuti Thariqah Shufiyyah Shadhili dengan mazhab fiqh Hanafi namun kemudian meninggalkannya menuju manhaj Salaf.[3] [4] Pada usia 10 tahun ia masuk sebuah sekolah asrama selama 5 tahun, di mana ia menjadi penghafal Al-Qur’an di usia belasan tahun. Setelah hafal Al-Qur’an dia mempelajari tafsir, fikih Hanafi, nahwu dan sharaf, sejarah Islam, hadits, fisika, kimia, matematika, bahasa Perancis dan lain-lain di Al Kulliyah Asy Syar’iyah At Tajhiziyah. Dia kemudian melanjutkan kuliah forensik di Universitas Aleppo dan menjadi pengajar. Pada tahun 1948 M beliau menyelesaikan studi-nya dan memperoleh ijazah. Tahun itu juga diterima pada program pengutusan pengajar yang diadakan Al Azhar tetapi tidak dapat mengikutinya karena gangguan kesehatan. Akhirnya beliau mengajar di Darul Mu’allim hingga kurang lebih 29 tahun. Setelah itu beliau pindah untuk mengajar di Masjidil Haram di Mekkah yakni ketika melaksanakan umrah, beliau berkenalan dengan Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz. Dari perkenalan itu beliau ditunjuk oleh Syaih bin Baz untuk mengajar di Masjidil Haram selama musim haji. Tugas mengajar ini tidak hanya sampai di sini. Setelah musim haji berakhir, Syaikh mengirim beliau ke Yordania dan tinggal di kota Ramtsa tepatnya di Universitas Shalahuddin. Di sini beliau merangkap sebagai imam. khatib, dan guru al-Qur’an. Selanjutnya ia pergi ke Yordania untuk berdakwah, disana ia menjadi seorang Imam, guru dan pengkhotbah yang berpengaruh.[5] [6] [7] Bulan Ramadhan tahun 1400 H, beliau diminta oleh salah seorang pelajar dari Darul Hadits Khairiyah Mekkah untuk mengajar di sekolah tersebut karena mereka sedang membutuhkan tenaga pengajar, terutama untuk ilmu hadits. Setelah menghubungi kepala sekolah dan juga atas tazkiyah yang diberikan oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz, beliau mengajar di sekolah tersebut dengan materi tafsir, tauhid, Al Qur’an, dan pelajaran-pelajaran lain.

Di sekolah inilah beliau mulai menulis risalah-risalah kecil yang ringkas dan diterjemahkan ke beberapa bahasa, antaranya bahasa Inggris, Perancis, Benggali, Indonesia, Turki, Urdu, dan lain-lain. Risalah-risalah yang berjumlah kurang lebih 20 buah ini beliau kumpulkan lalu diberi judul judul Silsilah At Taujihat Al Islamiyah. Beberapa di antaranya telah dicetak sampai ribuan eksemplar. Ada juga yang dibagi cuma-cuma.[8] Kemudian menjadi pengajar disana selama bertahun-tahun hingga wafatnya pada hari Jum'at (29 Syawal 1431 H / 8 Oktober 2010) dan disholatkan di Masjidil Haram, Mekah[9].

Karya-karyanya[sunting | sunting sumber]

Karena gaya penulisannya yang sederhana, buku-bukunya memperoleh popularitas di dunia Islam, terutama di negara-negara Barat. Dia menggunakan sumber-sumber asli saat menulis buku, itulah sebabnya karyanya secara luas diakui dihargai oleh para sarjana, umumnya di dunia Islam.[10] Diantara karya-karyanya yang paling terkanal adalah:

  • Minhajul Firqotin Najiyah (Jalan Golongan Yang Selamat), sebuah kitab manhaj.
  • Kuntu Naqsyabandiyan (Aku dulu penganut Tarekat Naqsyabandi)
  • Kayfa ihtidaytu ilat Tauhid (Bagaimana aku mendapat hidayah kepada Tauhid)
  • Bimbingan Islam bagi Pribadi dan Masyarakat, buku ini biasa dibagikan bagi jamaah haji Indonesia.
  • Kayfa Nurabbi Auladana (Bagaimana mendidik anak-anak kita), kitab tentang pendidikan anak.
  • Nida'un ilal murabbiyin wal Murabbiyat (Sebuah panggilan untuk para pendidik), kitab tentang pendidikan bagi para pendidik.
  • Asy-Syama’il Muhammadiyah, kitab sirah Nabi

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showpost.php?p=1376130&postcount=69
  2. ^ http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=223872
  3. ^ http://forums.islamicawakening.com/showpost.php?p=5025&postcount=2
  4. ^ http://forums.islamicawakening.com/showpost.php?p=25333&postcount=14
  5. ^ http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showpost.php?p=1376130&postcount=69
  6. ^ http://www.bakkah.net/studying/daaralhadeeth.htm
  7. ^ Abdul-Malik Mujahid, Publisher's Note, The Pillars of Islam & Iman by Muhammad bin Jamil Zeno, Riyadh: Dar-us-Salam Publications, 1996, pg. 11
  8. ^ Ash-Shufiyyah fi Mizan Al-Kitab wa Sunnah, edisi Indonesia Sufi menurut Al-Qur’an dan Sunnah oleh Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, Terbitan Media Hidayah, hal 98-101
  9. ^ http://doandzikir.wordpress.com/2010/10/25/biografi-syaikh-muhammad-bin-jamil-zainu/
  10. ^ Abdul-Malik Mujahid, Publisher's Note, The Pillars of Islam & Iman by Muhammad bin Jamil Zeno, Riyadh: Dar-us-Salam Publications, 1996, pg. 11

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]