Mlandingan, Situbondo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Jalan pantai di Mlandingan (1927-1929)

Kecamatan Mlandingan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. Luasnya adalah 39,60 km². Pada tahun 2004, penduduknya berjumlah 23.137 jiwa. Kecamatan Mlandingan memiliki 7 desa antara lain : 1. Desa Mlandingan Kulon 2. Desa Selomukti 3. Desa Sumber Pinang 4. Desa Trebungan 5. Desa Sumber Anyar 6. Desa Campoan 7. Desa Alas Bayur

Lokasi: berbatasan dengan selat Madura di sebelah utara, kecamatan Bungatan di sebelah timur, Kabupaten Bondowoso di sebelah selatan dan Kecamatan Suboh di sebelah barat. Mlandingan di Lalui jalan utama nasional (Jalan Raya). Mlandingan memiliki satu SLTP yaitu SLTPN 1 Mlandingan.

Kelurahan/desa[sunting | sunting sumber]

Alas Bayur[sunting | sunting sumber]

Terdiri dari dua wilayah, Alas Bayur atas dan Alas Bayur bawah. Untuk menuju Alas Bayur atas harus melewati jalan arak-arak yang terhubung dengan Kabupaten Bondowoso. Bhabinkamtibmas Desa Alas Bayur dipegang oleh Briptu Ardhian Candra.

Campoan[sunting | sunting sumber]

Desa Campoan merupakan Desa paling selatan timur Mlandingan. Desa ini dikelilingi oleh pegunungan dengan kelembaban tinggi. Bhabinkamtibmas Desa Campoan adalah Brigpol Rully Setiawan.

Sumberanyar[sunting | sunting sumber]

Desa Sumber Anyar terdapat sebuah pondok pesantren yang cukup terkenal yaitu Pondok Pesantren Nurul Jadid. Bhabinkamtibmas Desa Sumber Anyar adalah Brigpol Sunandar, seorang polisi yang paling lama berdinas di polsek Mlandingan.

Sumberpinang[sunting | sunting sumber]

Sumberpinang atau Sumber Pinang adalah salah satu desa di Mlandingan, kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Sumber Pinang merupakan Desa yang relatif padat penduduk selain Desa Selomukti dan Desa Mlandingan Kulon. Bhabinkamtibmas Desa Sumber Pinang adalah Brigpol Muh. Suprayitno.

Pendidikan di Sumberpinang terdiri dari: 5 Sekolah dasar (4 SDN, 1 MI) 1 sekolah menengah pertama (MTs)

Alamat kantor kepala desa: Jl. Bujuk Wangi 75, Sumber Pinang, Mlandingan, Situbondo 68353, Jawa TImur Indonesia

Tribungan[sunting | sunting sumber]

"Tribungan atau Trebungan" berasal dari kata dalam Bahasa Madura "Tribung" yang artinya pohon siwalan, mungkin dahulunya daerah ini banyak terdapat pohon siwalan sehingga orang-orang menyebut Trebungan, adalah desa yang terletak di kecamatan Mlandingan Ujung Timur, berbatasan dengan desa silowogo sebelah timur, sebelah selatan berbatasan dengan desa sumber anyar, sebelah barat betbatasan dengan desa meranggi dan sumber pinang, sedangkan disebelah utara berbatasan dengan mlandingan wetan. Masyarakat di desa tribungan sebagian besar adalah petani, buruh tani dan pedagang. Bhabinkamtibmas Desa Trebungan dipegang oleh Brigpol Jefri Prianatama.

Selomukti[sunting | sunting sumber]

Selomukti adalah suatu desa di Mlandingan, Situbondo, Jawa Timur. Selomukti merupakan daerah yang cukup panas namun mempunyai kelembaban yang sangat tinggi. Mata pencaharian mayoritas penduduk adalah sebagai petani padi, kedelai, jagung, atau tembakau. Tembakau cocok sekali untuk tumbuh di wilayah ini karena daerahnya yang panas.

Kata "Selomukti" berarti "batu yang mengeluarkan air" (bahasa Jawa: selo = batu dan mukti = air atau yang mengeluarkan air). Batu itu sendiri sekarang terletak di daerah Pengabetan Tengah.

Bhabinkamtibmas Desa selomukti sekarang adalah Bripka Usman Army Wijaya.

Mlandingan Kulon[sunting | sunting sumber]

Mlandingan Kulon adalah pusat pemerintahan kecamatan Mlandingan. Pusat perdagangan kecamatan Mlandingan dengan pasar strategis yang sebelumya disebut pasar Lentung, kemudian pada tanggal 26 Maret 2015 diresmikan dengan nama baru yaitu pasar Syariah Al-Barokah oleh Bupati Situbondo. Pasar ini terletak di antara Desa Sumberpinang dan Desa Selomukti.

Bhabinkamtibmas Desa Mlandingan Kulon sekarang dipegang oleh Briptu Andik Dwi Candra, S.H, sedangkan Babinsa dipegang oleh Serda Agus Rusnianto.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]