Mesin tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Mesin tengah adalah peletakan posisi mesin mobil di antara sumbu roda depan dan sumbu roda belakang.

Keuntungan[sunting | sunting sumber]

Ferrari 612 Scaglietti; mesinnya diletakkan di belakang sumbu roda depan.

Keuntungan peletakan mesin di tengah adalah pembagian distribusi berat yang merata. Komponen terberat dalam mobil diletakkan sedekat mungkin dengan bagian tengah kendaraan, sehingga mengurangi momen inersia kendaraan, sehingga pengendalian, traksi, dan kualitas berkendara ketika berbelok, mengerem, dan berakselerasi bisa menjadi lebih baik dengan sendirinya.

Peletakan mesin di tengah dapat memberikan beban tambahan untuk roda belakang, sehingga traksinya bertambah. Hal ini mengurangi kemungkinan ban belakang terkunci dan mengurangi kemungkinan adalnya selip. Jika mobil bermesin tengah juga menggunakan penggerak roda belakang, maka hal ini dapat meningkatkan akselerasi di jalanan licin. Peletakan ini juga membuat rem ABS dan sistem kontrol traksi bekerja lebih baik. Mesin ini juga menambah keamanan mobil tersebut, karena jika misalnya terjadi tabrakan, celah kosong yang terdapat di antara mesin dan bumper mobil dapat menyerap benturan sehingga kemungkinan efek tabrakan sampai ke kabin penumpang lebih kecil.