Masakan Hakka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Masakan Hakka
Hanzi: 客家菜
Kejia (Hakka): [hag2 ga11 coi55]

Masakan Hakka adalah masakan khas orang Hakka, suatu kelompok besar masyarakat yang bermukim di provinsi Guangdong dan Fujian di Tiongkok Selatan, juga di berbagai bagian lain di Tiongkok, serta komunitas-komunitas Hakka di seluruh dunia seperti di Hongkong, Malaysia, Indonesia dan Singapura.

Masakan terkenal[sunting | sunting sumber]

Berbagai jenis masakan Hakka yang terkenal:

  • Dung Gong Yam Guk Gai - ayam panggang asin (東江鹽焗雞) - sebenarnya ayam yang dipanggang dalam tumpukan garam panas, namun sekarang banyak rumah makan yang memanggangnya hanya dengan air garam atau membubuhinya dengan garam lalu mengukus atau memanggangnya dalam oven.
  • Noh Mi Ap - bebek yang diisi ketan (糯米鴨) - seekor bebek utuh yang tulang-tulangnya sudah dibersihkan lalu diisi dengan nasi ketan yang berbumbu.
  • Sup bakso sapi - sajian sup kaldu dengan bakso sapi.
  • Daging babi goreng dengan tahu fermentasi: masakan ini sangat digemari pada saat hari imlek. Masakan ini dimasak dalam beberapa tahap. Pertama daging babi yang telah dibumbui digoreng untuk menghilangkan kelembabannya supaya tahan lama. Daging lalu direbus bersama jamur kuping.
  • Ngiong Tew Foo (釀豆腐, tahu yang dipotong berbentuk dadu yang diisi daging babi atau Dung Gong Ngiong Tew Fu Bao - 東江釀豆腐煲): adalah salah satu masakan Hakka yang paling asli, tahu-tahu yang dipotong dadu dibumbui dengan daging cincang (biasanya daging babi) dan sayuran lalu digoreng sampai keemasan atau dapat juga dimasak tim. Bahan-bahan lain yang ditambahkan pun bervariasi seperti terung, jamur shiitake dan paria. Variasi modern umumnya dijual di kedai-kedai yakni tahu diisi surimi.
  • Kiu nyuk (扣肉, masakan daging babi yang disajikan dengan sayuran sesawi): potongan tipis daging perut babi disajikan dengan sayuran sesawi yang dimasak dengan saus kecap. Variasi dari masakan ini dapat dilihat di sini.
  • Lei cha atau teh tumbuk (擂茶): Minuman dari daun teh (biasanya teh hijau atau juga kacang, [[daun mint), biji wijen, kacang hijau dan berbagai jenis herbal lain yang ditumbuk menjadi bubuk dan dicampurkan dengan air yang diminum saat menikmati masakan seperti sayur-sayuran, tahu dan acar lobak.
  • Poon Choi (盆菜): Berbagai jenis bahan masakan yang digabungkan di satu panci besar.
  • Sohn Pan Tzai (算盘子) atau biji sempoa: makanan yang terbuat dari adonan tepung tapioka dan ubi, yang dipotong kecil-kecil seukuran biji sempoa, lalu ketika dimasak rasanya lembut di luar dan empuk di dalam. Masakan ini juga biasanya dimasak bersama daging ayam atau babi cincang, udang kering, jamur dan berbagai sayuran. Masakan ini dimasak dengan ditumis dan diberi bumbu, kecap, garam dan kadang-kadang arak atau cuka.

Berbagai variasi masakan Hakka juga serupa dengan masakan tradisional Tionghoa lainnya. Di Indonesia masakan Hakka banyak dijumpai di daerah-daerah dengan populasi masyarakat Hakka yang signifikan seperti di Kalimantan Barat, Bangka Belitung dan Jawa.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]