Load Balance

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Load Balancing 2 ISP dengan menggunakan Ubuntu Server 9.04 bisa dikatakan sebagai teknik menyeimbangkan beban bandwidth ke dua atau lebih jaringan internet dari ISP yang sama atau berbeda dengan menggunakan dua jalur transfer data atau lebih, dan digunakan untuk sebuah jaringan LAN. Artinya, dua jalur internet terhubung pada sebuah gateway, pada gateway tersebut akan dilakukan penyeimbangan (balancing) transfer data. Di mana kepadatan traffic pada jalur menjadi perhitungan pertama dalam pembagian bandwith. Jadi, misal ada 2 koneksi yang satu dengan bandwidth 2 Mbps dan yang satunya lagi 512 kbps, bukan berarti kecepatan kita menjadi 2.512 Mbps ( 2 Mbps + 512 kbps ≠2.512 Mbps ), fungsi load balance hanya untuk mengurangi kepadatan traffic, jika terdapat kepadatan pada jalur pertama, maka request selanjutnya akan dialihkan ke jalur yang satunya yang trafficnya lebih longgar.


Topologi Jaringan

Topologi Jaringan Load Balance 2 ISP


Pengaturan IP network cards

Eth0

IP Address: 192.168.43.8

Subnetmask: 255.255.255.0

Gateway: 192.168.43.1


Eth1

IP Address: 192.168.2.1

Subnetmask: 255.255.255.0

Gateway: 192.168.2.1


Eth2

IP Address: 192.168.1.12

Subnetmask: 255.255.255.0

Gateway: 192.168.1.1


Keterangan :

  • Apa itu load Balance?

Metode penyeimbangan koneksi dengan menggunakan lebih dari satu koneksi, atau membuat lebih dari satu jalur untuk transfer data agar transportasi data lebih efisien.


  • Kenapa menggunakan Load Balance?

Untuk meminimalisir kemacetan traffic saat transfer data, memastikan client mendapatkan data dengan cepat dan tepat dengan cara membuat dua jalur transportasi data yang terhubung dengan client dan server.


  • Kapan digunakan?

Saat client memerlukan koneksi data yang bersifat non stop dan banyak client yang memerlukan pengambilan data dari server secara cepat.


  • Siapa yang menggunakan?

Yang menggunakan adalah suatu instansi yang memiliki client dalam jumlah banyak dengan kebutuhan transfer data yang non stop dan efisien.


  • Dimana biasanya digunakan?

Di instansi yang memiliki banyak karyawan yang karyawan tersebut harus selalu berhubungan dengan data baik di server atau di internet.


  • Bagaimana cara kerja load balance?

Cara kerja dari load balancing adalah sebagai berikut:

Misal ada 2 koneksi yang sudah kita terapkan load balance, yaitu koneksi A dan B. Banyak user yang terhubung dengan koneksi tersebut, saat ada user yang merequest data, maka balancer akan memilihkan jalur yang trafficnya lebih longgar dan memiliki respon yang lebih cepat antara koneksi A dan B.









Referensi[sunting | sunting sumber]