Lirik, Indragiri Hulu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Lirik
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Riau
Kabupaten Indragiri Hulu
Pemerintahan
 • Camat Sarman Arlos SS,MH
Luas 220,4 km²
Jumlah penduduk 23.418 jiwa
Kepadatan 77 jiwa/km²
Desa/kelurahan 12/5

Lirik, mungkin Anda akan mengira Lirik adalah tulisan dari lagu [lyric song]. Namun, LIRIK yang kita maksudkan disini adalah salah satu kecamatan yang cukup luas terletak di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Indonesia.

Kecamatan Lirik merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu yang dilalui oleh jalur lintas provinsi. Secara umum keadaan topografinya adalah berupa dataran meskipun ada beberapa daerah yang berbukit-bukit, dengan ketinggian 6 meter dari permukaan laut. Dengan Batas Kecamatan Lirik Sebelah Utara langsung dengan Kabupaten Pelalawan (Desa Ukui) Sebelah Selatan dengan Kecamatan Pasir Penyu (Air Molek) Sebelah Timur dengan Kecamatan Lirik, dan Sebelah Barat dengan Kecamatan Lubuk Batu Jaya.

Jika dulunya Lirik masih menginduk pada Kecamatan Pasir Penyu (Air Molek), kini Lirik berdiri sendiri karena terdampak oleh kebijakan pemerintah tentang pemekaran wilayah menjadi Kecamatan Lirik, yang menaungi beberapa desa dan kelurahan seperti : Desa Banjar Balam, Japura, Lambang Sari IV, Mekarsari, Pasir Ringgit, Redang Seko, Seko Lubuk Tigo, Sidomulyo, Sukajadi, Sungai Sagu, Wonosari, Pasir Sialang Jaya, Kelurahan Gudang Batu, Lambang Sari I, II, III dan Pasar, Lambang Sari V, Lirik Area, dan Rejosari (Sumber : Lirik in Figure, BPS Kab. Indragiri Hulu, 2011)

Lirik, merupakan dataran sedang yang berbatasan dengan kawasan Bukit Macan belantara Seko Lubuk Tigo. Lirik dikenal karena menjadi wilayah pertama di Indonesia yang sengaja dirintis dan dibuka untuk kegiatan eksplorasi Minyak Bumi oleh perusahaan minyak PT. Stanvac (Standart-vacuum) Indonesia (PTSI) sekitar tahun 1950-an. Dulu merupakan desa kecil yang makmur karena menghasilkan minyak bumi. Bahkan masyarakat di wilayah-wilayah sekitarnya, seperti Air Molek, Kota Rengat, Belilas, Sorek dll menganggap bahwa Lirik merupakan daerah tempat tinggal bagi keluarga orang-orang berduit. Dulunya, kebutuhan umum seperti Listrik, Air dan Telpon disediakan gratis bagi keluarga pegawai/karyawan perusahaan minyak. Fasilitas umum seperti : bioskop, kolam renang, lapangan tennis, golf-yard, panggung pertunjukan, rumah sakit, bumi perkemahan, pemadam kebakaran, landasan helycopter disediakan dan dibangun untuk mensupport kegiatan perusahaan minyak di Lirik. Diakhir pekan, LRC (sekarang Dang Patra) dan Isdoli, menjadi sentra kegiatan hiburan dan olahraga di Lirik.

Jalan-jalan desa di Lirik dirawat oleh perusahaan minyak sebagai bentuk CSR. Setiap beberapa bulan sekali, jalan-jalan desa disiram Latung, sejenis cairan residu akhir minyak bumi yang mengeras dan mengikat debu ketika disiramkan ke jalan-jalan di Lirik yang kebanyakan masih tanah. Pemukiman-pemukiman khusus karyawan yang bukan warga asli Lirik dibangun dengan bentuk camp-camp (Camp1, Camp2, Bukit Pramuka, Dormitory) dengan lengkap pos pengamanan dari petugas security perusahaan, jalan aspal, type rumah dan fasilitas lengkap.

Ladang minyak yang dulunya dikelola olah PT. Stanvac Indonesia tersebut, kini dikelola oleh PT. Pertamina Unit Bisnis Eksplorasi Produksi Lirik, dan PT. MedcoEnergy Sumatera. Aktivitas PT. MedcoEnergi dalam eksplorasi di Lirik, merupakan kelanjutan dari pengambil-alihan 100% saham PT Stanvac Indonesia dari Exxon and Mobil Oil pada tahun 1995. Ciri khas desa yang sekarang sudah menjadi Kecamatan Lirik adalah Stasiun Pengumpul Minyak Sungai Karas milik PT STANVAC INDONESIA (PTSI), yang kini di kelola oleh PT. MedcoEnergy Sumatera.

Namun seiring perjalanan waktu, Kecamatan Lirik sudah tidak segemerlap dulu. Sebagai informasi, cadangan alam minyak bumi di Lirik setiap tahun semakin menipis. Dan dampaknya, fasilitas-fasilitas perusahaan tersebut banyak yang tidak terawat dan rusak terkikis waktu. Tapi, ada juga beberapa fasilitas yang telah di alih-fungsikan. Seperti Isdoli, yang kini difungsikan sebagai gedung sekolah.

Walaupun setingkat kecamatan, Lirik sudah sejak lama memiliki dan mengelola Bandara sendiri. Bandara Japura pada dasarnya melayani perhubungan udara dari Rengat, ibu kota Kabupaten Indragiri Hulu, ke Pekanbaru. Japura memiliki letak yang strategis karena dilewati oleh Jalan Raya Lintas Timur Sumatera. Dulu yang menggunakan fasilitas bandara Japura adalah PT. Pertamina UBEP Lirik, untuk kepentingan pekerjaan dinas, maupun dalam melayani anggota keluarga karyawan perusahan minyak yang ada di kawasan Lirik.

Namun, sangat disayangkan sekali bahwa ternyata daerah Kecamatan Lirik mempunyai sejarah yang sangat menarik tentang perminyakan di Indonesia, dimana di daerah inilah pertama kali ditemukannya ladang minyak yang hasilnya tidak hanya dinikmati oleh daerah setempat karena juga telah dinikmati oleh seluruh masyarakat di negara kita Indonesia.