Kutu air

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Untuk penyakit kulit di kelamin (dan tangan), lihat Tinea pedis.

Kutu air adalah sebutan awam bagi sejumlah krustasea kecil penghuni air. Kutu air bukan serangga dan tidak hidup sebagai parasit, sebagaimana banyak kutu yang hidup di luar air. Secara taksonomi, hewan yang disebut kutu air termasuk dalam genera Daphnia (paling umum), Cyclops, Bosmina, dan Diaptomus. Kutu air merupakan bagian dari zooplankton.

Kutu air berukuran panjang kurang dari setengah milimeter dan pakannya adalah berbagai fitoplankton dan juga sisa-sisa makanan hewan lainnya (detritus).

Kutu air sering menyerang kita dibagian-bagian tertentu. Rasa gatal yang ditimbulkan membuat kita merasa tidak nyaman dan serasa ingin terus menggaruk. Kutu air timbul akibat akibat jamur yang bernama trichophyton rubum. Jamur ini sering menyerang di sela-sela kaki, tangan, kuku tangan maupun kuku jari, dan kadang juga menyerang pada wajah maupun kulit kepala. Jamur trichophyton akan semakin tersebar apabila rasa gatal yang dirasakan terus di garuk.

Untuk menghindari terjadinya kutu air pada daerah-daerah tertentu, sebaiknya terlebih dahulu menjaga kebersihan pada diri kita, kemudian usahakan untuk tidak memakai sandal atau sepatu yang lembab atau basah, karena biasanya kutu air sering hinggap didaerah-daerah tempat seperti itu. Usahakan ketika mandi untuk tidak bertukar pakai handuk, karena ini bisa mengakibatkan timbulnya jamur pada kulit kita dan badan akan terasa gatal-gatal. Dan masih banyak lagi yang bisa membuat kutu air menyerang kita.

Jika kutu air sudah menyerang kita atau hinggap pada kulit kita, maka sebaiknya kita harus mengobatinya dengan obat kutu air. Obat kutu air banyak didapat di apotek baik itu berupa salep maupun berupa tablet. Anda tinggal mengolesnya pada daerah-daerah yang terasa gatal atau yang terkena kutu air. Adapun yang berupa tablet minumlah sesuai dengan aturan pakai. Jika rasa gatal-gatal belum hilang, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter spesialis kulit karena bisa saja gatal-gatal yang dirasakan itu serius atau berbahaya dan perlu pengobatan khusus.