Konsolidasi media

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Konsolidasi media adalah dua buah perusahaan media yang bergabung bubar demi hukum dan sebagai gantinya didirikan suatu perusahaan dengan nama yang baru meskipun secara perusahaan baru tersebut mengambil alih aset hak dan kewajiban dari 2 perusahaan yang bubar tersebut.oya...

Media massa saat ini dalam perkembangannya telah bertransformasi menjadi sebuah industri bisnis yang menjanjikan. Kebutuhan masyarakat setiap harinya akan informasi dan hiburan menjadi toiak ukur betapa media menjadi tujuan utama orang-orang. Keberagaman jenis media semakin terlihat jelas, dan banyak pula diantaranya yang memiliki orientasi keuntungan dalam berbisnis. Sulit untuk memahami bisnis media jika kita belum memahami hal-hal yang dapat memengaruhi industri media. Bentuk baru dari bisnis media saat ini adalah konsolidasi dan integrasi media.

Integrasi yang terjadi dalam media atau pemusatan kepemilikan media, berarti lebih sedikit perusahaan yang memiliki media. Perusahaan media menjadi bentuk perusahaan yang lebih besar, yang memiliki bentuk perushaan lain yang beroperasi di area bisnis berbeda. Pemusatan media telah memengaruhi hubungan antara beberapa jenis organisasi media dengan satu orang konglomerat didalamnya.

Fungsi Media Massa[sunting | sunting sumber]

Jenis Integrasi Media[sunting | sunting sumber]

Integrasi Vertikal[sunting | sunting sumber]

adalah merujuk pada kepemilikan satu orang pemilik media yang menguasai segala aspek satu bidang usaha, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Contoh : perusahaan media yang memiliki perusahaan film, yang terintegrasi secara vertikal dengan perusahaan pencari bakat,studio produksi, bioskop, perusahaan kaset video dll.

Integrasi Horizontal[sunting | sunting sumber]

adalah merujuk pada proses dimana kepemilikan satu orang pemilik modal yang membeli berbagai macam perusahaan yang bergerak di bidang berbeda. Baik media, maupun bidang diluar media. Konglomerasi media, dilihat lewat kepemilikan perusahaan majalah, stasiun televisi, penerbitan buku, perusahaan rekaman dll oleh satu orang yang sama.


Efek Konsolidasi[sunting | sunting sumber]

  • Kualitas, untuk meningkatkan pendapatan, media akan menekan angka pengeluaran dengan cara mengurangi kualitas proses penulisan dan penyuntingan
  • Kesamaan, demi menekan pengeluaran, satu konten berita akan lebih mudah jika digunakan misalnya, untuk 7 jenis media yang berbeda yang berada di bawah satu kepemilika

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • McQuail, Denis. Teori komunikasi massa. Erlangga. Jakarta
  • Croteau, Davis & Willian Haynes. Media Society: Industries, images and audiences. California: Pine Forge Press, 1997