Komunikata

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Komunikata
Komunikata.jpg
Logo Komunikata
Format Kuis
Pembuat Robert Noah
Pembawa acara Isam Surentu (Sep '00-Jun '05)
Indra Bekti (Jun-Sep '05)
Narator Nusri Nurdin
Negara Bendera Indonesia Indonesia
Jumlah episode 1.310
Produksi
Durasi 30 menit (dengan iklan)
Rumah produksi Pearson Television(2000-2002)
FremantleMedia (2002-2005)
Distributor PT Dunia Visitama Produksi
Siaran
Saluran asli TPI
Periode siaran 25 September 2000–30 September 2005
Kronologi
Dilanjutkan oleh Katakan Katamu (ANTV, 2010-2011)

Komunikata adalah sebuah kuis Indonesia berdasarkan lisensi Hot Streaks milik FremantleMedia sejak tanggal 25 September 2000 sampai 30 September 2005 di TPI (sekarang MNCTV). Dalam acara ini, 2 kelompok kontestan saling adu kemampuan berkomunikasi dan berkata-kata. Acara ini dibawakan oleh Isam Surentu yang kemudian digantikan Indra Bekti pada 4 bulan terakhir penayangannya. Kuis ini kemudian bereinkarnasi menjadi Katakan Katamu (ANTV, 2010-2011). Selama balapan Formula Satu di TPI, kuis ini ditayangkan sebelum acara balapan untuk seri Eropa dan Timur Tengah.

Awal Akhir Jadwal tayang
25 September 2000 24 November 2000 Senin-Jumat, 17:30-18:00 WIB
27 November 2000 29 Desember 2000 Senin-Jumat, 16:30-17:00 WIB
1 Januari 2001 16 November 2001 Senin-Jumat, 17:30-18:00 WIB
19 November 2001 14 Desember 2001 Senin-Jumat, 16:30-17:00 WIB
17 Desember 2001 29 Oktober 2004 Senin-Jumat, 17:30-18:00 WIB
1 November 2004 29 April 2005 Senin-Jumat, 15:30-16:00 WIB
2 Mei 2005 30 September 2005 Senin-Jumat, 11:30-12:00 WIB

Peraturan[sunting | sunting sumber]

Di setiap episodenya, akan dimainkan 3 babak permainan dan 1 babak bonus.

Babak permainan[sunting | sunting sumber]

Di babak permainan, setiap kelompok harus memainkan sebuah kata. Tugas kontestan adalah menebak kata soal dengan petunjuk dari kontestan sebelumnya. Waktu bermain untuk setiap kelompok adalah 40 detik. Permainan suatu kelompok akan berakhir jika waktu habis, mengulang kata bantu yang telah dipergunakan sebelumnya (kecuali untuk kata-kata tertentu), menyebutkan kata soal, atau menggunakan istilah asing yang tidak lazim dipergunakan. Jika ke-4 kontestan penebak berhasil menjawab kata yang dimainkan (sapu bersih), maka kelompok kontestan yang melakukan sapu bersih itu akan mendapat hadiah bonus Rp500.000,00.
Skor yang akan diperoleh kelompok setiap kontestan penebak yang berhasil menebak kata soal adalah 5 poin di babak I-II dan 10 poin di babak III.
Kelompok kontestan yang perolehan skor akhirnya lebih tinggi di akhir babak III akan masuk ke babak bonus, yang lebih rendah perolehan skor akhirnya akan mendapat hadiah hiburan saja. Jika ke-2 kelompok kontestan memperoleh skor akhir sama kuat, maka akan diadakan babak tie break (penentuan). Pembawa acara akan memberikan 1 kata soal, kemudian kontestan terdepan dari kelompok yang menempati posisi sebelah kanan (posisi juara bertahan) pembawa acara mempunyai hak untuk memainkan kata soal tie break atau melemparkan kata soal tie break kepada lawannya. Kelompok pemain soal tie break harus melakukan sapu bersih untuk menang. Jika tidak sapu bersih, maka kelompok lawannya akan masuk ke babak bonus. Nilai akhir kelompok pemenang setelah tie break selesai tidak akan berubah.

Babak bonus[sunting | sunting sumber]

Babak bonus hanya dimainkan oleh kelompok kontestan pemenang. Modal permainan milik mereka sebanding dengan nilai akhir yang diperoleh.

Skor akhir Modal
5 Rp5.000,00
10 Rp10.000,00
15 Rp15.000,00
... ...
80 Rp80.000,00

Ada 3 kata bonus yang akan dimainkan. Sebelum bermain, 4 kontestan penebak harus mendengarkan musik lewat headphone agar tidak terjadi kecurangan. Kemudian pemimpin kelompok diminta memberikan 4 kata yang berhubungan dengan kata bonus yang akan dimainkan. Setalah 4 kata itu diberikan dan disimpan, 4 kontestan penebak dipanggil maju ke depan oleh pembawa acara. Waktu bermainnya adalah 20 detik, setiap kontestan penebak hanya diberi waktu 5 detik untuk menebak kata-kata yang berhubungan itu.

Kata bonus Perolehan hadiah
I Kata tertebak dikalikan modal
II Kata tertebak dikalikan 2 kali modal (akumulatif)
III Hadiah terkumpul akan dikalikan 5 jika berhasil sapu bersih

Rumus perolehan hadiah:

Sapu bersih
kata bonus III
Perolehan hadiah
Ya 5 \cdot ((A+2B)\cdot modal)
Tidak (A+2B)\cdot modal

Dimana A=kata berhubungan pada kata bonus I dan B=kata berhubungan pada kata bonus II.
Jika berhasil sapu bersih di kata bonus III pada kesempatan babak bonus maksimum (ke-5 kalinya), maka kelompok kontestan akan mendapatkan tambahan hadiah megabonus senilai Rp10.000.000,00.

Aturan tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Jika juara bertahan sukses dikalahkan oleh penantang, maka juara bertahan yang kalah tidak berhak bermain lagi pada episode selanjutnya, dan penantang yang sukses tersebut akan menjadi juara bertahan.
  • Penantang hanya boleh mengalami kekalahan hanya 1 kali. Jika penantang kalah 2 kali, maka penantang tersebut tidak berhak bermain lagi di episode selanjutnya.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]