Kitosan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kitosan
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS [9012-76-4]
Senyawa terkait
Senyawa terkait D-glucosamine and N-Acetylglucosamine (monomers)
Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Kitosan adalah suatu polisakarida berbentuk linier yang terdiri dari monomer N-asetilglukosamin (GlcNAc) dan D-glukosamin (GlcN).[1] Bentukan derivatif deasetilasi dari polimer ini adalah kitin.[1] Kitin adalah jenis polisakarida terbanyak ke dua di bumi setelah selulosa dan dapat ditemukan pada eksoskeleton invertebrata dan beberapa fungi pada dinding selnya.[2] Kitosan memiliki bentuk yang unik dan memiliki manfaat yang banyak bagi pangan, agrikultur, dan medis.[1] Namun, untuk melarutkan kitosan ini cukup sulit karena kitosan dapat larut apabila dilarutkan pada asam dan viskositas yang tinggi.[1]

Pemanfaatan[sunting | sunting sumber]

Salah satu pemanfaatan dari kitosan baru dapat dilihat setelah dipecah dalam bentuk yang lebih sederhana, yaitu : oligomer kitosan.[3] Proses pemecahan kitosan dapat dilakukan dengan beberapa metode, seperti radiasi suara dan hidrolisis secara kimiawi.[3] Namun, yield dari hasil pemotongan tersebut sangat rendah apabila menggunakan metode di atas karena pemotongan bersifar acak sehingga hasil bentukan oligomernya jadi tidak seragam.[3] Oleh karena itu, metode yang lebih sering digunakan adalah metode enzimatik karena enzim bekerja secara spesifik dan tentunya hasil pemotongannya juga akan seragam.[4] Contoh enzim yang sering digunakan adalah kitosanase dan beberapa selulase yang diisolasi dari fungi.[5]

Pembuatan[sunting | sunting sumber]

Metode pembuatan kitosan terdiri dari tiga langkah utama, yaitu deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi. Tahap dekolorisasi dapat ditambahkan agar kitosan yang dihasilkan mempunyai warna yang lebih putih.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d (Inggris) Shahidi F, Arachchi J, Jeon YJ. 1999. Food applications of chitin and chitosans. Trends Food Sci Technol 10:37-51.
  2. ^ (Inggris) Campbell NA, Reece JB, Mitchell LG. 2002. Biologi. Jakarta: Erlangga. Hal. 97-105.
  3. ^ a b c (Inggris) Cheng CY, Li YK. 2000. An Aspergillus chitosanase with potential for large scale preparation of chitosan oligosaccharides. Biotechnol Appl Biochem 32:197-203.
  4. ^ (Inggris) Barrett AJ, Rawlings ND, Woessner JF.2003. The Handbook of Proteolytic Enzymes. Ed ke-2. New York: Academic Press. Hal. 56-61.
  5. ^ (Inggris) Baker, LG, Specht CA, Donlin MJ. 2007. Chitosan, the deacetylated form of chitin, is necessary for cell wall integrity in Cryptococcus neoformans". Eukaryotic Cell 6 (5):855-867.