Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kementerian Pertanian
Republik Indonesia
Kementerian Pertanian Republik Indonesia.svg
Menteri
Amran Sulaiman
Sekretaris Jenderal
Hari Priyono
Direktur Jenderal
Prasarana dan Sarana Pertanian Sumarjo Gatot Irianto
Tanaman Pangan Udhoro Kasih Anggoro
Hortikultura Hasanuddin Ibrahim
Perkebunan Gamal Nasir
Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Iwantoro
Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Yusni Emilia Harahap
Inspektur Jenderal
Raden Aziz Hidajat
Staf Ahli
Bidang Lingkungan Mukti Sardjono
Bidang Kebijakan Pembangunan Pertanian -
Bidang Kerja Sama Internasional Tahlim Sudaryanto
Bidang Inovasi dan Teknologi Mat Syukur
Bidang Investasi Pertanian -
Badan/Pusat
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Haryono
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Winny Dian Wibawa
Badan Ketahanan Pangan Achmad Suryana
Badan Karantina Pertanian Banun Harpini
Kantor pusat
Jl. Harsono RM. No. 3, Ragunan - Jakarta 12550
Situs web
http://www.deptan.go.id/

Kementerian Pertanian (dahulu Departemen Pertanian, disingkat Deptan) adalah salah satu Kementerian di Indonesia yang membidangi urusan pertanian, perkebunan dan peternakan.[1]. Kementerian Pertanian Republik Indonesia dipimpin oleh seorang Menteri Pertanian.[2] Sejak 27 Oktober 2014, Menteri Pertanian dijabat oleh Amran Sulaiman.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Departemen Pertanian didirikan pada tanggal 1 Januari 1905 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 23 September 1904 No. 20 Staatsblaad 982 yang didasarkan pada Surat Keputusan Raja Belanda No. 28 tanggal 28 Juli 1904 (Staatsblaad No. 380).[3] Direktur Pertama Departemen Pertanian adalah Dr. Melchior Treub.[3]

Sejak tanggal 19 Agustus 1945, urusan pertanian, perdagangan, dan perindustrian berada di bawah Kementerian Kemakmuran yang merupakan kabinet pertama Republik Indonesia setelah kemerdekaan.[3] Menteri Kemakmuran yang pertama adalah Ir. Pandji Soerachman Tjokroadisoerjo.[3]

Tugas dan Fungsi[sunting | sunting sumber]

Tugas[sunting | sunting sumber]

Kementerian Pertanian mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pertanian dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Fungsi[sunting | sunting sumber]

  1. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pertanian
  2. pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian
  3. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pertanian
  4. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pertanian di daerah
  5. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional

Struktur Organisasi[sunting | sunting sumber]

  1. Sekretariat Jenderal
  2. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian
  3. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
  4. Direktorat Jenderal Hortikultura
  5. Direktorat Jenderal Perkebunan
  6. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
  7. Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian
  8. Inspektorat Jenderal
  9. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  10. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
  11. Badan Ketahanan Pangan
  12. Badan Karantina Pertanian
  13. Staf Ahli Bidang Lingkungan
  14. Staf Ahli Bidang Kebijakan Pembangunan Pertanian
  15. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional
  16. Staf Ahli Bidang Inovasi dan Teknologi
  17. Staf Ahli Bidang Investasi Pertanian

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Peran dan Tugas Kementerian Perekonomian Indonesia". Bimbie. Diakses 29 April 2014. 
  2. ^ "BAGAN ORGANISASI KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA". Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2012. Diakses 29 April 2014. 
  3. ^ a b c d "Analisis dan Pembahasan". UPN Veteran Jakarta. Diakses 29 April 2014.