Kekristenan di Brunei

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kekristenan adalah agama dengan populasi 10% dari total penduduk Brunei.[1] Kontak dengan orang-orang Kristen di negara-negara lain, impor Alkitab dan perayaan publik Natal dilarang oleh aturan.[2] Orang-orang Kristen di Brunei tidak diizinkan untuk menyebarkan agama.[3] Sekolah tidak diperbolehkan untuk mengajar agama Kristen.[4] Jika organisasi keagamaan gagal untuk mendaftarkan organisasinya, anggotanya bisa dipenjara.[5] Pengajaran agama non-Muslim di sekolah dilarang.[6] Pernikahan antara Kristen dan Muslim dilarang.[7] Orang-orang yang mengubah agama mereka dari Islam ke yang lain, tunduk pada tekanan sosial dan resmi.[8] Ada sekitar 0,6% Evangelis pada tahun 1996.[9]

Gereja Katolik Roma[sunting | sunting sumber]

Ada tiga paroki Katolik di Brunei.[10] Mereka milik Vikariat Apostolik Brunei Darussalam.[11] The Right Reverend Cornelius Sim adalah seorang uskup dan Vikaris Apostolik Brunei.[12] Ia ditahbiskan menjadi uskup pada tahun 2005.[13]

Referensi[sunting | sunting sumber]